Senin, 02 Feb 2026 21:45 WIB

Waspada! BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem di Puncak Musim Penghujan di Jawa Timur

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 25 Feb 2022 09:41 WIB
Mendung di Kota Surabaya
Mendung di Kota Surabaya

selalu.id- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Surabaya menyebut bahwa cuaca ekstrem terjadi di sejumlah wilayah di Jawa Timur, terutama Kota Surabaya yang berada di puncak musim penghujan.

Koordinator Prakirawan BMKG Tanjung Perak Surabaya, Ady Hermanto, mengatakan, tingginya curah hujan juga dibarengi dengan adanya fenomena daerah konvergensi.

Baca Juga: Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

"Otomatis musim puncak hujan ini awan-awannya itu cukup signifikan untuk tumbuh, untuk masa peralihannya (musim) sekitar akhir Maret dan April," kata Ady, Jumat (25/2/2022).

Ady menjelaskan, awan yang dimaksud adalah Cumulunimbus (CB), salah satu potensinya adalah terjadinya hujan es, seperti yang sempat terjadi di Surabaya, Senin (21/2/2022) lalu.

Fenomena hujan es tersebut, kata dia,tak bisa diprediksi kapan kemunculannya. "Hujan es ini berasal dari awan yang kita sebut awan Cumulunimbus yang menjadi awan gelap," terangnya.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Lebih lanjut Ady menjelaskan, peralihan cuaca jika dibarengi dengan terbentuknya awan CB yang akan memunculkan potensi terjadinya hembusan angin yang kencang, namun dengan durasi singkat.

"Begitu juga potensi hujan deras dengan durasi singkat juga masih ada," jelasnya.

Selain itu, Ady menyampaikan, kecepatan angin yang dihasilkan bisa lebih dari 18 knot atau sekitar 32 kilometer/jam.

Baca Juga: Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Sebab itu Ady mengimbau, ketika hujan disertai angin kencang terjadi, masyarakat tidak disarankan berteduh di bawah pohon dan baliho atau papan reklame.

"Kalau bisa berlindung di bangunan yang kokoh. Sebab, pohon dan baliho juga termasuk rawan terkena angin yang cukup kencang," pungkasnya, (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Rakyat Butuh Pemimpin yang Jujur!

Prabowo mengatakan, harapan rakyat yang menginginkan pemimpin baik, adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan rakyat bukan harapan segelintir orang.

PDBI Jember Mulai Seleksi Atlet Drumband Jelang Porprov Jatim 2027

Seleksi atlet drum band tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis, namun juga pada aspek kedisiplinan, mental bertanding, serta daya juang para atlet.