Pembangunan JPO Jalan Tunjungan Dipastikan Molor hingga 2026, Begini Reaksi DPRD Surabaya
- Penulis : Ade Resty
- | Kamis, 11 Des 2025 14:30 WIB
selalu.id - Pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Tunjungan dipastikan mundur dari target awal. Proyek yang sedianya rampung pada akhir 2025 kini ditetapkan selesai pada April 2026 setelah evaluasi teknis menemukan sejumlah bagian konstruksi yang harus disesuaikan.
Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, menegaskan bahwa keterlambatan tersebut bukan masalah selama penyesuaian dilakukan demi memastikan standar keselamatan yang maksimal.
Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel
Ia menekankan bahwa ikon baru kawasan Tunjungan Romansa itu tidak boleh dikebut dengan mengorbankan kualitas.
“Yang terpenting, JPO ini dikerjakan dengan standar keamanan tertinggi. Silakan molor, asal bangunannya aman bagi masyarakat,” kata Eri, Kamis (11/12/2025).
Eri menjelaskan, penyesuaian teknis menjadi konsekuensi dari komitmen menghadirkan fasilitas publik yang kuat dan layak pakai untuk jangka panjang. Evaluasi yang dilakukan bersama Pemkot dan pihak swasta menemukan beberapa titik konstruksi yang harus diperkuat agar memenuhi standar.
“Ketika ada bagian yang perlu diperbaiki agar lebih aman, tentu butuh waktu tambahan. Itu bagian dari tanggung jawab kita memastikan fasilitas publik tidak dibangun setengah-setengah,” ujarnya.
Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa
Politisi PDI Perjuangan itu juga menegaskan bahwa proyek revitalisasi JPO Tunjungan tidak menggunakan APBD Surabaya. Pembangunan dilakukan melalui kolaborasi Pemkot bersama pihak swasta.
“Revitalisasi JPO Tunjungan tidak memakai APBD. Ini kolaborasi pemkot dan swasta,” jelasnya.
Menurut Eri, skema tersebut sejalan dengan upaya Pemkot memperkuat estetika kota dan ruang publik tanpa menambah beban anggaran. Kehadiran JPO baru ini juga disebut dapat memperkaya konsep placemaking kawasan Tunjungan yang sejak 2021 menjadi etalase wisata kota.
Baca Juga: Surabaya Mulai Kewalahan Tampung Hujan Ekstrem, 12 Sistem Drainase Diperbesar
Meski masyarakat harus menunggu lebih lama, Komisi C optimistis bahwa tambahan waktu pembangunan akan menghasilkan JPO yang lebih aman, lebih kuat, dan ramah pengguna.
“InsyaAllah, hasil akhirnya akan sepadan dengan waktu yang ditambahkan. Kami akan terus mengawal agar seluruh proses konstruksi berjalan sesuai standar,” pungkasnya.
Editor : Arif Ardianto