Kamis, 17 Sep 2026 14:46 WIB

Bupati Fawait Komitmen Tekan Kemiskinan di Jember, Berikut Targetnya

Bupati Jember Muhammad Fawait saat gaungkan pengentasan kemiskinan di Balai Desa Cangkring. (Dok. Pemkab Jember).
Bupati Jember Muhammad Fawait saat gaungkan pengentasan kemiskinan di Balai Desa Cangkring. (Dok. Pemkab Jember).

selalu.id - Balai Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah, menjadi saksi dimulainya babak baru upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Jember.

Di hadapan warga dan jajaran pemerintah pusat, Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan komitmennya menurunkan angka kemiskinan secara drastis dalam lima tahun ke depan.

Baca Juga: Sekolah Lansia Tangguh di Jember Dorong Lansia Sehat, Mandiri dan Berdaya

Didampingi Wakil Ketua Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Iwan Sumule, Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu menyampaikan bahwa persoalan kemiskinan tidak bisa ditangani secara parsial.

“Ini bukan kerja satu pihak. Kita butuh sinergi nyata antara pusat dan daerah. Hari ini adalah langkah awal gerakan bersama,” jelasnya, Jumat (13/2/2026).

Gus Fawait mengatakan bahwa kemiskinan di Jember banyak terkonsentrasi di wilayah perdesaan, terutama di kawasan pinggir hutan, perkebunan, dan pesisir.

Kondisi tersebut menuntut kebijakan yang lebih spesifik dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat.

Menurutnya, pengentasan kemiskinan bukan sekadar program bantuan, melainkan proses panjang membangun kemandirian.

Baca Juga: Puskesmas Umbulsari Jember Sabet Juara I Seva Paramahita Award 2026

“Ini bukan sulap yang selesai semalam. Tapi dengan komitmen dan kerja bersama, lima tahun ke depan kita harus melihat perubahan nyata,” tegasnya.

Dengan Komitmen ini, diwujudkan melalui berbagai program: penyaluran 200 paket Gemarikan untuk pemenuhan gizi keluarga, bantuan sembako dan santunan tunai, hingga distribusi sembako di Kampung Zakat.

Pemerintah daerah juga menghidupkan kembali PBI JKN, memperbaiki atap rumah warga melalui Program Genting, membangun sanitasi lewat Jambanisasi, serta mendukung pendidikan anak yatim dengan pemberian tablet.

Tak hanya itu, warga tunanetra menerima bantuan Kacamata Pintar, dan para lanjut usia mendapatkan perhatian khusus melalui Program Lansia Berdaya.

Baca Juga: Tok! P-APBD Jember 2026 Disahkan, Anggaran Revitalisasi Sekolah Naik Lebih dari 100 Persen

Sementara Wakil Ketua BP Taskin, Iwan Sumule menegaskan bahwa Jember menjadi salah satu prioritas nasional dalam percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem.

"Program ini tidak boleh bersifat sementara. Harus berkelanjutan dan terintegrasi. Kolaborasi adalah kunci agar kesejahteraan benar-benar dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap dari desa, sinergi itu dimulai. Dengan harapan, dalam lima tahun mendatang, Jember tidak lagi dikenal sebagai daerah dengan angka kemiskinan tinggi, melainkan sebagai contoh keberhasilan kolaborasi pusat dan daerah dalam membangun kesejahteraan rakyat.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Sabet Jamsostek Award Jatim, Sidoarjo Siapkan Program Satu ASN Lindungi Pekerja Rentan

Melalui program ini, setiap ASN didorong untuk membantu mendaftarkan satu pekerja rentan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Demo UINSA: Mahasiswa Usir Aparat, Tuntut Rektor Mundur

"Keluar! Kalian tidak berhak masuk di ranah sipil," teriak mahasiswa.

Pengelolaan Program dan Anggaran 2027, Begini Pesan Menteri Haji dan Umrah

Tantangan yang dihadapi pada tahun 2027 diperkirakan semakin kompleks, terlebih dalam situasi perekonomian global yang masih menghadapi berbagai tekanan.

Gas Muncul dari Sumur di Sumenep, DPRD Jatim Minta ESDM Pantau Potensi Bahaya

Fenomena tersebut tidak boleh hanya dilihat dari sisi potensi sumber daya alam.

Pedagang Tanjung Sari Cemas dan Pertanyakan Jam Operasional Tak Merata ke Satpol PP Surabaya

Petugas datang berulang kali dalam sehari untuk melakukan pemantauan dan dokumentasi.

Kecelakaan Dua Motor di Mojokerto, Satu Pemotor asal Jombang Tewas

Polisi masih menyelidiki kronologi lengkap dan penyebab pasti tabrakan dua sepeda motor tersebut.