Senin, 07 Sep 2026 00:40 WIB

Waspada! BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem di Puncak Musim Penghujan di Jawa Timur

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 25 Feb 2022 09:41 WIB
Mendung di Kota Surabaya
Mendung di Kota Surabaya

selalu.id- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Surabaya menyebut bahwa cuaca ekstrem terjadi di sejumlah wilayah di Jawa Timur, terutama Kota Surabaya yang berada di puncak musim penghujan.

Koordinator Prakirawan BMKG Tanjung Perak Surabaya, Ady Hermanto, mengatakan, tingginya curah hujan juga dibarengi dengan adanya fenomena daerah konvergensi.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

"Otomatis musim puncak hujan ini awan-awannya itu cukup signifikan untuk tumbuh, untuk masa peralihannya (musim) sekitar akhir Maret dan April," kata Ady, Jumat (25/2/2022).

Ady menjelaskan, awan yang dimaksud adalah Cumulunimbus (CB), salah satu potensinya adalah terjadinya hujan es, seperti yang sempat terjadi di Surabaya, Senin (21/2/2022) lalu.

Fenomena hujan es tersebut, kata dia,tak bisa diprediksi kapan kemunculannya. "Hujan es ini berasal dari awan yang kita sebut awan Cumulunimbus yang menjadi awan gelap," terangnya.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Lebih lanjut Ady menjelaskan, peralihan cuaca jika dibarengi dengan terbentuknya awan CB yang akan memunculkan potensi terjadinya hembusan angin yang kencang, namun dengan durasi singkat.

"Begitu juga potensi hujan deras dengan durasi singkat juga masih ada," jelasnya.

Selain itu, Ady menyampaikan, kecepatan angin yang dihasilkan bisa lebih dari 18 knot atau sekitar 32 kilometer/jam.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Sebab itu Ady mengimbau, ketika hujan disertai angin kencang terjadi, masyarakat tidak disarankan berteduh di bawah pohon dan baliho atau papan reklame.

"Kalau bisa berlindung di bangunan yang kokoh. Sebab, pohon dan baliho juga termasuk rawan terkena angin yang cukup kencang," pungkasnya, (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.