Kamis, 22 Okt 2026 13:02 WIB

Pembangunan JPO Jalan Tunjungan Dipastikan Molor hingga 2026, Begini Reaksi DPRD Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 11 Des 2025 14:30 WIB
Proses pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Tunjungan
Proses pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Tunjungan

selalu.id - Pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Tunjungan dipastikan mundur dari target awal. Proyek yang sedianya rampung pada akhir 2025 kini ditetapkan selesai pada April 2026 setelah evaluasi teknis menemukan sejumlah bagian konstruksi yang harus disesuaikan.

Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, menegaskan bahwa keterlambatan tersebut bukan masalah selama penyesuaian dilakukan demi memastikan standar keselamatan yang maksimal.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Ia menekankan bahwa ikon baru kawasan Tunjungan Romansa itu tidak boleh dikebut dengan mengorbankan kualitas.

“Yang terpenting, JPO ini dikerjakan dengan standar keamanan tertinggi. Silakan molor, asal bangunannya aman bagi masyarakat,” kata Eri, Kamis (11/12/2025).

Eri menjelaskan, penyesuaian teknis menjadi konsekuensi dari komitmen menghadirkan fasilitas publik yang kuat dan layak pakai untuk jangka panjang. Evaluasi yang dilakukan bersama Pemkot dan pihak swasta menemukan beberapa titik konstruksi yang harus diperkuat agar memenuhi standar.

“Ketika ada bagian yang perlu diperbaiki agar lebih aman, tentu butuh waktu tambahan. Itu bagian dari tanggung jawab kita memastikan fasilitas publik tidak dibangun setengah-setengah,” ujarnya.

Baca Juga: Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Politisi PDI Perjuangan itu juga menegaskan bahwa proyek revitalisasi JPO Tunjungan tidak menggunakan APBD Surabaya. Pembangunan dilakukan melalui kolaborasi Pemkot bersama pihak swasta.

“Revitalisasi JPO Tunjungan tidak memakai APBD. Ini kolaborasi pemkot dan swasta,” jelasnya.

Menurut Eri, skema tersebut sejalan dengan upaya Pemkot memperkuat estetika kota dan ruang publik tanpa menambah beban anggaran. Kehadiran JPO baru ini juga disebut dapat memperkaya konsep placemaking kawasan Tunjungan yang sejak 2021 menjadi etalase wisata kota.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Meski masyarakat harus menunggu lebih lama, Komisi C optimistis bahwa tambahan waktu pembangunan akan menghasilkan JPO yang lebih aman, lebih kuat, dan ramah pengguna.

“InsyaAllah, hasil akhirnya akan sepadan dengan waktu yang ditambahkan. Kami akan terus mengawal agar seluruh proses konstruksi berjalan sesuai standar,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Peringatan Hari Santri, DPW PKB Jatim: Jihad Masa Kini adalah Melawan Karhutla

DPW PKB Jatim secara simbolis menyerahkan 5.000 bibit pohon kepada peserta apel sebagai wujud nyata komitmen menjaga kelestarian lingkungan.

Ruang Data Centre Lama Untag Terbakar, Satu PMK Diterjunkan

Alarm langsung berbunyi setelah muncul kepulan asap.

Carok di Sidoarjo, Pria Misterius Tewas dan Pedagang Es Degan Terluka

Polisi masih mendalami aksi pertengkaran berdarah yang mengakibatkan korban jiwa ini.

Perampokan Toko Emas di Jember, Pelaku Bawa Tas Isi Mata Uang Asing dan Valas Raib

Pelaku juga membacok pemilik toko emas murni Aliong dan ibunya.

67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo Diratakan

selalu.id - Pemkab Sidoarjo menurunkan sekitar 600 personel gabungan untuk membongkar 67 bangunan liar di sepanjang frontage road di Kecamatan Waru, Gedangan,

Top 5 Berita: Klaim Utang Mendiang Suami hingga Hasil Liga Champions

Pembaca tertarik berita utang piutang hingga ekonomi.