Rabu, 21 Okt 2026 11:29 WIB

Apa Sih Makna Filosofis Imlek di Tahun Kuda Api 2026, Ini Penjelasan Dosen UK Petra

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 16 Feb 2026 18:38 WIB
Dosen Bahasa Mandarin Universitas Kristen Petra, Dr Olivia. (Dok. Humas UK Petra).
Dosen Bahasa Mandarin Universitas Kristen Petra, Dr Olivia. (Dok. Humas UK Petra).

selalu.id - Perayaan Imlek 2026 tidak hanya dimaknai sebagai tradisi tahunan dengan barongsai dan angpao, tetapi juga sebagai momentum memulai siklus kehidupan baru.

Dosen Bahasa Mandarin Universitas Kristen Petra, Dr Olivia menyebut Imlek sebagai titik balik untuk memperbaiki diri dan mempererat relasi.

Baca Juga: Libur Imlek, Hampir 37 Ribu Penumpang Padati Daop 8 Surabaya dalam Sehari Terakhir

Olivia menjelaskan, secara historis Imlek menandai peralihan musim dingin ke musim semi dalam tradisi Tionghoa. Peralihan itu melambangkan berakhirnya fase lama dan dimulainya harapan baru.

“Imlek adalah momen transisi. Masyarakat Tionghoa menutup lembaran lama dan menyambut siklus baru dengan semangat pembaruan,” ujarnya, Senin (16/2/2026).

Olivia mengatakan, tradisi bersih-bersih rumah sebelum Imlek memiliki makna simbolis membuang kesialan tahun lalu.

Saat hari perayaan tiba, aktivitas menyapu dihentikan sebagai simbol menjaga keberuntungan yang sudah datang.

Selain itu, makanan khas yang disajikan saat Imlek juga sarat makna. Kue keranjang atau Nián Gāo melambangkan harapan peningkatan derajat hidup.

Baca Juga: Kapolda Jatim Tegaskan Siap Jaga Keamanan Perayaan Imlek dan Ramadan 2026

Sajian ikan menjadi simbol kelimpahan karena pelafalannya dalam bahasa Mandarin bermakna “kelebihan” atau “sisa rezeki”.

Olivia menambahkan, fenomena hujan yang kerap turun saat Imlek juga memiliki makna positif dalam filosofi Tionghoa. Hujan dipandang sebagai simbol turunnya rezeki dan keberkahan.

Pada 2026, masyarakat memasuki Tahun Kuda Api. Dalam kepercayaan Tionghoa, Kuda melambangkan kecepatan dan kerja keras, sedangkan unsur api mencerminkan energi yang membara serta pertumbuhan yang pesat.

Baca Juga: Pasar Blauran Surabaya Diserbu Pengunjung, Kue Apem-Pastel Laris saat Imlek dan Jelang Ramadan

Menurut Olivia, Tahun Kuda Api menjadi momentum untuk bergerak cepat menyelesaikan rencana yang tertunda dan mempercepat pencapaian tujuan.

Alumnus doktoral Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ini menegaskan, esensi Imlek terletak pada keharmonisan hubungan antara manusia, alam, dan Tuhan. Prinsip tersebut diyakini menjadi kunci keberhasilan dalam kehidupan.

“Imlek mengajarkan pentingnya harmoni dan pembaruan diri agar kehidupan ke depan lebih baik,” jelasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

PSG Hajar Barcelona 4-2, Anak Asuh Luis Enrique Kunci Puncak Klasemen Liga Champions

Hasil ini membuat juara bertahan menyapu bersih 3 laga awal dengan poin sempurna.

Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Doa Lintas Agama Digelar di Sidoarjo

Istigasah dipimpin KH Rofiq Siradj.

Top 5 Berita: Pabrik Kosmetik Ilegal Digerebek hingga Rapat Kerja Pusat

Pembaca tertarik pemberitaan penggerebekan pabrik kosmetik ilegal hingga pendidikan.

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.