Rabu, 07 Okt 2026 14:05 WIB

Protes Kinerja Disbudpar Jatim, Seniman Surabaya Bakal Gelar Aksi di Grahadi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 12 Apr 2022 23:37 WIB
Koodinator Lapangan (Korlap) Aksi Seniman menggugat, Slamet Gaprak
Koodinator Lapangan (Korlap) Aksi Seniman menggugat, Slamet Gaprak

selalu.id - Seniman Surabaya berencana menggelar Aksi di Gedung Grahadi pada Rabu (13/4/2022) besok. Mereka akan menggugat kebijakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur yang tidak transparansi terhadap pelaku kesenian.

Koodinator Lapangan (Korlap) Aksi Seniman menggugat, Slamet Gaprak mengatakan, kebijakan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Sinarto disebut tidak mempunyai akuntabilitas terhadap para kesenian.

Baca Juga: Usai Ledakan di Pakuwon City, Permintaan Maaf Tempong Sri Dewi Lewat Media Sosial

"Karena dia sangat tidak menghargai bagaimana pengkakas atau merumuskan sebuah program itu, mekanisme yang lahirnya di Dewan Kesenian Surabaya (DKS) di Balai Pemuda," kata Slamet, saat ditemui di Dewan Kesenian Surabaya (DKS), Balai Pemuda, Selasa (12/4/2022).

Slamet menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan dua aksi terkait permasalahan ini.

Soal pemberian tali asih pun masih dipertanyakan perubahan mekanismenya yang melibatkan dewan kesenian. Tetapi selama Sinarto menjabat Seniman Surabaya tak mendapatkannya sama sekali.

"Setelah berkembang menjadi APBD itu masih tetap dewan kesenian di daerah kabupaten kota, untuk saat ini dewan kesenian dilibatkan. Tetapi surabaya tidak dilibatkan,"ujarnya.

Baca Juga: Ledakan di Ruko Pakuwon City Surabaya, Polisi Sita Tabung Elpiji 50 Kilogram

Lebih lanjut Slamet menyampaikan, bahwa penjaga situs program tersebut justru dilibatkan. Menurutnya seharusnya mereka mempunyai wadah sendiri, untuk mengajukannya.

Apalagi, kata Slamet, penjaga situs tersebut bukanlah seniman. Bahkan nominal yang diberikan kepada penjaga situs justru dapat lebih banyak, daripada pelaku kesenian.

"Aku lebih mementingkan bagaimana kebijakan seorang pimpinan sangat tidak akuntabel, tidak pernah menjaga sejarah, tali asih dengan sistem seperti itu yang mereka buat, artinya Surabaya ada diskriminasi,"tegasnya.

Baca Juga: Ledakan Elpiji di Ruko Pakuwon City, DPRD Surabaya Soroti SLF dan PBG

Dalam aksinya nanti, Slamet menerangkan, para seniman bakal menggugat kebijakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim terkait transparansi anggaran, kemudian penerima, dan transparansi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Slamet mengungkapkan, dirinya akan membuat program reguler mengeksplorasi ruang publik yang dinamakan Grahadis sebagai simbol negara. Hal itu untuk dibuat  kepentingan ruang publik kesenian. 

"Dijinkan atau tidak, saya bikin ekplorasi itu sebagai program saya. Entah dua bulan sekali atau satu bulan sekali, yang  saya ekplorasi kasus-kasus  asistik yang ada di Jawa Timur," jelasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Satu Orang Tewas dalam Kecelakaan Rombongan Madura di Tol Jomo KM 677

Mobil tersebut diketahui dalam perjalanan dari Jakarta menuju Madura.

Top 5 Berita: Pengurus Pondok Cabul hingga Demo Depan Polda Jatim

Kelima berita yang banyak didominasi pemberitaan soal ledakan di Pakuwon City, Surabaya.

Saiful Sahri Jabat Kakanwil Kemenkum Jatim, Berikut Gebrakan yang Disiapkan

Momen ini menjadi penanda dimulainya era kepemimpinan Saiful Sahri di Kanwil Kemenkum Jawa Timur untuk memperkuat pelayanan dan pelaksanaan tugas kementerian.

BNN Akan Berubah Nama, Ini Bocorannya

Presiden Prabowo mengapresiasi keberhasilan lembaga tersebut yang sejauh ini dinilai konsisten memberantas puluhan jaringan hingga "kampung" narkoba.

Stok BBM Jelang Akhir Tahun 2026 Bikin Cemas

Terkait fenomena antrean kendaraan di sejumlah SPBU di daerah beberapa waktu terakhir, Laode menepis anggapan adanya kelangkaan pasokan.

Potret Kemesraan Emil Audero, Pahlawan Timnas Indonesia saat Bersama Kekasihnya

Penjaga gawang yang bermain di Eropa ini, menjadi perbincangan karena permainannya yang berkelas.