Senin, 07 Sep 2026 07:36 WIB

Pembangunan JPO Jalan Tunjungan Dipastikan Molor hingga 2026, Begini Reaksi DPRD Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 11 Des 2025 14:30 WIB
Proses pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Tunjungan
Proses pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Tunjungan

selalu.id - Pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Tunjungan dipastikan mundur dari target awal. Proyek yang sedianya rampung pada akhir 2025 kini ditetapkan selesai pada April 2026 setelah evaluasi teknis menemukan sejumlah bagian konstruksi yang harus disesuaikan.

Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, menegaskan bahwa keterlambatan tersebut bukan masalah selama penyesuaian dilakukan demi memastikan standar keselamatan yang maksimal.

Baca Juga: Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Ia menekankan bahwa ikon baru kawasan Tunjungan Romansa itu tidak boleh dikebut dengan mengorbankan kualitas.

“Yang terpenting, JPO ini dikerjakan dengan standar keamanan tertinggi. Silakan molor, asal bangunannya aman bagi masyarakat,” kata Eri, Kamis (11/12/2025).

Eri menjelaskan, penyesuaian teknis menjadi konsekuensi dari komitmen menghadirkan fasilitas publik yang kuat dan layak pakai untuk jangka panjang. Evaluasi yang dilakukan bersama Pemkot dan pihak swasta menemukan beberapa titik konstruksi yang harus diperkuat agar memenuhi standar.

“Ketika ada bagian yang perlu diperbaiki agar lebih aman, tentu butuh waktu tambahan. Itu bagian dari tanggung jawab kita memastikan fasilitas publik tidak dibangun setengah-setengah,” ujarnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Politisi PDI Perjuangan itu juga menegaskan bahwa proyek revitalisasi JPO Tunjungan tidak menggunakan APBD Surabaya. Pembangunan dilakukan melalui kolaborasi Pemkot bersama pihak swasta.

“Revitalisasi JPO Tunjungan tidak memakai APBD. Ini kolaborasi pemkot dan swasta,” jelasnya.

Menurut Eri, skema tersebut sejalan dengan upaya Pemkot memperkuat estetika kota dan ruang publik tanpa menambah beban anggaran. Kehadiran JPO baru ini juga disebut dapat memperkaya konsep placemaking kawasan Tunjungan yang sejak 2021 menjadi etalase wisata kota.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Meski masyarakat harus menunggu lebih lama, Komisi C optimistis bahwa tambahan waktu pembangunan akan menghasilkan JPO yang lebih aman, lebih kuat, dan ramah pengguna.

“InsyaAllah, hasil akhirnya akan sepadan dengan waktu yang ditambahkan. Kami akan terus mengawal agar seluruh proses konstruksi berjalan sesuai standar,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Pengangguran Lagi Beruntung, Yang Kerja juga Ada Peluang Menarik

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.

Tak Cukup Andalkan TPA, Jakarta Barat Belajar Pengolahan Sampah dari Sidoarjo

"Penting sekali menguatkan pengurangan sampah atau pengolahan sampah itu dari TPS 3R,” ujar Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah.