Senin, 08 Jun 2026 21:59 WIB

Komplotan Curanmor Spesialis Minimarket di Surabaya Ditembak, Ini Tampang dan Jejak Kejahatannya

Kedua tersangka curanmor spesialis minimarket di Surabaya yang ditembak polisi. (Dok. Polres Pelabuhan Tanjung Perak).
Kedua tersangka curanmor spesialis minimarket di Surabaya yang ditembak polisi. (Dok. Polres Pelabuhan Tanjung Perak).

selalu.id - Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya melumpuhkan komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) spesialis parkiran minimarket yang diduga telah beraksi di 10 lokasi.

Komplotan yang berjumlah dua orang itu masing-masing berinisial F (35) dan MM (31), warga Bangkalan, Madura. Keduanya terpaksa ditembak pada betis kaki karena berusaha kabur dan melawan saat dilakukan penyergapan.

Baca Juga: Motor Karyawan JNT di Mojokerto Dicuri, Tampang Pelaku Terekam Jelas di CCTV

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, M Prasetyo mengatakan bahwa berdasarkan hasil penyidikan sementara, komplotan tersebut diduga telah melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor di sedikitnya 10 tempat kejadian perkara (TKP).

"Jadi, mereka ini beraksi di sekitar 10 TKP. Enam di minimarket, lainnya di warung dan rumah," sebutnya, Senin (8/6/2026).

Prasetyo menjelaskan, kasus ini terungkap setelah kedua tersangka diduga mencuri sepeda motor di area parkir sebuah minimarket di Jalan Jakarta, Surabaya pada 5 November 2025.

Setelah menerima laporan, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan serangkaian penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku.

Dari hasil penyelidikan tersebut, petugas akhirnya berhasil mengantongi identitas kedua tersangka. Namun proses penangkapan tidak mudah karena keduanya diketahui kerap berpindah-pindah tempat tinggal untuk menghindari kejaran aparat.

"Mereka ini berpindah-pindah tempat tinggal. Kami lakukan pengejaran hingga akhirnya ia kembali ke Bangkalan," kata Prasetyo.

Setelah mengetahui keberadaan para tersangka, Tim URC Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak bergerak menuju Bangkalan dan melakukan penyergapan di lokasi persembunyian mereka.

Baca Juga: Viral Lansia Gasak Tiang Rambu Dishub di Surabaya, Ditangkap Usai Kabur ke Lamongan

Dalam operasi tersebut, tim berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan untuk melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor.

Barang bukti tersebut antara lain kunci T, magnet, serta kunci palsu yang biasa digunakan untuk merusak sistem penguncian kendaraan.

"Kami juga temukan pisau penghabisan yang diduga digunakan saat beraksi," sebutnya.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa salah satu tersangka yakni F, bukan kali pertama berhadapan dengan hukum.

Ia diketahui merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor dan telah beberapa kali menjalani hukuman penjara.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Menurut data kepolisian, F pernah ditahan dalam perkara serupa di Polsek Mulyorejo pada 2013, kemudian kembali menjalani proses hukum di Polrestabes Surabaya pada 2018, serta ditangkap lagi oleh Polsek Tandes pada 2020.

Saat ini, polisi masih terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap kemungkinan lokasi pencurian lainnya yang melibatkan kedua tersangka.

Selain itu, penyidik juga mendalami kemungkinan adanya jaringan atau pelaku lain yang turut terlibat dalam aksi pencurian kendaraan bermotor tersebut.

"Kami masih akan terus kembangkan lagi untuk kemungkinan TKP lainnya. Akan kami dalami lagi," tegas Prasetyo.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pakar ITS Soal Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari: Test Pile Harus Berizin!

Pengujian pondasi melalui test pile menjadi langkah penting untuk memastikan kondisi tanah sesuai dengan kebutuhan desain konstruksi yang telah direncanakan.

Pemkab Sidoarjo Perkuat TPS 3R dan Digitalisasi, Targetkan Kota Bebas Sampah Liar

Bupati Sidoarjo, Subandi menegaskan penanganan sampah bukan hanya tanggung jawab DLHK, tetapi seluruh elemen masyarakat.

Dipanggil DPRD, Begini Alasan Klasik Gion Spa yang Pekerjakan Anak di Bawah Umur

Kasus tersebut saat ini masih diproses aparat penegak hukum, termasuk penelusuran terhadap agen yang diduga terlibat dalam perekrutan pekerja.

Pesan Khusus Gus Barra saat Resmikan GOR di Kelulusan SMPN 1 Ngoro Mojokerto

Gus Barra mengatakan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, melainkan membutuhkan peran aktif orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Mahasiswa di Surabaya Dikeroyok Kelompok Pesilat Mabuk: HP Raib, Kini Masuk Rumah Sakit

Saat ini, Satreskrim Polrestabes Surabaya masih melakukan pengembangan penyidikan untuk menangkap satu pelaku yang masih buron.

Awas! Ada Razia Kendaraan Besar-besaran di Surabaya hingga Akhir Tahun 2026

Salah satu titik operasi berlangsung di Jalan Ir Soekarno (MERR). Kegiatan serupa akan digelar bergilir di lima wilayah Surabaya hingga akhir tahun 2026.