Jumat, 06 Nov 2026 01:11 WIB

Arus Truk Peti Kemas di TPK Kupang Kembali Lancar

Foto: Aktivitas bongkar muat Terminal Peti Kemas Kupang kembali lancar
Foto: Aktivitas bongkar muat Terminal Peti Kemas Kupang kembali lancar

selalu.id – Aktivitas pergerakan truk pengangkut peti kemas yang akan masuk maupun keluar dari TPK Kupang kembali lancar. Dari pantauan langsung di lapangan, tidak terdapat antrean truk yang menumpuk untuk menunggu pelayanan receiving (pengiriman peti kemas dari luar ke dalam terminal) maupun pelayanan delivery (pengiriman peti kemas keluar dari terminal). 

 

Baca Juga: Arus Peti Kemas Tumbuh 10,65 Persen, TPK Merauke Perkuat Sinergi Stakeholder Pelabuhan

Terminal Head TPK Kupang Andhik Kristianto mengatakan aktivitas bongkar muat di area lapangan penumpukan sudah kembali normal. Saat ini empat dari lima alat jenis rubber tyred gantry (RTG) crane di TPK Kupang beroperasi normal untuk melayani kegiatan bongkar muat peti kemas.

 

“Sudah normal sejak tanggal 15 Januari 2026 yang lalu, saat ini ada empat unit RTG crane dan dua unit reach stacker (RS) yang siap melakukan pelayanan peti kemas di lapangan penumpukan,” jelas Andhik, Kamis (22/1).

 

Lebih lanjut, Andhik menyebut pihaknya juga melakukan pengaturan operasional untuk mendukung layanan yang lebih baik. Kesiapan operator alat, perencanaan kegiatan bongkar muat kapal, pengaturan receiving dan delivery menjadi pendukung dalam pemulihan kegiatan pelayanan peti kemas di TPK Kupang.

 

Manajemen PT Pelindo Terminal Petikemas juga berkomitmen untuk menjaga stabilitas layanan di TPK Kupang melalui kesiapan alat bongkar muat. Perseroan merencanakan penambahan alat RTG crane pada rentang waktu 2026 s.d. 2027. Rencana tersebut telah disampaikan pada saat pertemuan antara manajemen perusahaan dengan Gubernur NTT beberapa waktu lalu.

 

Baca Juga: Terminal Peti Kemas Merauke Perkuat Lingkungan Kerja Bebas Narkoba

“TPK Kupang tidak pernah berhenti atau stop operasi, kegiatan pelayanan peti kemas terus berlangsung 24 jam non stop tujuh hari seminggu, kami memohon maaf atas kendala yang terjadi beberapa waktu yang lalu,” seru Andhik.

 

Pengemudi truk peti kemas Victor Kebo menyebut saat ini layanan di TPK Kupang sudah membaik. Menurutnya tidak ada lagi antrian ekstrem seperti yang terjadi beberapa waktu lalu. Pada tanggal 7 Januari 2026 lalu, Victor sempat merasakan macet dan menunggu hingga sembilan jam untuk menunggu muatan delivery.

 

“Harapan kami tidak ada lagi kendala peralatan, sehingga kami para pengemudi juga nyaman dalam bekerja,” katanya.

Baca Juga: Tingkatkan Layanan di Kalteng, TPK Bagendang Perkuat Operasional dan Budaya K3

 

Pengemudi lainnya James Phila Ndilu sempat menunggu sejak pukul 13:00 WITA s.d. 23:00 WITA saat kendala alat terjadi di TPK Kupang. Dia menyebut operator yang bertugas sangat membantu untuk mengatur kelancaran operasional di lapangan. Pihaknya menaruh harapan agar kendala serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari.

 

“Kondisi sekarang hanya butuh waktu 30 menit mulai dari datang (gate in) hingga truk keluar membawa peti kemas (gate out),” tukasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gunung Bromo Erupsi, Warga dan Wisatawan Diminta Waspada

Tinggi kolom abu erupsi sekitar 500 M di atas puncak atau sekitar 2.829 M di atas permukaan laut (Mdpl). Warga dan wisatawan diminta waspada.

HP Luncurkan Laptop AI PC Daya Tinggi, Berikut Harga dan Spesifikasinya

Perangkat ini menjawab tingginya kebutuhan masyarakat akan laptop yang tidak hanya bertenaga, tetapi juga mendukung gaya hidup dan estetika visual modern.

Kemnaker Salurkan BSU Rp900 Ribu Mulai November 2026, Ini Syarat Lengkap Penerimanya

Kemnaker mengimbau seluruh pihak pemberi kerja untuk melaporkan data upah dan kepesertaan pekerja secara jujur dan akurat.

Polda Jatim Tetapkan MCL Tersangka Penipuan Arisan Meow Rp4 Miliar

Penetapan tersangka tersebut dilakukan usai penyidik menggelar perkara serta serangkaian pemeriksaan intensif.

DPRD Jatim Desak Aplikasi Majadigi Benar-benar Bermanfaat, Bisa Contoh Sapawarga dan JAKI

Selain itu, aplikasi harus dirancang sederhana dan mudah digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga desa dan lansia.

Langkah Sigap Bupati Nganjuk Marhaen Tangani Data Kemiskinan Warganya yang Tak Sesuai

Program ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga zakat dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan.