Kepergian Adi Sutarwijono Bikin Kader Terpukul, PDIP Surabaya: Terasa Seperti Mimpi!
- Penulis : Ade Resty
- | Selasa, 10 Feb 2026 22:33 WIB
selalu.id - Kabar wafatnya Dominikus Adi Sutarwijono atau yang akrab disapa Cak Awi meninggalkan duka mendalam di tubuh DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya.
Para kader mengaku terpukul dan tak menyangka sosok yang selama ini menjadi pengayom partai itu pergi begitu cepat.
Baca Juga: Kabar Berpulangnya Adi Sutarwijono buat Gelombang Pentakziyah Padati Rumah Dinas
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, Budi Leksono, menggambarkan suasana duka yang dirasakan kader DPC PDIP Surabaya saat mendengar kabar tersebut.
“Waktu dengar kabar itu, rasanya seperti mimpi. Kami benar-benar merasa kehilangan sosok yang selama ini bersama kami dalam perjalanan partai,” ujarnya kepada selalu.id, Selasa (10/2/2026) malam.
Menurutnya, Cak Awi bukan hanya figur struktural di partai, tetapi juga tokoh yang hadir dalam keseharian kader. Ia dikenal sebagai pribadi yang sabar, terbuka, dan selalu memberi ruang bagi kader lain untuk berkembang.
“Di kepartaian, beliau sosok pengayom. Memberi kesempatan kepada kader-kader untuk tumbuh dan tampil berbuat baik. Itu yang selalu kami rasakan,” katanya.
Baca Juga: Adi Sutarwijono Tutup Usia, DPRD Surabaya Kehilangan Figur Bersahaja dan Pengayom
Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini juga menuturkan, banyak keputusan penting di internal partai lahir dari diskusi bersama almarhum. Dalam setiap proses itu, Cak Awi dinilai selalu mengedepankan musyawarah dan kebersamaan.
“Kami sering berjalan bersama dalam suka dan duka, berdiskusi untuk mengambil kebijakan-kebijakan penting. Beliau itu penenang, sabar, dan bisa membuat suasana tetap teduh,” tutur Budi Leksono.
Dalam keseharian, Cak Awi juga dikenal sebagai pribadi yang hangat dan mudah diajak berdiskusi secara informal. Kedekatan itulah yang membuat banyak kader merasa kehilangan secara personal, bukan hanya secara organisasi.
Baca Juga: Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono Berpulang
“Memang tidak ada manusia yang sempurna, tapi bagi kami beliau adalah sosok yang baik dan selalu berusaha menjaga kebersamaan,” jelasnya.
Bagi keluarga besar DPC PDI Perjuangan Surabaya, kepergian Cak Awi menjadi kehilangan besar. Sosoknya akan dikenang sebagai figur pemersatu yang menempatkan nilai kebersamaan dan pengayoman di atas segala perbedaan politik.
Editor : Zein Muhammad