Kamis, 04 Jun 2026 07:12 WIB

7 Koper Turis Thailand Dicuri saat Liburan ke Gunung Bromo

  • Penulis : Inung
  • | Senin, 16 Feb 2026 14:48 WIB
Rombongan turis Thailand saat mencari kopernya melalui GPS. (Dok. Tangkapan layar/Ist).
Rombongan turis Thailand saat mencari kopernya melalui GPS. (Dok. Tangkapan layar/Ist).

selalu.id - Wisatawan asal Thailand menjadi korban pencurian saat berlibur ke wisata Gunung Bromo, Jawa Timur. Tujuh koper dilaporkan hilang.

Informasi yang diperoleh selalu.id, pencurian itu terjadi saat rombongan turis asal Thailand sedang parkir di pendopo Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Minggu (15/02/2026).

Baca Juga: Pria di Probolinggo jadi Korban Begal, Satu Motor Matik Raib 

‎Tujuh koper milik turis asal Thailand tersebut berisi berbagai barang berharga senilai puluhan juta rupiah.

Jhonni, agen travel yang mengantar rombongan wisatawan Thailand mengatakan, kejadian bermula ketika rombongan diantar menuju Bromo menggunakan minibus Toyota Hiace.

Seluruh koper disimpan di dalam kendaraan yang diparkir di area pendopo pemberhentian bus. Sopir dan wisatawan turun sejenak, sementara mobil dalam kondisi terkunci.

‎‎Namun saat kembali, ada kejanggalan. Pintu mobil yang sebelumnya terkunci terasa sulit dibuka.

‎‎“Saat dibuka, kondisi di dalam sudah berantakan. Koper yang semula tersusun rapi sudah acak-acakan. Setelah dicek, ada tujuh koper yang hilang,” ungkapnya, Senin (16/02/2026).

‎Menurut Jhonni, ‎saat itu para turis sempat menuding pihak travel sebagai pelaku karena tidak ada tanda kerusakan mencolok di kendaraan. Tak berselang lama, salah satu koper terlacak melalui GPS.

‎“Titik terakhir terdeteksi di Jalan Bogowonto, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo,” jelasnya.

Baca Juga: Yadnya Kasada Suku Tengger Semeru Lahirkan Tiga Dukun Pandita Baru

‎Berbekal sinyal tersebut, Jhonni bersama rombongan langsung menuju lokasi. Mereka tak berani bertindak sendiri dan segera meminta bantuan polisi.

Sejumlah anggota buser dari Polres Probolinggo turun ke lokasi dan melakukan penggeledahan di salah satu rumah warga yang dicurigai.

‎Namun hingga kini, koper-koper tersebut belum ditemukan. Sinyal GPS pun disebut menghilang.

‎‎Ironisnya, salah satu koper yang hilang berisi paspor milik wisatawan.

Baca Juga: Yadnya Kasada 2026, 10 Tokoh Probolinggo jadi Warga Kehormatan Suku Tengger

Kondisi ini membuat rombongan harus bergegas membuat laporan kehilangan di mapolres demi mengurus dokumen kepulangan ke Thailand.

‎Barang berharga yang ada di dalam koper tersebut barupa kamera, tablet, iPhone, pakaian, serta barang pribadi lainnya. Nilai kerugian diperkirakan puluhan juta rupiah.

‎‎Kasus ini menjadi sorotan serius, mengingat peristiwa terjadi di jalur wisata menuju Gunung Bromo yang selama ini menjadi andalan kunjungan wisatawan mancanegara.

Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memburu pelaku dan mengungkap modus pencurian tersebut.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.