Kamis, 22 Okt 2026 13:22 WIB

Harga Ayam di Surabaya Naik saat Imlek dan Jelang Ramadan, DPRD Minta RPU Dimaksimalkan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 16 Feb 2026 16:28 WIB
Anggota Komisi B DPRD Surabaya Yuga Pratisabda Widyawasta. (Foto: Ade/selalu.id).
Anggota Komisi B DPRD Surabaya Yuga Pratisabda Widyawasta. (Foto: Ade/selalu.id).

selalu.id - Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Yuga Pratisabda Widyawasta menyoroti tren kenaikan harga bahan pokok yang mulai terasa pada perayaan Imlek dan menjelang Ramadan 2026.

Ia meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya segera mengintensifkan operasi pasar untuk menekan potensi lonjakan harga.

Baca Juga: Waspadai Lonjakan Arus Balik, Polri Imbau Manfaatkan WFA Pasca Idul Fitri 1447 H 

Yuga mengatakan, momentum hari besar keagamaan seperti Imlek dan Ramadan kerap diikuti peningkatan permintaan bahan pangan strategis.

Kondisi tersebut berisiko menekan stok di pasaran dan memicu kenaikan harga apabila tidak diantisipasi sejak dini.

“Demand atau permintaan yang terlalu tinggi jangan sampai menyebabkan stok berkurang dan harga melambung. Pengawasan distribusi pangan di Surabaya harus diperketat agar pemenuhan kebutuhan masyarakat tetap mencukupi, apalagi saat Imlek dan Ramadan,” kata Yuga, Senin (16/2/2026).

Menurutnya, secara umum daya beli masyarakat Surabaya masih relatif kuat. Namun, pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan sejumlah komoditas seperti ayam potong dan cabai rawit cenderung mengalami kenaikan harga menjelang hari raya.

Baca Juga: Refleksi Idul Fitri di Balai Kota Surabaya, Wali Kota Eri Ingatkan Persatuan

Karena itu, ia mendorong bagian perekonomian serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP/DPKP) Kota Surabaya untuk aktif menggelar operasi pasar, khususnya untuk komoditas daging ayam dan bahan pokok lainnya.

Yuga mengaku telah melakukan pemantauan langsung ke sejumlah pasar tradisional, salah satunya Pasar Keputran yang dikenal sebagai sentra perdagangan bahan pangan di Surabaya. Dari hasil pantauan tersebut, ia mendapati harga ayam mulai merangkak naik.

“Saya sempat ke Keputran malam-malam. Kebetulan istri saya usaha katering, jadi saya ikut memantau. Memang ayam sudah mulai naik,” jelasnya.

Baca Juga: Salat Idul Fitri 1447 H di Islamic Center Raya Jawa Timur, Jamaah Sampai Meluber

Selain operasi pasar, Yuga juga meminta Pemkot memaksimalkan peran Rumah Potong Unggas (RPU) milik pemerintah kota untuk menambah pasokan ayam di pasaran. Dengan penambahan suplai, ia berharap harga dapat lebih terkendali dan tidak membebani masyarakat.

“Pemkot sudah punya RPU, itu harus dimaksimalkan supaya pasokan ke masyarakat bertambah. Dengan begitu, harga bisa lebih terkendali,” tandas politisi PSI tersebut.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Peringatan Hari Santri, DPW PKB Jatim: Jihad Masa Kini adalah Melawan Karhutla

DPW PKB Jatim secara simbolis menyerahkan 5.000 bibit pohon kepada peserta apel sebagai wujud nyata komitmen menjaga kelestarian lingkungan.

Ruang Data Centre Lama Untag Terbakar, Satu PMK Diterjunkan

Alarm langsung berbunyi setelah muncul kepulan asap.

Carok di Sidoarjo, Pria Misterius Tewas dan Pedagang Es Degan Terluka

Polisi masih mendalami aksi pertengkaran berdarah yang mengakibatkan korban jiwa ini.

Perampokan Toko Emas di Jember, Pelaku Bawa Tas Isi Mata Uang Asing dan Valas Raib

Pelaku juga membacok pemilik toko emas murni Aliong dan ibunya.

67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo Diratakan

selalu.id - Pemkab Sidoarjo menurunkan sekitar 600 personel gabungan untuk membongkar 67 bangunan liar di sepanjang frontage road di Kecamatan Waru, Gedangan,

Top 5 Berita: Klaim Utang Mendiang Suami hingga Hasil Liga Champions

Pembaca tertarik berita utang piutang hingga ekonomi.