Fakta Baru Kecelakaan di Tol Sumo: Sopir Bus Sempat Minum Bir dan Konsumsi Sabu
- Penulis : Ade Resty
- | Sabtu, 21 Mei 2022 17:50 WIB
selalu.id - Tersangka sopir bus pariwisata kecelakaan di Tol Sumo, Ade Firmansyah (29), mengaku mengkonsumi bir saat berhenti di sejumlah area dan tempat wisata, salah satunya di Malioboro, Yogyakarta.
Kasat Lantas Polresta Mojokerto, AKP Heru, mengatakan bahwa tersangka membeli dua botol bir di Malioboro dan mereka sempat meminum bir itu dibeberapa rest area.
Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United
Kata dia, konsumsi minuman beralkohol ini dilakukan tersangka karena ingin meminum saja di setiap pemberhentian lokasi rekreasi dan rest area
"Sopir utama, Achmad Ari Ardiayanto, 31 tahun turut serta meminum bir. Namun, tersangka Ade meminum bir dalam jumlah lebih banyak,"kata Heru, Sabtu (21/5/2022).
Heru menyampaikan, pengakuan tersangka tersebut di perjalanan tidak mengkonsumsi narkoba. Hanya saja, mereka meminum bir.
"Kemungkinan hal ini berpengaruh dengan kondisi fisik yang bersangkutan saat perjalanan," ujarnya.
Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang
Lebih lanjut, Heru menerangkan bahwa ternyata tersangka juga mangaku, mengkonsumsi narkotika jenis sabu lima hari sebelum jadwal keberangkatan Group Piknik Benowo Dieng. Yakni, di Surabaya Senin, (9/5/2022) lalu.
Heru pun menjelaskan, tersangka mengkonsumsi narkotika itu sejak tiga bulan terakhir dengan alasan untuk mempertahankan kekuatan selama beraktivitas sebagai kernet bus pariwisata.
"Pengakuan Ade (tersangka sopir) dia konsumsi sabu pada 9 Mei, sebelum keberangkatan. Itu kali ke empat selama tiga bulan terakhir. Alasannya untuk fit,"pungkasnya.
Baca Juga: Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga
Karena perbuatannya ini, diduga berdampak atas kelalaiannya saat berkendara di Tol Sumo. Hingga terjadi kecelakaan tunggal yang menewaskan 14 penumpang saat di lokasi.
Namun, 2 penumpang yang telah dirawat di Rumah Sakit juga ikut meninggal dunia akibat insiden tersebut. Total 16 orang yang meninggal. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi