Rabu, 21 Okt 2026 19:55 WIB

Festival Imlek 2026

Pemkot Surabaya Gelar Kya-Kya Chunjie Fest 2026, Catat Tanggalnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 13 Feb 2026 15:26 WIB
Ilustrasi Perayaan Imlek. (Dok. Diskominfo Surabaya).
Ilustrasi Perayaan Imlek. (Dok. Diskominfo Surabaya).

selalu.id - Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Surabaya akan semakin semarak dengan digelarnya Kya-Kya Chunjie Fest 2026.

Festival bertema “Harmoni Cinta dan Budaya Pecinan di Surabaya” ini akan berlangsung di kawasan Kya-Kya Kembang Jepun, mulai pukul 18.00 hingga 22.00 WIB pada 14-16 Februari 2026.

Baca Juga: Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Herry Purwadi, mengatakan festival ini dirancang menghadirkan pengalaman Imlek yang otentik melalui pertunjukan seni budaya Tionghoa, kuliner khas pecinan, serta berbagai atraksi menarik.

“Kami ingin menyajikan pengalaman Imlek yang otentik melalui kegiatan hiburan yang variatif. Selain itu, tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kunjungan wisatawan serta mendorong peningkatan pendapatan UMKM di kawasan Kya-Kya Kembang Jepun,” katanya, Jumat (13/2/2026).

Hery menyebut, sebanyak 50 tenant kuliner khas pecinan akan meramaikan festival tersebut. Seluruh tenant merupakan UMKM Surabaya, sementara mayoritas penampil berasal dari komunitas Tionghoa dan pelaku seni lokal.

Selain pertunjukan budaya, panitia juga menyiapkan mini games berhadiah setiap hari.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Tak hanya festival malam, Hery menyampaikan rangkaian kegiatan diawali dengan walking tour di kawasan pecinan pada 7 dan 14 Februari 2026 pukul 09.00 WIB.

Program ini mengajak warga dan wisatawan menyusuri jejak sejarah serta kekayaan budaya kawasan Kembang Jepun.

Herry menambahkan, dampak ekonomi yang ditargetkan dari festival ini antara lain peningkatan omzet harian UMKM, bertambahnya pendapatan tenaga kerja warga sekitar termasuk pengemudi becak wisata, serta meningkatnya eksposur sektor pariwisata di kawasan pecinan Surabaya.

Baca Juga: Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

Untuk memastikan kelancaran acara, Disbudporapar berkoordinasi dengan sejumlah perangkat daerah seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, serta aparat kepolisian setempat.

Panitia juga menambah fasilitas tempat duduk untuk menunjang kenyamanan pengunjung.

“Kami ingin memastikan masyarakat bisa menikmati festival ini dengan aman, nyaman, dan tertib, sehingga Kya-Kya Chunjie Fest benar-benar menjadi ruang perayaan budaya yang inklusif dan menyenangkan bagi semua,” jelas Herry.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).

Aksi Motoran Santri Sidoarjo Kampanyekan Tertib Lalu Lintas Sambut HSN 2026

Tak sekadar konvoi, Motoran Santri membawa pesan “Motor Santun”, yakni ajakan berkendara secara aman, tertib, dan bertanggung jawab. 

Kisah Penjual Peyek di Nganjuk Terancam Kehilangan Rumah atas Utang Mendiang Suami Rp690 Juta

Rumah tinggal Lilik terancam disita dan dilelang oleh BRI Cabang Nganjuk atas klaim utang mendiang suaminya, Puji Astanto, sebesar Rp690 juta.

21 Anggota Geng Motor Pengeroyok Pengunjung Angkringan di Mojokerto Diringkus

Tiga orang dilaporkan menjadi korban dan mengalami luka-luka, salah satunya luka robek diduga akibat senjata tajam.

Doa Kebangsaan di Mojokerto, Ning Ita dan Kapolres Kompak Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Doa bersama menjadi ikhtiar menyatukan tekad sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan tokoh masyarakat dalam membangun bangsa.

SIER Perkuat Kerja Sama dengan Investor Jepang, Konjen Dukung Rencana Pengembangan Kawasan Industri

Selain membahas kerja sama yang telah berjalan, Takonai menyambut baik rencana SIER untuk terus mengembangkan kawasan industri di daerah lain.