Kamis, 22 Okt 2026 05:27 WIB

Ingin Nikmati Hidangan Khas 7 Negara saat Buka Puasa? Tempat di Surabaya Ini Bisa Jadi Pilihan

Salah satu menu buka puasa di Hotel Harris Bundaran Satelit Surabaya. (Dok. Hotel Harris Surabaya).
Salah satu menu buka puasa di Hotel Harris Bundaran Satelit Surabaya. (Dok. Hotel Harris Surabaya).

selalu.id - Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriyah, HARRIS Hotel & Conventions Bundaran Satelit Surabaya kembali manjakan pecinta kuliner dengan menghadirkan malam iftar Istimewa bertemakan “The Journey of 7 Iftar”.

Promo berbuka puasa “The Journey of 7 Iftar’ yang akan di buka mulai 19 Februari hingga 19 Maret 2026 tersebut, akan menyajikan hidangan khas 7 Negara yaitu Timur Tengah, Indonesia, Malaysia, Singapura, Cina, Jepang dan Korea.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Daniyal Faqih, Marketing & Brand Manager HARRIS Hotel & Conventions Bundaran Satelit mengatakan, promo buka puasa tersebut terinspirasi dari 7 negara yang cocok untuk menjadi hidangan acara berbuka puasa bersama keluarga hingga corporate gathering.

“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik, mulai dari kualitas makanan, variasi dari sajian hidangan hingga pengalaman saat menikmati hidangan tersebut,” kata Daniyal dalam keterangannya, Senin (16/2/2026).

Komitmen tersebut, akan ditunjukkan dengan menghadirkan guest activity yang menarik, yang tidak akan di dapatkan ketika menikmati bukber bersama keluarga, sahabat maupun rekan kerja saat berada di hotel lain.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

“Kami juga menghadirkan berbagai Family Activity interaktif yang seru mulai dari Magician, Children Drawing Class, Soccer Table hingga Lucky Draw, sehingga anak-anak dapat mengikuti kegiatan dan orang tua dapat menikmati hidangan yang disajikan,” jelasnya.

Hanya dengan budget senilai Rp238,000 per orang, tamu bisa menikmati hidangan berbuka puasa sepuasnya mulai dari ta’jil, hidangan pembuka hingga penutup. Menariknya, tamu juga bisa mendapatkan promo “Beli 4 Dapat 5”.

Sedangkan, menu spesial yang diangkat untuk hidangan berbuka puasa dari berbagai negara pun beragam mulai dari Djaj Mashwi, Tandori Chicken, Beef Tagine, Chicken Charsiu, Kungpao Chicken, Dimsum, Sushi, Ramen, Bebek Guling Bumbu Kuning, Nasi Padang, Nasi Madura, Pasta Station, Laksa Singapore, Martabak Mesir, Masala Tea dan berbagai hidangan khas lainnya.

Baca Juga: Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

Temukan pengalaman momen Ramadan yang berkesan dengan makan malam iftar bersama keluarga dan kerabat.

“Yuk, ajak keluarga, sahabat dan rekan kerja kamu untuk menikmati keseruan dan kehangatan buka puasa dengan menu 7 negara hanya di HARRIS Hotel & Conventions Bundaran Satelit Surabaya,” kata Daniyal.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).