Senin, 19 Okt 2026 15:42 WIB

Adi Sutarwijono Tutup Usia, DPRD Surabaya Kehilangan Figur Bersahaja dan Pengayom

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 10 Feb 2026 22:17 WIB
Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono. (Dok. Istimewa).
Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Kepergian Dominikus Adi Sutarwijono atau yang akrab disapa Cak Awi, meninggalkan duka mendalam di lingkungan DPRD Kota Surabaya.

Cak Awi yang menjabat Ketua DPRD Surabaya dikenang sebagai sosok pemimpin yang tenang, bersahaja, serta mampu merangkul berbagai kalangan, baik di parlemen maupun di internal partai.

Baca Juga: Kapolda Jatim Atur Lalu Lintas di Surabaya

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni menilai almarhum sebagai figur yang membawa keteduhan dalam dinamika politik.

“Mas Adi adalah pribadi yang bersahaja, teman diskusi yang baik. Ketenangan dalam memimpin mampu membuat DPRD menjadi tempat pengabdian yang tenang. Beliau juga politisi yang piawai merajut harmoni dalam keberagaman,” ungkap Fathoni kepada selalu.id.

Menurutnya, di tengah perbedaan pandangan politik, Cak Awi kerap menjadi penyejuk. Ia mengedepankan dialog, musyawarah, serta sikap saling menghormati sehingga suasana kerja DPRD tetap kondusif.

Hal Senada juga diungkapkan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, Budi Leksono. Ia mengenang almarhum sebagai pribadi yang sabar dan selalu hadir untuk masyarakat.

“Beliau itu orang yang sabar, baik, dan cepat mengambil langkah dalam kebijakan. Kalau bicara kepentingan masyarakat, beliau selalu peduli dan siap membantu. Banyak persoalan warga, terutama terkait pendidikan dan kebutuhan dasar, yang beliau kawal,” ungkapnya.

Baca Juga: Kuota Haji Jatim Tetap, Kemenhaj: Jemaah Harus Sehat untuk Dapat Surat Istithaah

Di internal partai, Cak Awi juga dikenal sebagai sosok pengayom. Ia dinilai memberi ruang bagi kader-kader lain untuk berkembang dan tampil.

“Di kepartaian, beliau tokoh yang mengayomi. Memberi kesempatan kader untuk tumbuh dan berbuat baik. Kami sering berjalan bersama dalam suka dan duka, berdiskusi dalam mengambil kebijakan-kebijakan penting,” jelas Budi Leksono.

Anggota Komisi B DPRD Surabaya ini juga mengakui bahwa dalam politik tentu ada dinamika dan perbedaan pandangan. Namun, menurutnya, sosok almarhum tetap dikenang sebagai pribadi yang membawa kebaikan.

Baca Juga: Hari jadi Humas Polri ke-75, Polda Jatim Jalin Sinergi Komunitas Ojol Jaga Kamtibmas

“Dalam politik tentu ada plus-minus. Tapi kita kehilangan sosok yang baik. Kami mendoakan beliau mendapat tempat terbaik,” tuturnya.

Adi Sutarwijono atau Cak Awi mengembuskan napas terakhir pada pukul 20.36 WIB di MRCCC Siloam Hospitals Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Dalam pesan duka yang disampaikan keluarga dan kerabat, disebutkan bahwa almarhum “Telah berpulang dalam dekapan Roh Kudus” dan dimohonkan doa dari seluruh masyarakat untuk ketenteraman arwahnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Sekolah di Surabaya Diminta Outing Kelas di Ruang Publik Tanpa ke Luar Kota

Surabaya memiliki banyak ruang publik dan destinasi edukasi yang bisa dimanfaatkan sekolah.

Ketua DPRD Jatim: Pembangunan Harus Merata, Berkelanjutan, dan Diawasi Ketat

Ia juga menyoroti pentingnya kemitraan antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

RSD Soebandi Jember Gelar Skrining Gratis, Target 10 Ribu Peserta Jember Cinta Kesehatan

Masyarakat dari kabupaten lain di Jawa Timur yang membutuhkan penanganan medis juga dipersilakan ikut.

5 Tahun Beroperasi, Pabrik Kosmetik Ilegal Rp 16 Miliar di Mojokerto Dibongkar BPOM

Dalam penggerebekan pada 8 Oktober 2026, BPOM menyita barang bukti senilai Rp 16 miliar.

Tinjau Pustu Klatakan, Gus Fawait Targetkan Puskesmas Jember Berstandar ISO 2000

Agenda tersebut juga dirangkai dengan persiapan peluncuran program Home Care di Desa Darungan.

Top 5 Berita: KDKMP hingga Target PDI Perjuangan

Berita yang banyak dicari sangat bervariatif.