Wapres Ma'ruf Amin Lepas Keberangkatan Calon Jemaah Haji Kloter Pertama Jatim
- Penulis : Ade Resty
- | Sabtu, 04 Jun 2022 16:13 WIB
selalu.id - Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma'ruf Amin, melepas 449 calon jemaah haji kloter pertama asal Jatim di Bandara Internasional Juanda Terminal 2, Sabtu, (4/6/2022).
"Hari ini kita memberangkatkan 449 jemaah dari Jawa Timur. Mereka berasal dari Tuban dan Bojonegoro menuju tanah suci," kata Wapres RI Ma'ruf Amin dalam sambutannya.
Baca Juga: Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan
Didampingi Gubernur Khofifah dan Sekjen Kementerian Agama, Wapres RI Ma'ruf Amin mengatakan, pemberangkatan ibadah haji ini harus disyukuri karena menjadi penanda bahwa pandemi telah berangsur pulih.
"Ini menjadi yang pertama kali selama 2 tahun tidak ada pemberangkatan karena covid-19. Alhamdulillah Karena covid-19 sudah landai kita bisa memberangkatkan haji," ungkapnya.
Wapres RI Ma'aruf Amin, berharap untuk tahun kedepannya bisa kembali normal. Menurutnya, haji tahun ini semacam ukuran atau penilaian.
"Tahun ini apabila berjalan baik insyaallah tahun depan normal kembali," ujarnya.
Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel
Wapres RI Ma'ruf Amin juga mengingatkan jemaah selama menunaikan ibadah haji agar menjaga kesehatan. Sebab, wabah covid-19 belum sepenuhnya hilang serta para jamaah juga harus menyesuaikan cuaca di Arab Saudi yang cukup panas.
"Harus bisa menjaga kesehatan karena cuaca di sana panas, sehingga bisa menjalankan ibadah dengan baik. Dengan demikian, jemaah haji bisa kembali ke tanah air dengan selamat dan menjadi haji mabrur," pesannya.
Terkait petugas dan fasilitas yang melayani jemaah haji, wapres RI Ma'ruf Amin menegaskan bahwa semuanya telah dipersiapkan dengan baik.
Baca Juga: 6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau
"Mulai tim medis hingga pelayanan fasilitas di tanah suci sudah dipersiapkan dan akan terus ditingkatkan. Itu komitmen pemerintah untuk jamaah haji," tegasnya.
Lebih lanjut, Wapres RI Ma'ruf Amin menerangkan, dalam upaya menurunkan angka kematian jemaah haji, pemerintah telah memperkuat tim kesehatan, persediaan obat-obatan serta pelayanan rumah sakit darurat di Mekkah, Madinah dan bandara.
"Semua jemaah dipantau dan dari tahun ke tahun menurun serta terus kita evaluasi apa yang kurang," pungkasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi