Rabu, 11 Feb 2026 00:35 WIB

Kepergian Adi Sutarwijono Bikin Kader Terpukul, PDIP Surabaya: Terasa Seperti Mimpi!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 10 Feb 2026 22:33 WIB
Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono. (Dok. Istimewa).
Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Kabar wafatnya Dominikus Adi Sutarwijono atau yang akrab disapa Cak Awi meninggalkan duka mendalam di tubuh DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya.

Para kader mengaku terpukul dan tak menyangka sosok yang selama ini menjadi pengayom partai itu pergi begitu cepat.

Baca Juga: Kabar Berpulangnya Adi Sutarwijono buat Gelombang Pentakziyah Padati Rumah Dinas

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, Budi Leksono, menggambarkan suasana duka yang dirasakan kader DPC PDIP Surabaya saat mendengar kabar tersebut.

“Waktu dengar kabar itu, rasanya seperti mimpi. Kami benar-benar merasa kehilangan sosok yang selama ini bersama kami dalam perjalanan partai,” ujarnya kepada selalu.id, Selasa (10/2/2026) malam.

Menurutnya, Cak Awi bukan hanya figur struktural di partai, tetapi juga tokoh yang hadir dalam keseharian kader. Ia dikenal sebagai pribadi yang sabar, terbuka, dan selalu memberi ruang bagi kader lain untuk berkembang.

“Di kepartaian, beliau sosok pengayom. Memberi kesempatan kepada kader-kader untuk tumbuh dan tampil berbuat baik. Itu yang selalu kami rasakan,” katanya.

Baca Juga: Adi Sutarwijono Tutup Usia, DPRD Surabaya Kehilangan Figur Bersahaja dan Pengayom

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini juga menuturkan, banyak keputusan penting di internal partai lahir dari diskusi bersama almarhum. Dalam setiap proses itu, Cak Awi dinilai selalu mengedepankan musyawarah dan kebersamaan.

“Kami sering berjalan bersama dalam suka dan duka, berdiskusi untuk mengambil kebijakan-kebijakan penting. Beliau itu penenang, sabar, dan bisa membuat suasana tetap teduh,” tutur Budi Leksono.

Dalam keseharian, Cak Awi juga dikenal sebagai pribadi yang hangat dan mudah diajak berdiskusi secara informal. Kedekatan itulah yang membuat banyak kader merasa kehilangan secara personal, bukan hanya secara organisasi.

Baca Juga: Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono Berpulang

“Memang tidak ada manusia yang sempurna, tapi bagi kami beliau adalah sosok yang baik dan selalu berusaha menjaga kebersamaan,” jelasnya.

Bagi keluarga besar DPC PDI Perjuangan Surabaya, kepergian Cak Awi menjadi kehilangan besar. Sosoknya akan dikenang sebagai figur pemersatu yang menempatkan nilai kebersamaan dan pengayoman di atas segala perbedaan politik.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Satpol PP Jember Segel Billboard Tak Berizin, Jalan Jawa Jadi Sorotan Utama

"Tindakan ini dilakukan demi menjaga ketertiban umum dan kelestarian lingkungan," tegas Kasatpol PP Jember, Bambang Rudiyanto.

Mengenal Sepatu Aveka, Pemenang Shopee Jagoan UMKM asal Mojokerto

Usaha milik Muhammad Nurfuat ini mulai dirintis sejak tahun 2018. Pria asal Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan ini merupakan guru ponpes kawasan Nganjuk.

45 Ribu Peserta PBI JKN Surabaya Dinonaktifkan, Berikut Penjelasan Dinkes

Penonaktifan tersebut merupakan bagian dari proses pembaruan data oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

Kata Fathoni soal Wacana Adela Kanasya Gantikan Adies Kadies: Bukan Dinasti Politik!

Menurut Fathoni, posisi tersebut murni ditentukan berdasarkan perolehan suara sah dalam pemilu 2024, yang mana Adela meraih suara terbanyak kedua.

Potret 25 Terdakwa Kasus Pesta Gay Surabaya saat Jalani Sidang Perdana

Dalam kasus ini, total ada 34 terdakwa yang terbagi dalam beberapa berkas perkara. Sebanyak 25 terdakwa yang disidangkan lebih dulu.

Pemkot Surabaya Seleksi Ketat Penerima Bantuan Rutilahu 2026, Berikut yang Jadi Prioritas

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyampaikan, pengetatan kriteria dilakukan agar bantuan sosial benar-benar diterima warga yang paling membutuhkan.