Jumat, 05 Jun 2026 23:17 WIB

Pembangunan JPO Jalan Tunjungan Dipastikan Molor hingga 2026, Begini Reaksi DPRD Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 11 Des 2025 14:30 WIB
Proses pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Tunjungan
Proses pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Tunjungan

selalu.id - Pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Tunjungan dipastikan mundur dari target awal. Proyek yang sedianya rampung pada akhir 2025 kini ditetapkan selesai pada April 2026 setelah evaluasi teknis menemukan sejumlah bagian konstruksi yang harus disesuaikan.

Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, menegaskan bahwa keterlambatan tersebut bukan masalah selama penyesuaian dilakukan demi memastikan standar keselamatan yang maksimal.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Ia menekankan bahwa ikon baru kawasan Tunjungan Romansa itu tidak boleh dikebut dengan mengorbankan kualitas.

“Yang terpenting, JPO ini dikerjakan dengan standar keamanan tertinggi. Silakan molor, asal bangunannya aman bagi masyarakat,” kata Eri, Kamis (11/12/2025).

Eri menjelaskan, penyesuaian teknis menjadi konsekuensi dari komitmen menghadirkan fasilitas publik yang kuat dan layak pakai untuk jangka panjang. Evaluasi yang dilakukan bersama Pemkot dan pihak swasta menemukan beberapa titik konstruksi yang harus diperkuat agar memenuhi standar.

“Ketika ada bagian yang perlu diperbaiki agar lebih aman, tentu butuh waktu tambahan. Itu bagian dari tanggung jawab kita memastikan fasilitas publik tidak dibangun setengah-setengah,” ujarnya.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Politisi PDI Perjuangan itu juga menegaskan bahwa proyek revitalisasi JPO Tunjungan tidak menggunakan APBD Surabaya. Pembangunan dilakukan melalui kolaborasi Pemkot bersama pihak swasta.

“Revitalisasi JPO Tunjungan tidak memakai APBD. Ini kolaborasi pemkot dan swasta,” jelasnya.

Menurut Eri, skema tersebut sejalan dengan upaya Pemkot memperkuat estetika kota dan ruang publik tanpa menambah beban anggaran. Kehadiran JPO baru ini juga disebut dapat memperkaya konsep placemaking kawasan Tunjungan yang sejak 2021 menjadi etalase wisata kota.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

Meski masyarakat harus menunggu lebih lama, Komisi C optimistis bahwa tambahan waktu pembangunan akan menghasilkan JPO yang lebih aman, lebih kuat, dan ramah pengguna.

“InsyaAllah, hasil akhirnya akan sepadan dengan waktu yang ditambahkan. Kami akan terus mengawal agar seluruh proses konstruksi berjalan sesuai standar,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.