Senin, 03 Agu 2026 19:51 WIB

Komitmen pada K3 Perkantoran, SIER Raih Penghargaan Mitra Bakti Husada 2025 dari Kemenkes

selalu.id - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) yang merupakan anggota Holding BUMN Danareksa kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Kali ini penghargaan itu datang dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, yang memberikan penghargaan Mitra Bhakti Husada 2025 dalam Kategori Perlindungan Kesehatan Pekerja Perkantoran.

 

Baca Juga: SIER Dukung Pemkot Surabaya Percepat Penurunan Stunting dengan Bantu Pemenuhan Gizi Balita

Penghargaan Mitra Bhakti Husana 2025 ini diberikan Kemenkes kepada perusahaan dan perkantoran, yang dinilai konsisten menerapkan standar kesehatan kerja secara baik dan berkelanjutan. Pemberian penghargaan dilakukan di Balai Kartini, Jakarta.

 

Plt Direktur Utama yang juga menjabat Direktur Keuangan, Administrasi dan Manajemen Risiko PT SIER, Rizka Syafittri Siregar, menyatakan bahwa penghargaan tersebut merupaka wujud konsistensi atas komitmen SIER dalam menghadirkan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan nyaman bagi seluruh pekerja. Ini penghargaan pertama dalam bidang K3 dalam skala nasional.

 

“Keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari capaian produktivitas, tetapi juga dari sejauh mana perusahaan mampu melindungi keselamatan dan kesehatan insan di dalamnya. Karena itu, pencapaian ini menjadi dorongan bagi SIER untuk terus berinovasi, memperkuat kolaborasi, dan meningkatkan standar K3 di setiap lini aktivitas perusahaan,” tutur Rizka.

 

Rizka menyampaikan apresiasi kepada Unit K3 SIER serta Divisi Jasa Penunjang selaku pengelola Gedung Wisma SIER yang selama ini menjaga konsistensi penerapan K3 perkantoran. 

Baca Juga: Komitmen Lestarikan Lingkungan, SIER Gelar Mangrove Eco Run 3.0

 

Capaian membanggakan SIER ini diraih melalui proses panjang dan berjenjang. Perjalanan SIER dimulai ketika Dinas Kesehatan Kota Surabaya mengundang sekitar 40 perusahaan untuk mengikuti penilaian K3 Perkantoran tingkat kota. 

 

Dari proses verifikasi tersebut, SIER dinilai memenuhi kriteria. Penghargaan tingkat kota kemudian diserahkan langsung oleh Wali Kota Surabaya pada 10 November 2025 bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan. 

Baca Juga: SIER Perkuat Sinergi dengan Pemkot Surabaya, Dorong Riset dan Inovasi untuk Keberlanjutan Ekosistem Lingkungan

 

Setelah lolos di tingkat kota, SIER melanjutkan kompetisi ke tingkat provinsi. Pada 8 Oktober 2025, bersama dua perusahaan lain, SIER mewakili Kota Surabaya dalam verifikasi yang dilakukan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dan dinyatakan lolos mewakili kota. Penghargaan provinsi diberikan pada 3 Desember 2025 lalu.

 

Kemudian SIER kembali mengikuti verifikasi dokumen mewakili Jawa Timur bersama dinas kesehatan salah satu kota di Jatim. Pada tahap ini, SIER dinilai lebih unggul dan berhasil meraih penghargaan Upaya Kesehatan Kerja Kategori Perlindungan Kesehatan Pekerja Perkantoran, yang kemudian dikukuhkan melalui penganugerahan Mitra Bakti Husada 2025 oleh Kemenkes.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gagal Cari Cuan Pascabebas, Pengedar Sabu di Surabaya Kembali Masuk Bui

Kini, Satresnarkoba Polrestabes Surabaya tengah memburu sosok pemasok utama berinisial ND yang disinyalir sebagai penyuplai belasan poket sabu tersebut.

Lima Jenazah Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II Berhasil Diidentifikasi

Wahono menyampaikan proses identifikasi masih terus berlangsung.

Jelang HUT RI, DPRD Surabaya Soroti Minimnya Bendera Merah Putih di Pertokoan

Komunitas Kami Anak Negeri yang menyampaikan aspirasi terkait rendahnya tingkat pemasangan bendera di sejumlah wilayah Kota Pahlawan.

Pemkab Sidoarjo Ratakan 21 Lapak di Eks Lokalisasi Krengseng, Penataan Kawasan Berlanjut

Sebelum penertiban dilaksanakan, pemerintah telah menempuh sejumlah langkah persuasif.

Pisah Sambut Kapolres Jember, Gus Fawait: Keamanan jadi Fondasi Pertumbuhan Ekonomi

Kepada AKBP Alaiddin, Gus Fawait menyampaikan ucapan selamat datang.

Penipuan Emas Online Beroperasi dari Dalam Lapas, Kerugian Capai Rp3,7 Miliar

Hingga saat ini, penyelidikan memperkirakan sedikitnya terdapat lima korban di wilayah Jawa Timur.