Selasa, 21 Jul 2026 20:13 WIB

Luapan Air Rendam Rel di Grobogan, Sejumlah KA Jarak Jauh Terlambat dan Dialihkan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 16 Feb 2026 15:10 WIB
Suasana Penumpang di Stasiun Pasar Turi. (Dok. Daop 8 Surabaya).
Suasana Penumpang di Stasiun Pasar Turi. (Dok. Daop 8 Surabaya).

selalu.id - Luapan air menggenangi jalur rel di dua titik jembatan pada lintas antara Stasiun Gubug–Tegowanu hingga Tegowanu–Brumbung, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Senin (16/2/2026).

Akibatnya, sejumlah kereta api jarak jauh mengalami keterlambatan dan harus dialihkan perjalanannya, termasuk tujuan Surabaya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

informasi yang dihimpun selalu.id, genangan itu terjadi di Jembatan 46 KM 21+9/0 pada petak Tegowanu–Brumbung serta Jembatan 59 KM 27+9/0 pada petak Gubug–Tegowanu.

Manager Humas Daop 8 Surabaya dari PT Kereta Api Indonesia, Mahendro Trang Bawono, mengatakan jalur sempat tidak dapat dilalui secara normal karena genangan air di sekitar konstruksi jembatan.

“Keselamatan dan keamanan perjalanan menjadi prioritas utama. Setelah dilakukan penanganan dan pemeriksaan menyeluruh, jalur sudah dapat dilalui kembali dengan kecepatan terbatas sebagai langkah mitigasi,” jelasnya.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Selama proses penanganan, sejumlah kereta dialihkan melalui lintas Brumbung–Gundih–Gambringan.

Pengalihan itu berdampak pada keterlambatan waktu kedatangan beberapa perjalanan, di antaranya KA Argo Anjasmoro relasi Gambir–Surabaya Pasarturi, KA Gumarang relasi Pasar Senen–Surabaya Pasarturi, KA Jayabaya relasi Pasar Senen–Surabaya Pasarturi–Malang, serta KA Harina relasi Bandung–Surabaya Pasarturi.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Petugas prasarana disebut masih melakukan pemantauan berkala di lokasi hingga kondisi infrastruktur dinyatakan stabil sepenuhnya.

"Kami mengimbau bagi calon penumpang untuk memantau informasi resmi dan menyesuaikan rencana perjalanan dengan potensi keterlambatan," kata Mahendro.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.