Jumat, 05 Jun 2026 03:52 WIB

DPMPTSP Jatim Dorong Kemudahan Usaha Lewat "Klinik Investasi Keliling" di Mojokerto

Acara Klinik Investasi Keliling di Mojokerto
Acara Klinik Investasi Keliling di Mojokerto

selalu.id - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Timur menggelar “Klinik Investasi Keliling (KLIK) Pengendalian dan Pelaksanaan (DALAK)” sebagai upaya memperkuat pelayanan perizinan, meningkatkan literasi regulasi, serta mendorong realisasi investasi di Kabupaten Mojokerto, Selasa (25/11/2025).

Kegiatan tersebut menghadirkan tiga narasumber utama, yakni Anggota Komisi C DPRD Provinsi Jawa Timur, H. Mokhamad Soleh, S.Sos., menyampaikan materi mengenai peran strategis legislator dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mojokerto, Nurul Hidayati, ST., MT., memaparkan implementasi Permen LHK Nomor 22 Tahun 2025 dan penguatan kewenangan daerah dalam penerbitan persetujuan lingkungan.

Sementara Riza Aisyah Sukarno, S.Ars., perwakilan Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto, menjelaskan implementasi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) dalam kerangka PP 28 Tahun 2025.

Kepala DPMPTSP Provinsi Jawa Timur, Dr. Ir. Dyah Wahyu Ermawati, M.A. dalam sambutannya yang dibacakan Koordinator Tim Kerja Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal DPMPTSP Provinsi Jawa Timur Cipto Wibowo, S.Sos, MP, menegaskan bahwa investasi dan perizinan berusaha merupakan fondasi penting untuk memperkuat perekonomian daerah.

Ia menyampaikan, bahwa realisasi investasi Jawa Timur pada 2025 menunjukkan tren positif.

“Sampai Semester I-2025, realisasi investasi Jawa Timur mencapai Rp74,6 triliun, tumbuh lebih dari tujuh persen secara kuartalan dan meningkat 8,6 persen dibanding tahun sebelumnya,” katanya.

Selain itu, hingga Triwulan III-2025, total investasi Jawa Timur telah mencapai Rp105,1 triliun atau berkontribusi 7,32 persen terhadap capaian nasional.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kontribusi seluruh pelaku usaha yang terus menjaga iklim investasi tetap produktif.

Baca Juga: 2 Jemaah Haji Probolinggo Masih Tertahan di Arab Saudi, Ini Identitas dan Penyebabnya

Sementara itu, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,2 persen pada 2025 dengan investasi sebagai salah satu penggerak utama.

Bahkan, target realisasi investasi nasional diproyeksikan mencapai Rp1.905,6 triliun pada akhir tahun melalui deregulasi PP 28 Tahun 2025, penyederhanaan perizinan berbasis risiko, dan integrasi Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) ke dalam sistem OSS.

Di tingkat daerah, DPMPTSP Jawa Timur terus memperluas akses layanan melalui sosialisasi OSS-RBA, bimbingan teknis, klinik investasi, layanan jemput bola, dan penguatan inovasi pelayanan publik.

Pihaknya juga menekankan pentingnya penyampaian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) sebagai sarana komunikasi dua arah antara pemerintah dan pelaku usaha.

Baca Juga: Idul Adha Jadi Momentum Kebersamaan, PDIP Jatim Salurkan 468 Sapi Kurban

“LKPM bukan hanya kewajiban administratif, tetapi alat komunikasi yang penting untuk memahami dinamika dan merumuskan kebijakan yang lebih adaptif,” katanya.

Ia mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan kemudahan perizinan OSS-RBA serta mematuhi regulasi yang berlaku agar dapat meningkatkan daya saing produk Jawa Timur di tengah persaingan global.

Melalui kegiatan Klinik Investasi Keliling, pemerintah berharap pemahaman pelaku usaha terhadap aturan turunan PP 28/2025 semakin kuat sehingga proses perizinan dan pelaporan dapat berjalan optimal.

DPMPTSP Jatim juga mengajak untuk memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan pelaku usaha guna menciptakan iklim bisnis yang kondusif serta mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang berkelanjutan.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.