Rabu, 28 Okt 2026 08:06 WIB

Atasi Kendala Transportasi Warga Miskin, Pemkab Jember Luncurkan Layanan Kesehatan Home Care

Pelepasan mobil Home Care oleh Bupati Jember Muhammad Fawait. (Foto: Nurul/selalu.id).
Pelepasan mobil Home Care oleh Bupati Jember Muhammad Fawait. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember memperkuat pelayanan kesehatan berbasis jemput bola dengan menyiagakan 50 armada Home Care yang akan melayani masyarakat hingga ke rumah-rumah. 

Kesiapan armada tersebut ditandai melalui apel yang dipimpin langsung Bupati Jember Muhammad Fawait di halaman Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, Kamis (23/7/2026).

Baca Juga: Kunjungi MPP Jember, MenPAN-RB Puji Langkah Strategis Integrasi 279 Layanan Publik

Program Home Care disiapkan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan, terutama warga kurang mampu, lansia, penyandang disabilitas, serta balita yang mengalami stunting.

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, meski seluruh warga ber-KTP Jember telah dijamin melalui program Universal Health Coverage (UHC), masih banyak masyarakat yang belum dapat menikmati layanan kesehatan karena terkendala biaya transportasi menuju puskesmas maupun rumah sakit.

"Masih ada warga yang tidak bisa berobat bukan karena biaya pengobatannya, tetapi karena tidak memiliki ongkos untuk datang ke fasilitas kesehatan. Melalui Home Care, pemerintah yang akan mendatangi mereka," jelasnya.

Fawait mengatakan Jember masih menghadapi tantangan besar di sektor kesehatan karena menjadi salah satu daerah dengan jumlah penduduk miskin tertinggi di Jawa Timur. 

Kondisi tersebut berpengaruh terhadap tingginya kasus stunting, angka kematian ibu dan bayi, serta berbagai persoalan kesehatan lainnya.

Baca Juga: Operasi Patuh Semeru 2026, Polisi Bagikan Cokelat untuk Pengendara di Jember

Melalui layanan Home Care, tenaga kesehatan akan melakukan pemeriksaan kesehatan di rumah pasien, memberikan pengobatan, melakukan konsultasi dengan dokter melalui jejaring rumah sakit, hingga memberikan rujukan apabila diperlukan penanganan lanjutan.

Selain pelayanan medis, pemerintah daerah juga akan memberikan bantuan sembako secara berkala kepada keluarga kurang mampu sebagai bentuk dukungan terhadap proses pemulihan kesehatan.

Untuk menjalankan program tersebut, Pemkab Jember menerjunkan sekitar 1.200 tenaga kesehatan yang akan bekerja berdasarkan standar operasional prosedur (SOP) agar pelayanan berjalan optimal dan tepat sasaran.

Fawait menegaskan, program ini diharapkan mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih merata. 

Baca Juga: Bupati Fawait Minta Koni Jember Targetkan Kebangkitan Prestasi di Porprov Jatim 2027

Menurutnya, jika selama ini dokter keluarga identik dengan masyarakat mampu, kini warga kurang mampu di Jember juga akan mendapatkan pendampingan kesehatan secara langsung melalui Home Care.

Armada yang digunakan tidak seluruhnya berasal dari pengadaan baru. Sebagian kendaraan merupakan mobil dinas milik sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang dialihkan fungsinya menjadi kendaraan pelayanan masyarakat sebagai bentuk efisiensi anggaran dan optimalisasi aset pemerintah.

"Semua aset pemerintah harus memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Home Care kami harapkan menjadi inovasi pelayanan publik yang dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus membantu mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Jember," papar Fawait.

Program tersebut menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperluas akses layanan kesehatan hingga menjangkau masyarakat yang selama ini sulit memperoleh pelayanan medis secara langsung. (ADV).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Waspada Cuaca Ekstrem di Nganjuk Beberapa Hari ke Depan, Ini Imbauan BMKG

Waspadai bencana susulan, mulai dari pohon tumbang, banjir genangan di kawasan perkotaan, hingga ancaman tanah longsor.

Jomblo Merapat, Ini Tips Bahagia dari Psikolog

Banyaknya pasangan di suatu area ternyata tak berdampak langsung pada kebahagiaan warga lajang. Kepuasan hidup mereka relatif stabil.

PLTS Terapung Terbesar ke-2 RI di Malang Siap Aliri Listrik Akhir 2026

Percepatan ini menjadi komitmen PLN NP dalam memperkuat bauran energi baru terbarukan (EBT) dan mengawal transisi energi nasional.

Viral BPJS Kesehatan Dikabarkan Mau Dihapus, Ini Faktanya

BPJS Kesehatan meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh spekulasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Mitsubishi Pajero Rilis SUV Terbaru, Intip Kecagihan dan Harganya

Diproduksi langsung di fasilitas Mitsubishi Motors Laem Chabang, Provinsi Chonburi, Thailand menawarkan Pajero terbaru dalam tiga pilihan varian.

Pengelola Pasar Tanjungsari Surabaya Minta Pemkot Tak Tebang Pilih Terapkan Perda

Proses distribusi komoditas dari berbagai wilayah dinilai tidak selalu bisa menyesuaikan ketentuan waktu yang berlaku.