Senin, 19 Okt 2026 15:42 WIB

Kepergian Adi Sutarwijono Bikin Kader Terpukul, PDIP Surabaya: Terasa Seperti Mimpi!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 10 Feb 2026 22:33 WIB
Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono. (Dok. Istimewa).
Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Kabar wafatnya Dominikus Adi Sutarwijono atau yang akrab disapa Cak Awi meninggalkan duka mendalam di tubuh DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya.

Para kader mengaku terpukul dan tak menyangka sosok yang selama ini menjadi pengayom partai itu pergi begitu cepat.

Baca Juga: Kapolda Jatim Atur Lalu Lintas di Surabaya

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, Budi Leksono, menggambarkan suasana duka yang dirasakan kader DPC PDIP Surabaya saat mendengar kabar tersebut.

“Waktu dengar kabar itu, rasanya seperti mimpi. Kami benar-benar merasa kehilangan sosok yang selama ini bersama kami dalam perjalanan partai,” ujarnya kepada selalu.id, Selasa (10/2/2026) malam.

Menurutnya, Cak Awi bukan hanya figur struktural di partai, tetapi juga tokoh yang hadir dalam keseharian kader. Ia dikenal sebagai pribadi yang sabar, terbuka, dan selalu memberi ruang bagi kader lain untuk berkembang.

“Di kepartaian, beliau sosok pengayom. Memberi kesempatan kepada kader-kader untuk tumbuh dan tampil berbuat baik. Itu yang selalu kami rasakan,” katanya.

Baca Juga: Kuota Haji Jatim Tetap, Kemenhaj: Jemaah Harus Sehat untuk Dapat Surat Istithaah

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini juga menuturkan, banyak keputusan penting di internal partai lahir dari diskusi bersama almarhum. Dalam setiap proses itu, Cak Awi dinilai selalu mengedepankan musyawarah dan kebersamaan.

“Kami sering berjalan bersama dalam suka dan duka, berdiskusi untuk mengambil kebijakan-kebijakan penting. Beliau itu penenang, sabar, dan bisa membuat suasana tetap teduh,” tutur Budi Leksono.

Dalam keseharian, Cak Awi juga dikenal sebagai pribadi yang hangat dan mudah diajak berdiskusi secara informal. Kedekatan itulah yang membuat banyak kader merasa kehilangan secara personal, bukan hanya secara organisasi.

Baca Juga: Hari jadi Humas Polri ke-75, Polda Jatim Jalin Sinergi Komunitas Ojol Jaga Kamtibmas

“Memang tidak ada manusia yang sempurna, tapi bagi kami beliau adalah sosok yang baik dan selalu berusaha menjaga kebersamaan,” jelasnya.

Bagi keluarga besar DPC PDI Perjuangan Surabaya, kepergian Cak Awi menjadi kehilangan besar. Sosoknya akan dikenang sebagai figur pemersatu yang menempatkan nilai kebersamaan dan pengayoman di atas segala perbedaan politik.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Sekolah di Surabaya Diminta Outing Kelas di Ruang Publik Tanpa ke Luar Kota

Surabaya memiliki banyak ruang publik dan destinasi edukasi yang bisa dimanfaatkan sekolah.

Ketua DPRD Jatim: Pembangunan Harus Merata, Berkelanjutan, dan Diawasi Ketat

Ia juga menyoroti pentingnya kemitraan antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

RSD Soebandi Jember Gelar Skrining Gratis, Target 10 Ribu Peserta Jember Cinta Kesehatan

Masyarakat dari kabupaten lain di Jawa Timur yang membutuhkan penanganan medis juga dipersilakan ikut.

5 Tahun Beroperasi, Pabrik Kosmetik Ilegal Rp 16 Miliar di Mojokerto Dibongkar BPOM

Dalam penggerebekan pada 8 Oktober 2026, BPOM menyita barang bukti senilai Rp 16 miliar.

Tinjau Pustu Klatakan, Gus Fawait Targetkan Puskesmas Jember Berstandar ISO 2000

Agenda tersebut juga dirangkai dengan persiapan peluncuran program Home Care di Desa Darungan.

Top 5 Berita: KDKMP hingga Target PDI Perjuangan

Berita yang banyak dicari sangat bervariatif.