Rabu, 22 Jul 2026 18:54 WIB

Ini Sederet Kasus Bank Jatim yang Dituntut Segera Diselesaikan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 11 Mar 2022 14:28 WIB
Logo Bank Jatim
Logo Bank Jatim

selalu.id - Pengurus Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PW SEMMI) Jawa Timur beberkan rentetan permasalahan ditubuh Bank Jatim saat menggelar aksi demonstrasi di Kantor Pusat Bank Jatim, Jalan Basuki Rahmat pada Kamis (9/3/2022).

Disebutkan banyaknya kasus yang belum terselesaikan diantaranya dugaan Korupsi, Kredit fiktif, dan skimming. Oleh mahasiswa Hal ini diindikasikan bahwa jajaran direksi dan komisaris Bank Jatim belum bekerja secara maksimal.

Baca Juga: Perkuat Konsolidasi di Jawa Timur, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat

Keterangan tertulis PW SEMMI menyebutkan, deretan kasus Bank Jatim yang kini disebut belum tuntas dan menyisakan oknum yang masih bebas berkeliaran keluar masuk Bank Jatim

"Adanya kasus penggelapan di Bank Jatim Cabang Pamekasan, dimana dalam kasus tersebut kepala Bank Jatim Unit Keppo ditetapkan sebagai tersangka, dalam kasus tersebut dikatakan bahwa sebanyak 7,7 Milyar uang nasabah amblas," keterangan tertulis SEMMI Jatim.

Kemudian, kasus kredit macet di Bank Jatim Cabang Kepanjen Malang. Dalam kasus tersebut diperkirakan kerugian yang dialami sebesar 170 Milyar. Kasus korupsi di Bank Jatim Cabang Mojokerto dengan total kerugian 1,5 Milyar.

Baca Juga: DPRD Jatim Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Berikut Catatan Penting untuk Pemprov

Kasus korupsi kredit fiktif di Bank Jatim Cabang Sidoarjo dengan total kerugian sebesar 25,5 Milyar.

"Kredit fiktif tersebut dilakukan oleh seorang penjaga kantin dibantu oleh analis pembiayaan Bank Jatim Syariah Sidoarjo,"jelasnya.

Baca Juga: DPRD Jatim Desak Pemprov Perhatikan Kesejahteraan Perawat

Lalu, kasus korupsi Bank Jatim Cabang Jakarta, ditaksir kerugian yang dialami oleh negara sebasar 170 Milyar.

"Ditambah lagi adanya pengakuan nasabah/debitor soal bunga pinjaman yang tinggi dibandingkan pelaku perbankan lainnya, serta dugaan adanya permainan orang dalam beberapa kasus pinjaman yang mendahulukan kenalan/orang dekat," ungkapnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Desakan itu muncul setelah delapan halte yang telah dipasangi iklan mampu menyumbang PAD sebesar Rp583 juta.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.