Jumat, 04 Sep 2026 13:47 WIB

Kepergian Adi Sutarwijono Bikin Kader Terpukul, PDIP Surabaya: Terasa Seperti Mimpi!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 10 Feb 2026 22:33 WIB
Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono. (Dok. Istimewa).
Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Kabar wafatnya Dominikus Adi Sutarwijono atau yang akrab disapa Cak Awi meninggalkan duka mendalam di tubuh DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya.

Para kader mengaku terpukul dan tak menyangka sosok yang selama ini menjadi pengayom partai itu pergi begitu cepat.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, Budi Leksono, menggambarkan suasana duka yang dirasakan kader DPC PDIP Surabaya saat mendengar kabar tersebut.

“Waktu dengar kabar itu, rasanya seperti mimpi. Kami benar-benar merasa kehilangan sosok yang selama ini bersama kami dalam perjalanan partai,” ujarnya kepada selalu.id, Selasa (10/2/2026) malam.

Menurutnya, Cak Awi bukan hanya figur struktural di partai, tetapi juga tokoh yang hadir dalam keseharian kader. Ia dikenal sebagai pribadi yang sabar, terbuka, dan selalu memberi ruang bagi kader lain untuk berkembang.

“Di kepartaian, beliau sosok pengayom. Memberi kesempatan kepada kader-kader untuk tumbuh dan tampil berbuat baik. Itu yang selalu kami rasakan,” katanya.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini juga menuturkan, banyak keputusan penting di internal partai lahir dari diskusi bersama almarhum. Dalam setiap proses itu, Cak Awi dinilai selalu mengedepankan musyawarah dan kebersamaan.

“Kami sering berjalan bersama dalam suka dan duka, berdiskusi untuk mengambil kebijakan-kebijakan penting. Beliau itu penenang, sabar, dan bisa membuat suasana tetap teduh,” tutur Budi Leksono.

Dalam keseharian, Cak Awi juga dikenal sebagai pribadi yang hangat dan mudah diajak berdiskusi secara informal. Kedekatan itulah yang membuat banyak kader merasa kehilangan secara personal, bukan hanya secara organisasi.

Baca Juga: Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

“Memang tidak ada manusia yang sempurna, tapi bagi kami beliau adalah sosok yang baik dan selalu berusaha menjaga kebersamaan,” jelasnya.

Bagi keluarga besar DPC PDI Perjuangan Surabaya, kepergian Cak Awi menjadi kehilangan besar. Sosoknya akan dikenang sebagai figur pemersatu yang menempatkan nilai kebersamaan dan pengayoman di atas segala perbedaan politik.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.

Cerita Pemuda Lamongan Sulap Kamar di Sambikerep Surabaya jadi Gudang Transit Sabu

Kini, langkah BN terhenti. Pemuda Lamongan itu harus menukar kamar kontrakannya di Sambikerep dengan dinginnya sel tahanan Polrestabes Surabaya.

Taman Dayu Rayakan Anniversary Lewat Turnamen Golf Bernuansa Bali

General Manager Taman Dayu Golf Club & Resort Brendan Sentosa mengatakan perayaan anniversary ini menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada komunitas.

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.