Adi Sutarwijono Tutup Usia, DPRD Surabaya Kehilangan Figur Bersahaja dan Pengayom
- Penulis : Ade Resty
- | Selasa, 10 Feb 2026 22:17 WIB
selalu.id - Kepergian Dominikus Adi Sutarwijono atau yang akrab disapa Cak Awi, meninggalkan duka mendalam di lingkungan DPRD Kota Surabaya.
Cak Awi yang menjabat Ketua DPRD Surabaya dikenang sebagai sosok pemimpin yang tenang, bersahaja, serta mampu merangkul berbagai kalangan, baik di parlemen maupun di internal partai.
Baca Juga: Kabar Berpulangnya Adi Sutarwijono buat Gelombang Pentakziyah Padati Rumah Dinas
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni menilai almarhum sebagai figur yang membawa keteduhan dalam dinamika politik.
“Mas Adi adalah pribadi yang bersahaja, teman diskusi yang baik. Ketenangan dalam memimpin mampu membuat DPRD menjadi tempat pengabdian yang tenang. Beliau juga politisi yang piawai merajut harmoni dalam keberagaman,” ungkap Fathoni kepada selalu.id.
Menurutnya, di tengah perbedaan pandangan politik, Cak Awi kerap menjadi penyejuk. Ia mengedepankan dialog, musyawarah, serta sikap saling menghormati sehingga suasana kerja DPRD tetap kondusif.
Hal Senada juga diungkapkan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, Budi Leksono. Ia mengenang almarhum sebagai pribadi yang sabar dan selalu hadir untuk masyarakat.
“Beliau itu orang yang sabar, baik, dan cepat mengambil langkah dalam kebijakan. Kalau bicara kepentingan masyarakat, beliau selalu peduli dan siap membantu. Banyak persoalan warga, terutama terkait pendidikan dan kebutuhan dasar, yang beliau kawal,” ungkapnya.
Baca Juga: Kepergian Adi Sutarwijono Bikin Kader Terpukul, PDIP Surabaya: Terasa Seperti Mimpi!
Di internal partai, Cak Awi juga dikenal sebagai sosok pengayom. Ia dinilai memberi ruang bagi kader-kader lain untuk berkembang dan tampil.
“Di kepartaian, beliau tokoh yang mengayomi. Memberi kesempatan kader untuk tumbuh dan berbuat baik. Kami sering berjalan bersama dalam suka dan duka, berdiskusi dalam mengambil kebijakan-kebijakan penting,” jelas Budi Leksono.
Anggota Komisi B DPRD Surabaya ini juga mengakui bahwa dalam politik tentu ada dinamika dan perbedaan pandangan. Namun, menurutnya, sosok almarhum tetap dikenang sebagai pribadi yang membawa kebaikan.
Baca Juga: Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono Berpulang
“Dalam politik tentu ada plus-minus. Tapi kita kehilangan sosok yang baik. Kami mendoakan beliau mendapat tempat terbaik,” tuturnya.
Adi Sutarwijono atau Cak Awi mengembuskan napas terakhir pada pukul 20.36 WIB di MRCCC Siloam Hospitals Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Dalam pesan duka yang disampaikan keluarga dan kerabat, disebutkan bahwa almarhum “Telah berpulang dalam dekapan Roh Kudus” dan dimohonkan doa dari seluruh masyarakat untuk ketenteraman arwahnya.
Editor : Zein Muhammad