Waspada! BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem di Puncak Musim Penghujan di Jawa Timur
- Penulis : Ade Resty
- | Jumat, 25 Feb 2022 09:41 WIB
selalu.id- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Surabaya menyebut bahwa cuaca ekstrem terjadi di sejumlah wilayah di Jawa Timur, terutama Kota Surabaya yang berada di puncak musim penghujan.
Koordinator Prakirawan BMKG Tanjung Perak Surabaya, Ady Hermanto, mengatakan, tingginya curah hujan juga dibarengi dengan adanya fenomena daerah konvergensi.
Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor
"Otomatis musim puncak hujan ini awan-awannya itu cukup signifikan untuk tumbuh, untuk masa peralihannya (musim) sekitar akhir Maret dan April," kata Ady, Jumat (25/2/2022).
Ady menjelaskan, awan yang dimaksud adalah Cumulunimbus (CB), salah satu potensinya adalah terjadinya hujan es, seperti yang sempat terjadi di Surabaya, Senin (21/2/2022) lalu.
Fenomena hujan es tersebut, kata dia,tak bisa diprediksi kapan kemunculannya. "Hujan es ini berasal dari awan yang kita sebut awan Cumulunimbus yang menjadi awan gelap," terangnya.
Lebih lanjut Ady menjelaskan, peralihan cuaca jika dibarengi dengan terbentuknya awan CB yang akan memunculkan potensi terjadinya hembusan angin yang kencang, namun dengan durasi singkat.
"Begitu juga potensi hujan deras dengan durasi singkat juga masih ada," jelasnya.
Selain itu, Ady menyampaikan, kecepatan angin yang dihasilkan bisa lebih dari 18 knot atau sekitar 32 kilometer/jam.
Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini
Sebab itu Ady mengimbau, ketika hujan disertai angin kencang terjadi, masyarakat tidak disarankan berteduh di bawah pohon dan baliho atau papan reklame.
"Kalau bisa berlindung di bangunan yang kokoh. Sebab, pohon dan baliho juga termasuk rawan terkena angin yang cukup kencang," pungkasnya, (Ade/SL1)
Editor : Redaksi