Kamis, 23 Jul 2026 15:40 WIB

Diduga Lakukan Framing, Armuji Dilaporkan Ormas Madas ke DPRD Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 05 Jan 2026 17:31 WIB
Ormas Madas laporkan Wawali Armuji ke DPRD Surabaya
Ormas Madas laporkan Wawali Armuji ke DPRD Surabaya

selalu.id - Organisasi kemasyarakatan Madura Asli Sedarah (Madas) melaporkan Wakil Wali Kota Surabaya Armuji ke DPRD Kota Surabaya, Senin (5/1/2026).

Laporan tersebut disampaikan menyusul polemik dugaan persekusi terhadap nenek Elina yang belakangan ramai di media sosial.

Baca Juga: 75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Ketua Madas Mohammad Taufik menyebut laporan itu ditempuh karena pihaknya menilai DPRD masih menjadi saluran aspirasi yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Kami menyampaikan pengaduan dan beberapa permintaan ke DPRD, karena kami yakin DPRD Surabaya masih tegak lurus pada kepentingan rakyat,” ujar Taufik, yang akrab disapa Bung Taufik.

Ia menjelaskan, laporan terhadap Armuji yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya itu berkaitan dengan framing di ruang publik yang dinilai menyudutkan Ormas Madas dalam kasus nenek Elina.

“Beberapa hari terakhir muncul kegaduhan di masyarakat dan media sosial. Ada framing terkait pengusiran dan pembongkaran rumah nenek Elina yang kami nilai tidak benar,” katanya.

Taufik menduga, framing tersebut bersumber dari konten Armuji yang seolah mengaitkan Ormas Madas dengan dugaan persekusi tersebut.

Baca Juga: Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

“Ada framing yang kami duga dilakukan Wakil Wali Kota Surabaya, seolah-olah Madas yang melakukan tindakan itu,” tegasnya.

Padahal, lanjut dia, berdasarkan berita acara pemeriksaan (BAP) kepolisian, tidak ditemukan keterlibatan Ormas Madas dalam peristiwa tersebut.

“Dalam BAP sudah jelas, orang-orang yang diamankan kepolisian tidak ada kaitannya dengan Ormas Madas,” ujarnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Atas dasar itu, Madas meminta DPRD Surabaya memanggil Armuji untuk memberikan klarifikasi secara terbuka agar persoalan tidak berkembang menjadi stigma negatif.

Menurut Bung Taufik, framing yang beredar telah mencoreng nama organisasi sekaligus berdampak pada citra kesukuan Madura secara luas.

“Kami merasa sangat dirugikan. Seolah-olah Ormas Madas dan kesukuan Madura dicitrakan arogan dan premanisme, padahal itu tidak benar,” pungkasnya.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Ada yang Tidak Konsisten, Tapi Keberuntungan juga Datang

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini keberuntungan juga datang.

Langkah Nyata Pemkab Jember dalam Hadirkan Layanan Gratis dan Sejahterakan Guru Ngaji

Pemkab Jember berharap informasi mengenai layanan administrasi, kesehatan, pendidikan, hingga program kesejahteraan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.