Senin, 02 Feb 2026 06:34 WIB

Antisipasi Penyakit Mulut dan Kaki Hewan, Dua Wahana KBS Ditutup

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 29 Mei 2022 13:39 WIB
Suasana di Kebun Binatang Surabaya
Suasana di Kebun Binatang Surabaya

selalu.id - Antisipasi menyebarnya virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada Sapi, Kebun Binatang Surabaya (KBS) menutup dua wahana yang rentan penularan, Minggu (29/5/2022).

Dua wahana yang ditutup tersebut adalah wahana naik unta serta memberi makan hewan.

Baca Juga: Jatim Terima Alokasi 1,5 Juta Dosis Vaksin PMK, 453 Ribu Sudah Tersalurkan

Humas KBS, Agus Supangkat mengatakan, penutupan dua wahana tersebut sudah dilakukan sejak tanggal 6 Mei 2022 lalu.

"Program feeding time atau memberi makan hewan seperti, unta, rusa, komodo hingga buaya yang biasanya ada dari hari Senin- Minggu ditutup sementara,” kata Agus, Minggu (29/5/2022).

Agus menyampaikan, untuk wahana tunggang unta yang biasanya buka setiap Sabtu-Minggu pukul 10.00 WIB- 14.00 WIB, kini ditutup sementara.

"Kami menunggu perkembangan situasi di luar dan tetap mengikuti regulasi ketentuan dari pemerintah," ujarnya.

Baca Juga: KBS Bakal Buka Rumah Sakit Hewan Lagi, DPRD Ungkap Banyak Peluang Pendapatan Baru

Selai itu, Agus menceritakan, awal ide program feeding time satwa, adalah salah satu upaya yang dihadirkan kepada masyarakat yang terkadang memberikan pakan satwa saat berkunjung.

"Memberikan makan satwa sembarangan bisa membahayakan kesehatan satwa yang ada, bisa salah makan, yang seharusnya makan rumput akan tetapi dikasih makanan daging, hingga terjadi obesitas," jelasnya.

Lebih lanjut Agus menyampaikan, belum nanti hal tersebut bisa beresiko penularan penyakit hewan ke manusia atau sebaliknya.

Baca Juga: Gugur Saat Kebakaran, Anak Komandan PMK Kandangan Diangkat Jadi Petugas Damkar

Sehingga pakan satwa disisihkan, kata dia yang biasanya dilakukan oleh penjaga, diberi kesempatan pengunjung untuk membagikannya

"Yang jelas jenis pakannya sesuai dengan satwa yang ada, higienis, kesehatan terjaga, dan tidak mempengaruhi porsi," tandas Supangkat. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.