Mengenal Zangi Messenger, Aplikasi yang Dipakai Kurir Sabu Surabaya untuk Menyamarkan Komunikasi
- Penulis : Moris Mangke
- | Kamis, 16 Jul 2026 20:45 WIB
selalu.id - Nama Zangi Messenger menjadi perhatian setelah disebut digunakan oleh jaringan peredaran narkotika yang diungkap Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
Aplikasi tersebut diduga dimanfaatkan pelaku untuk berkomunikasi karena menawarkan tingkat privasi yang tinggi.
Baca Juga: BPR IMA Gandeng Dinkes dan Garda Semeru Edukasi HIV/AIDS serta Bahaya Narkoba
Kasus ini terungkap setelah polisi menangkap TWS (29), seorang kurir sabu di Surabaya. Dari hasil penyelidikan, tersangka mengaku menerima instruksi dari bandar melalui aplikasi Zangi Messenger.
Meski demikian, penting dipahami bahwa Zangi merupakan aplikasi komunikasi yang legal dan dirancang untuk melindungi privasi pengguna.
Seperti aplikasi pesan instan lainnya, teknologi tersebut dapat digunakan untuk berbagai keperluan yang sah.
Dugaan penyalahgunaan oleh pelaku kejahatan merupakan tanggung jawab individu yang menggunakannya, bukan fungsi utama aplikasinya.
Dalam kasus yang diungkap Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, didapati fitur privasi tersebut dimanfaatkan pelaku untuk menyamarkan komunikasi dengan bandar narkoba.
Aparat kepolisian mengingatkan bahwa perkembangan teknologi selalu diikuti dengan potensi penyalahgunaan.
Karena itu, penegak hukum terus mengembangkan metode penyelidikan digital untuk mengungkap tindak kejahatan yang memanfaatkan aplikasi komunikasi terenkripsi.
Berikut sejumlah fitur Zangi Messenger yang membuatnya dikenal mengedepankan privasi:
Baca Juga: Sikat Peredaran Narkoba di Surabaya, Polres Tanjung Perak Amankan 27 Tersangka dan 1 Kg Sabu
1. Berfokus pada privasi pengguna
Zangi memungkinkan pengguna mengirim pesan, melakukan panggilan suara, maupun panggilan video dengan sistem enkripsi.
Aplikasi ini juga meminimalkan penyimpanan data pengguna sehingga informasi pribadi tidak tersimpan dalam jumlah besar di server.
2. Enkripsi end-to-end
Komunikasi melalui Zangi menggunakan teknologi end-to-end encryption (E2EE).
Baca Juga: Pengedar Sabu di Kawasan Rangkah Surabaya Sudah Tertangkap, Ini Namanya
Dengan sistem ini, isi percakapan dirancang agar hanya dapat diakses oleh pengirim dan penerima sehingga pihak lain, termasuk penyedia layanan, tidak dapat membaca isi pesan dalam kondisi normal.
3. Penggunaan data yang efisien
Salah satu keunggulan yang dipromosikan Zangi adalah kemampuannya tetap bekerja pada koneksi internet dengan bandwidth rendah.
Fitur ini membuat panggilan suara maupun video tetap dapat berlangsung meski kualitas jaringan kurang stabil.
Editor : Zein Muhammad