Rabu, 11 Feb 2026 15:52 WIB

Tanggapi Postingan Akun Medsos Viralforjustice, Pemuda Pancasila Surabaya: Jangan Rasis! 

selalu.id - Sebuah unggahan dari akun Instagram @viralforjustice memantik kegaduhan setelah menampilkan video bernuansa provokatif yang mengklaim gerakan #forjustice “lahir di Surabaya” dan membawa pesan bernada SARA.

 

Baca Juga: Postingan Akun viralforjustice Picu Isu SARA, Pusura: Surabaya Rumah Semua!

Konten itu langsung menyulut reaksi keras dari Sekretaris MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Surabaya, H. Baso Juherman. Ia menegaskan bahwa Surabaya adalah kota multietnis dan tidak boleh dijadikan arena provokasi.

 

“Jangan rasis. Ini kota bisnis, kota ekonomi, tempat berbagai suku berjuang sejak 10 November,” tegas Baso, Selasa (25/11/2025).

 

Baso mendesak agar akun-akun yang memproduksi konten bermuatan SARA segera ditindak. Menurutnya, langkah hukum harus ditempuh untuk mencegah kegaduhan semakin melebar.

 

“Kalau ada akun begitu ya laporkan. Atau kita yang akan laporkan ke Cyber Crime Polda Jatim untuk menelusuri siapa di balik ini,” ujarnya.

 

Ia menegaskan kembali bahwa Surabaya adalah rumah bersama, bukan milik kelompok tertentu. Pernyataan-pernyataan yang memecah belah, katanya, justru mengganggu harmoni yang selama ini terjaga.

 

“Kita ini warga Surabaya risih. Yang begini ini mengadu domba anak Surabaya, merusak persatuan yang sudah adem ayem,” sambungnya.

 

Pemuda Pancasila menilai Surabaya sebagai kota tempat masyarakat berkarya dan mengembangkan perekonomian tanpa sekat suku. Tidak ada ruang bagi konten yang menyebar kebencian.

 

“Surabaya kota metropolitan. Tidak boleh ada perbedaan dijadikan alat provokasi,” kata Baso.

 

Ia menambahkan, seluruh warga Surabaya menginginkan kota ini maju, aman, dan ekonominya sejahtera. Karena itu, pihak-pihak yang sengaja memainkan isu SARA di Surabaya diminta angkat kaki.

 

Sebelumnya, unggahan @viralforjustice viral setelah menampilkan tulisan:

 

“Media ini hadir untuk mengawal kepentingan gerakan #forjustice yang lahir di Surabaya. Misi utama gerakan adalah mengembalikan hak, harkat, dan martabat orang Surabaya terutamanya orang Jawa.”

 

Pesan itu sontak memancing perdebatan panas dan dianggap berpotensi memecah kerukunan di Kota Pahlawan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Xiaomi SU7 Ultra Siap Taklukkan Lintasan Virtual Gran Turismo 7

Kehadiran mobil ini sudah meluncur melalui "Update 1.67" pada 29 Januari 2026, menandai debut bersejarah Xiaomi dalam franchise Gran Turismo.

Gubernur Khofifah Diperiksa Besok di Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim, Berani Datang?

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa penjadwalan ulang ini dilakukan karena Gubernur Khofifah berhalangan hadir alias mangkir pada jadwal sebelumnya.

Wisata Trawas dan Pacet Mojokerto Cocok Buat Liburan dengan Keluarga: Tempatnya Nyaman, Aksesnya Mudah

Wisata di Mojokerto ini cocok sekali bagi kamu yang ingin sejenak melepas penat dari hiruk-pikuk kota dan mencari suasana baru untuk menyegarkan pikiran.

Upacara Penghormatan Terakhir untuk Adi Sutarwijono Digelar Besok Siang

Jenazah Cak Awi diberangkatkan dari Jakarta pada hari ini, Rabu, 11 Februari 2026 siang menggunakan pesawat menuju Surabaya.

Bendera Setengah Tiang di DPRD Surabaya untuk Penghormatan Terakhir pada Adi Sutarwijono

Sekretaris DPRD Surabaya, Musdiq Ali Suhudi mengatakan bendera setengah tiang itu dipasang untuk penghormatan terakhir kepada Cak Awi.

Gedung TK di Kedurus Surabaya Terancam Roboh, DPRD Turun Tangan

“Tidak boleh ada masalah warga Kedurus yang dibiarkan berlarut. Camat dan lurah harus responsif,” jelas Cak Yebe.