Minggu, 01 Feb 2026 18:55 WIB

Tips dari Gubernur Khofifah Agar Pelaku UMKM Tidak Terjebak Pinjaman Online

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 23 Feb 2022 10:11 WIB
Gubernur Khofifah saat bersama pelaku UMKM di Mojokerto
Gubernur Khofifah saat bersama pelaku UMKM di Mojokerto

selalu.id - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mewanti-wanti masyarakat, khususnya pelaku usaha ultra mikro dan UMKM untuk tidak mudah tergiur dengan penawaran pinjaman online ilegal atau fintech peer to peer (P2P) lending ilegal.

"Kepada pelaku usaha ultra mikro dan UMKM tolong hati- hati, jangan tergiur bunga murah, syarat mudah dari pinjol ilegal, karena ujung-ujungnya akan merugikan," ungkap Khofifah saat menyerahkan zakat produktif di Kantor Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Senin (21/2/2022).

Baca Juga: Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Agar tidak terjebak pinjol ilegal, Khofifah menyarankan kepada masyarakat untuk memastikan terlebih dulu profil dan legalitas peminjam tersebut. Apakah pihak yang menawarkan pinjaman online tersebut terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan memiliki izin atas usaha yang dijalankan atau tidak.

Jika tidak, lanjut Khofifah, maka lebih baik mengurungkan niat untuk meminjam uang ke pinjol ilegal tersebut. Menurut Khofifah, risiko gagal bayar akan membuat si peminjam justru berada dalam pusaran hutang bunga berbunga.

"Jika butuh pinjaman silahkan cari ke lembaga keuangan formal yang diakui negara dan memiliki izin. BPR di setiap daerah sekali lagi saya mohon dapat disubsidi bunganya oleh APBD Kabupaten/ Kota agar pemulihan ekonomi terutama ultra mikro dan mikro mrndapatkan pe guatan permodalan dan aman," imbuhnya.

Sementara itu, dalam kunjungan kerjanya di Mojokerto, Khofifah membagikan zakat produktif senilai Rp500 ribu bagi 250 pelaku usaha ultra mikro Mojokerto. Program Baznas Jatim tersebut digulirkan guna mendorong pelaku usaha ultra mikro untuk semakin mengembangkan usahanya tanpa berurusan dengan pinjol ilegal maupun rentenir atau bank titil.

Selain menyalurkan zakat produktif, Gubernur Khofifah juga menyerahkan bantuan sembako yang berisi antara lain minyak goreng, beras, mi goreng, sarden, dan gula putih.

Baca Juga: Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

"Mugi semua yang hadir badannya sehat , usahanya lancar nggeh. Zakat produktif ini sebagai Jimat panjenengan agar rizkinya di luaskan dan menjadi barokah dan dirahmati Allah SWT sebagai modal usaha. Semoga bapak ibu diberi kekuatan modal lebih besat untuk dapat berjualan dan berdagang," ungkapnya.

"Kami sangat berharap, bagi yang berjualan sayur, cilok, pentol, sate, gorengan maupun usaha lainnya jangan sampai meminjam ke pinjol ilegal atau rentenir dengan iming-iming mudah dan bunga rendah," tambah dia.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga melakukan peninjauan operasi pasar minyak goreng murah. Masyarakat cukup menunjukkan KTP untuk bisa membeli minyak goreng seharga Rp25 ribu kemasan 2 liter. Pemprov Jatim menyiapkan sebanyak 4000 liter minyak goreng.

Khofifah menyatakan Pemprov Jatim terus melakukan operasi minyak goreng murah agar harga di pasaran stabil. Dalam waktu dekat, lanjut Khofifah, tangki kendaraan yang berisi minyak goreng akan mulai di drop di pasar agar kebutuhan masyarakat terpenuhi dan harga terkendali.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Sementara itu, Wakil Bupati Mojokerto M. Albarra mengatakan, bahwa saat ini Pemkab Mojokerto terus berupaya memastikan ketersediaan produk dan menstabilkan harga minyak goreng sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Albarra juga menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Jatim atas gelaran operasi pasar minyak goreng dan pemberian zakat produktif kepada pelaku usaha ultra mikro.

"Saya yakin kegiatan ini sangat membantu masyarakat yang membutuhkan minyak goreng dirasa sangat langka. Juga pelaku usaha yang sangat membutuhkan bantuan modal usaha," ujarnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Selain pembangunan baru, pemkot juga melakukan normalisasi saluran dengan pengerukan sedimentasi menggunakan alat berat serta tenaga satuan tugas (Satgas).

Surabaya Mulai Kewalahan Tampung Hujan Ekstrem, 12 Sistem Drainase Diperbesar

Pada 2026, DSDABM melakukan intervensi terhadap 12 dari total 30 sistem drainase yang ada di Surabaya.