Harga Ayam di Surabaya Naik saat Imlek dan Jelang Ramadan, DPRD Minta RPU Dimaksimalkan
- Penulis : Ade Resty
- | Senin, 16 Feb 2026 16:28 WIB
selalu.id - Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Yuga Pratisabda Widyawasta menyoroti tren kenaikan harga bahan pokok yang mulai terasa pada perayaan Imlek dan menjelang Ramadan 2026.
Ia meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya segera mengintensifkan operasi pasar untuk menekan potensi lonjakan harga.
Baca Juga: Apa Sih Makna Filosofis Imlek di Tahun Kuda Api 2026, Ini Penjelasan Dosen UK Petra
Yuga mengatakan, momentum hari besar keagamaan seperti Imlek dan Ramadan kerap diikuti peningkatan permintaan bahan pangan strategis.
Kondisi tersebut berisiko menekan stok di pasaran dan memicu kenaikan harga apabila tidak diantisipasi sejak dini.
“Demand atau permintaan yang terlalu tinggi jangan sampai menyebabkan stok berkurang dan harga melambung. Pengawasan distribusi pangan di Surabaya harus diperketat agar pemenuhan kebutuhan masyarakat tetap mencukupi, apalagi saat Imlek dan Ramadan,” kata Yuga, Senin (16/2/2026).
Menurutnya, secara umum daya beli masyarakat Surabaya masih relatif kuat. Namun, pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan sejumlah komoditas seperti ayam potong dan cabai rawit cenderung mengalami kenaikan harga menjelang hari raya.
Baca Juga: Ingin Nikmati Hidangan Khas 7 Negara saat Buka Puasa? Tempat di Surabaya Ini Bisa Jadi Pilihan
Karena itu, ia mendorong bagian perekonomian serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP/DPKP) Kota Surabaya untuk aktif menggelar operasi pasar, khususnya untuk komoditas daging ayam dan bahan pokok lainnya.
Yuga mengaku telah melakukan pemantauan langsung ke sejumlah pasar tradisional, salah satunya Pasar Keputran yang dikenal sebagai sentra perdagangan bahan pangan di Surabaya. Dari hasil pantauan tersebut, ia mendapati harga ayam mulai merangkak naik.
“Saya sempat ke Keputran malam-malam. Kebetulan istri saya usaha katering, jadi saya ikut memantau. Memang ayam sudah mulai naik,” jelasnya.
Baca Juga: Daftar Shio yang Diprediksi Paling Hoki di Tahun Kuda Api
Selain operasi pasar, Yuga juga meminta Pemkot memaksimalkan peran Rumah Potong Unggas (RPU) milik pemerintah kota untuk menambah pasokan ayam di pasaran. Dengan penambahan suplai, ia berharap harga dapat lebih terkendali dan tidak membebani masyarakat.
“Pemkot sudah punya RPU, itu harus dimaksimalkan supaya pasokan ke masyarakat bertambah. Dengan begitu, harga bisa lebih terkendali,” tandas politisi PSI tersebut.
Editor : Zein Muhammad