Sidak Pasar di Surabaya, Kapolri Sebut Stok Minyak Curah Aman Seminggu Kedepan
- Penulis : Ade Resty
- | Sabtu, 26 Mar 2022 17:35 WIB
selalu.id - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jendral Listyo Sigit Prabowo melakukan sidak ke Pasar Wonokromo Surabaya untuk mengecek ketersediaan minyak goreng curah yang kini mengalami kelangkaan, Sabtu (26/3/2022).
Sigit mengatakan, distributor telah mengirim 6 ton minyak goreng curah untuk pedagang pasar Wonokromo. Hal tersebut didistribusikan dan cukup untuk stok satu minggu kedepan.
Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat
"Kita tanyakan ke distributor, kurang lebih 6 ton (untuk pasar Wonokromo). Tadi saya tanya ke para pedagang rata-rata stok cukup untuk kebutuhan satu minggu," ujar Sigit.
Setidaknya ada 26 pedagang yang telah ia jumpai. Mereka mengatakan kepada Kapolri untuk kembali menggelontorkan minyak goreng curah dalam satu minggu kedepan.
"Harapan dari para pedagang, satu minggu ke depan untuk distribusi minyak curah di pasar Wonokromo agar dikirim kembali," ungkap Jendral Sigit.
Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya
Sigit juga meminta kepada distributor minyak goreng agar kembali mendistribusikan ke Pasar Wonokromo. Sehingga nantinya stok minyak goreng di pasar tersebut bisa terus terpenuhi.
"Apalagi menjelang Lebaran tentunya kebutuhan terhadap minyak goreng meningkat, karena ada aktivitas di bulan Ramadan," ucap Jendral Sigit.
Lebih lanjut Sigit berharap agar saat Ramadhan nanti semua kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi.
Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari
Untuk itu ia memerintahkan kepada Kapolda Jawa Timur dan Satgas pangan untuk terus mengawasi ketersediaan bahan pokok utamanya minyak goreng.
"Saya minta Kapolda turunkan petugas-petugasnya baik dari Satgas pangan daerah untuk ngecek dimana yang kosong untuk nanti segera diinformasikan ke distributor tingkat daerah atau pusat, sehingga bisa dikirimkan," tuturnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi