Minggu, 18 Okt 2026 21:09 WIB

Gen Z Surabaya Curhat ke DPRD, Tagih Anggaran Rp47 M Program Intervensi Segera Direalisasikan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 13 Feb 2026 10:56 WIB
Anggota Komisi A DPRD Surabaya Cahyo Siswo Utomo saat reses di Kecamatan Sawahan, Surabaya. (Dok. DPRD Surabaya).
Anggota Komisi A DPRD Surabaya Cahyo Siswo Utomo saat reses di Kecamatan Sawahan, Surabaya. (Dok. DPRD Surabaya).

selalu.id - Aspirasi generasi muda atau Gen Z mendominasi reses anggota Komisi A DPRD Surabaya, Cahyo Siswo Utomo di Kelurahan Pakis, Kecamatan Sawahan, Kamis (12/2/2026) malam.

Dalam pertemuan bersama Karang Taruna dan organisasi kepemudaan, para pemuda meminta perhatian lebih dari Pemkot Surabaya, terutama soal realisasi program intervensi pemuda yang telah dianggarkan dalam APBD 2026.

Baca Juga: Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

Cahyo mengungkapkan, DPRD bersama Pemerintah Kota telah menyepakati anggaran sekitar Rp47 miliar untuk program penguatan pemuda berbasis RW. Setiap RW direncanakan mendapat alokasi sekitar Rp35 juta.

“Ini anggaran baru. Kita apresiasi Pemkot Surabaya sudah mengalokasikan anggaran khusus untuk pemuda. Harapannya segera direalisasikan agar tujuannya tercapai, yakni mengurangi pengangguran terbuka dan kemiskinan di kalangan anak muda,” kata Cahyo.

Dalam reses tersebut, Karang Taruna Sawahan menyampaikan sejumlah kebutuhan riil di lapangan. Mulai dari kekurangan tenaga pengajar untuk kegiatan belajar bahasa Inggris bagi siswa SD dan SMP, hingga keterbatasan sarana prasarana untuk aktivitas kreatif seperti fotografi dan produksi media.

“Ada yang sudah aktif mengajar anak-anak, tapi kekurangan guru. Ada juga kegiatan fotografi dan media yang butuh kamera dan peralatan pendukung. Mereka ingin ada atensi lebih dari pemerintah,” jelasnya.

Menurut Cahyo, hingga kini payung hukum berupa Peraturan Wali Kota (Perwali) dan petunjuk teknis (juknis) program tersebut masih dalam proses penyusunan oleh eksekutif. Ia berharap regulasi segera rampung agar program tidak molor.

“Kalau melihat hitungan waktu, idealnya Maret sudah mulai jalan. Puncaknya bisa di Oktober, bertepatan dengan momentum Sumpah Pemuda. Jangan sampai efektifnya hanya tujuh bulan karena terlambat mulai,” tegas Cahyo.

Politisi PKS ini menjelaskan, sasaran program adalah pemuda sesuai rentang usia Gen Z yang terlibat dalam organisasi, baik Karang Taruna, remaja masjid, maupun komunitas kepemudaan lainnya.

Baca Juga: Kikis Stigma Sarang Narkoba, Pemkot Surabaya Siap Sulap Jalan Kunti jadi Kampung Bersinar

Namun hingga kini, DPRD belum melakukan sosialisasi karena regulasi teknis belum selesai.

“DPRD posisinya pengawas. Eksekutornya tetap pemerintah kota. Maka yang penting sekarang payung hukumnya selesai dulu,” papar Cahyo.

Selain program penguatan pemuda, isu pendidikan juga mengemuka dalam reses tersebut. Cahyo menyinggung perubahan kebijakan beasiswa Pemuda Tangguh, baik untuk SMA/SMK maupun perguruan tinggi.

Untuk mahasiswa, besaran bantuan kini rata Rp2,5 juta, yang dinilai belum menutup seluruh Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Baca Juga: Satpol PP Ancam Razia Warung Remang Bandel di Surabaya, RT-RW Wajib Catat

Sementara untuk siswa SMA/SMK swasta, bantuan naik menjadi Rp350 ribu per bulan dan disalurkan langsung ke sekolah. Sedangkan siswa sekolah negeri hanya menerima bantuan seragam.

“Ada perubahan kebijakan, tentu perlu proses adaptasi. Komunikasi dengan kampus juga harus jelas agar mahasiswa tidak terbebani selisih UKT,” katanya.

Cahyo menegaskan, semangat program ini adalah menyiapkan Gen Z sebagai pemimpin masa depan Surabaya.

“Pemuda hari ini adalah pemimpin esok. Kalau mereka kita siapkan dengan baik, insyaallah Surabaya ke depan juga lebih baik,” pungkas dia.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.

Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI, Kader GMD Jatim Bersih-bersih Pantai dan Bagikan Sembako di Probolinggo

Para kader berharap nilai gotong royong dan kesadaran menjaga kebersihan kawasan pesisir dapat terus diperkuat oleh masyarakat lokal secara berkelanjutan.

Bawa Kukis Black ke PRJ Surabaya 2026, Kokola Tawarkan Promo Serba Rp10 Ribu hingga Emas

Fian berharap PRJ Surabaya terus berlangsung dan semakin berkembang. Area festival bisa diperluas dan melibatkan para UMKM.