Selasa, 21 Jul 2026 10:58 WIB

Kepergian Adi Sutarwijono Bikin Kader Terpukul, PDIP Surabaya: Terasa Seperti Mimpi!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 10 Feb 2026 22:33 WIB
Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono. (Dok. Istimewa).
Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Kabar wafatnya Dominikus Adi Sutarwijono atau yang akrab disapa Cak Awi meninggalkan duka mendalam di tubuh DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya.

Para kader mengaku terpukul dan tak menyangka sosok yang selama ini menjadi pengayom partai itu pergi begitu cepat.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, Budi Leksono, menggambarkan suasana duka yang dirasakan kader DPC PDIP Surabaya saat mendengar kabar tersebut.

“Waktu dengar kabar itu, rasanya seperti mimpi. Kami benar-benar merasa kehilangan sosok yang selama ini bersama kami dalam perjalanan partai,” ujarnya kepada selalu.id, Selasa (10/2/2026) malam.

Menurutnya, Cak Awi bukan hanya figur struktural di partai, tetapi juga tokoh yang hadir dalam keseharian kader. Ia dikenal sebagai pribadi yang sabar, terbuka, dan selalu memberi ruang bagi kader lain untuk berkembang.

“Di kepartaian, beliau sosok pengayom. Memberi kesempatan kepada kader-kader untuk tumbuh dan tampil berbuat baik. Itu yang selalu kami rasakan,” katanya.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini juga menuturkan, banyak keputusan penting di internal partai lahir dari diskusi bersama almarhum. Dalam setiap proses itu, Cak Awi dinilai selalu mengedepankan musyawarah dan kebersamaan.

“Kami sering berjalan bersama dalam suka dan duka, berdiskusi untuk mengambil kebijakan-kebijakan penting. Beliau itu penenang, sabar, dan bisa membuat suasana tetap teduh,” tutur Budi Leksono.

Dalam keseharian, Cak Awi juga dikenal sebagai pribadi yang hangat dan mudah diajak berdiskusi secara informal. Kedekatan itulah yang membuat banyak kader merasa kehilangan secara personal, bukan hanya secara organisasi.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

“Memang tidak ada manusia yang sempurna, tapi bagi kami beliau adalah sosok yang baik dan selalu berusaha menjaga kebersamaan,” jelasnya.

Bagi keluarga besar DPC PDI Perjuangan Surabaya, kepergian Cak Awi menjadi kehilangan besar. Sosoknya akan dikenang sebagai figur pemersatu yang menempatkan nilai kebersamaan dan pengayoman di atas segala perbedaan politik.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.