Minggu, 02 Agu 2026 13:20 WIB

Protes Kinerja Disbudpar Jatim, Seniman Surabaya Bakal Gelar Aksi di Grahadi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 12 Apr 2022 23:37 WIB
Koodinator Lapangan (Korlap) Aksi Seniman menggugat, Slamet Gaprak
Koodinator Lapangan (Korlap) Aksi Seniman menggugat, Slamet Gaprak

selalu.id - Seniman Surabaya berencana menggelar Aksi di Gedung Grahadi pada Rabu (13/4/2022) besok. Mereka akan menggugat kebijakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur yang tidak transparansi terhadap pelaku kesenian.

Koodinator Lapangan (Korlap) Aksi Seniman menggugat, Slamet Gaprak mengatakan, kebijakan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Sinarto disebut tidak mempunyai akuntabilitas terhadap para kesenian.

Baca Juga: 2 Oknum Petugas DLH Surabaya Peras Pedagang di Kawasan Tugu Pahlawan, Ini Tampangnya

"Karena dia sangat tidak menghargai bagaimana pengkakas atau merumuskan sebuah program itu, mekanisme yang lahirnya di Dewan Kesenian Surabaya (DKS) di Balai Pemuda," kata Slamet, saat ditemui di Dewan Kesenian Surabaya (DKS), Balai Pemuda, Selasa (12/4/2022).

Slamet menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan dua aksi terkait permasalahan ini.

Soal pemberian tali asih pun masih dipertanyakan perubahan mekanismenya yang melibatkan dewan kesenian. Tetapi selama Sinarto menjabat Seniman Surabaya tak mendapatkannya sama sekali.

"Setelah berkembang menjadi APBD itu masih tetap dewan kesenian di daerah kabupaten kota, untuk saat ini dewan kesenian dilibatkan. Tetapi surabaya tidak dilibatkan,"ujarnya.

Baca Juga: Wujudkan Tata Kelola Bersih dan Transparan di Sektor Energi, PGN Gandeng Kejati Jatim

Lebih lanjut Slamet menyampaikan, bahwa penjaga situs program tersebut justru dilibatkan. Menurutnya seharusnya mereka mempunyai wadah sendiri, untuk mengajukannya.

Apalagi, kata Slamet, penjaga situs tersebut bukanlah seniman. Bahkan nominal yang diberikan kepada penjaga situs justru dapat lebih banyak, daripada pelaku kesenian.

"Aku lebih mementingkan bagaimana kebijakan seorang pimpinan sangat tidak akuntabel, tidak pernah menjaga sejarah, tali asih dengan sistem seperti itu yang mereka buat, artinya Surabaya ada diskriminasi,"tegasnya.

Baca Juga: Soal Polemik Pajak, Manajemen Rumah Makan AG Ny Suharti Surabaya Tegaskan Kooperatif

Dalam aksinya nanti, Slamet menerangkan, para seniman bakal menggugat kebijakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim terkait transparansi anggaran, kemudian penerima, dan transparansi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Slamet mengungkapkan, dirinya akan membuat program reguler mengeksplorasi ruang publik yang dinamakan Grahadis sebagai simbol negara. Hal itu untuk dibuat  kepentingan ruang publik kesenian. 

"Dijinkan atau tidak, saya bikin ekplorasi itu sebagai program saya. Entah dua bulan sekali atau satu bulan sekali, yang  saya ekplorasi kasus-kasus  asistik yang ada di Jawa Timur," jelasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Perketat Peredaran Miras, Pemkab Sidoarjo Libatkan Seluruh Camat dalam Operasi Gabungan

Temuan di Graha Kota menjadi salah satu yang paling menonjol dalam operasi itu. Dari bagian depan, bangunan tersebut tampak beroperasi sebagai toko vape.

Sasar 400 UMKM di 9 Kecamatan, Anggaran Program Bedah Warung di Sidoarjo Naik jadi Rp10 Juta

Penyesuaian nominal tersebut dilakukan seiring dimulainya periode Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang baru.

Perketat Pengawasan Miras, Pemkab Sidoarjo Tutup Tiga Tempat Penjualan di KNV

Berdasarkan dokumen yang ditunjukkan kepada petugas, izin usaha yang dimiliki hanya sebagai distributor, bukan untuk kegiatan penjualan ritel.

Menko AHY Resmikan 166 Rumah Revitalisasi Kampung Nelayan di Campurejo Gresik

“Bukan hanya rumah yang dibangun, tetapi juga ada saluran air bersih, IPAL, tandon air, jalan-jalan lingkungan, dan berbagai fasilitas," kata AHY.

Eks Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono Divonis 10 Tahun dalam Kasus Korupsi Dindik Jatim

Majelis menyatakan Hudiyono terbukti turut serta dalam perbuatan yang mengakibatkan kerugian keuangan negara bersama mantan Kadispendik Jawa Timur dan Jimmy.

Polisi Buru Pelaku Pembacokan Anggota PSHT di Ambyar Superclub Surabaya

Polrestabes Surabaya berkomitmen memproses seluruh pihak yang terbukti terlibat dalam tindak pidana tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.