Rabu, 19 Agu 2026 22:49 WIB

Pemkot Mojokerto Gunakan Aplikasi I-DIS 3 untuk Pantau Disiplin ASN

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto mulai menerapkan aplikasi Integrated Discipline (I-DIS) Versi 3 dari Badan Kepegawaian Nasional sebagai sistem pencatatan pelanggaran disiplin aparatur sipil negara (ASN).

 

Baca Juga: Tegaskan Arsip Bukan Cuma Administrasi, Ning Ita Minta OPD Kota Mojokerto Genjot Kinerja

Aplikasi ini digunakan untuk mendokumentasikan proses pemeriksaan hingga penerbitan keputusan hukuman disiplin secara digital dan terintegrasi dengan Sistem Informasi ASN (SIASN) nasional.

 

“Mulai dari pencatatan, pemeriksaan, sampai penjatuhan hukuman disiplinnya semuanya harus dilaporkan ke I-DIS. Karena sistem ini terhubung langsung dengan SIASN se-Indonesia, maka setiap pelanggaran ASN akan terpantau secara nasional sebagaimana laporan kinerja pemerintah,” kata Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari.

 

Ia menyebut penerapan I-DIS Versi 3 menjadi langkah nyata Pemkot Mojokerto dalam memperkuat kontrol terhadap kedisiplinan ASN. Melalui sistem yang transparan dan terintegrasi ini, diharapkan budaya kerja profesional, jujur, dan berintegritas semakin tertanam di lingkungan birokrasi.

 

Ning Ita juga mengingatkan seluruh ASN untuk terus mengimplementasikan core values BerAKHLAK sebagai pedoman perilaku ASN di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Pabrik Mi di Glatik Mojokerto Kebakaran, Karyawan Semburat

 

“Core value BerAKHLAK ini harus menjadi ruh dan nafas perilaku sehari-hari Bapak Ibu semuanya. Karena tanpa itu, sulit bagi kita untuk mewujudkan reformasi birokrasi yang sesungguhnya,” tegasnya.

 

Ia menambahkan, Indeks Reformasi Birokrasi Kota Mojokerto saat ini masih berada pada kategori A- (A Minus) dan menempati peringkat ke-17 di Jawa Timur. Capaian tersebut dinilai masih perlu ditingkatkan melalui perubahan perilaku ASN, baik secara individu maupun organisasi.

Baca Juga: 14.373 KPM di Kota Mojokerto Terima 30 Kilogram Beras dari Bapanas

 

“Masih dibutuhkan upaya yang lebih maksimal dan perubahan perilaku yang lebih mendasar. Karena indeks reformasi birokrasi ini menjadi tolak ukur integritas aparatur dan kemajuan reformasi di pemerintahan daerah,” ujarnya.

 

Melalui penerapan Aplikasi I-DIS Versi 3, Wali Kota Mojokerto berharap seluruh ASN dapat lebih disiplin, transparan, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas, sehingga tercipta birokrasi yang bersih, profesional, dan berorientasi pelayanan publik.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Soal Foto Armuji Tak Dipasang di Poster Soekarno Cup 2026, Begini Jawaban Halus Panitia

Sebelumnya, Kader PDIP Surabaya Ahmad Hidayat mengaku sempat dihujani pertanyaan dari sesama kader terkait absennya wajah Armuji di poster Soekarno Cup 2026.

Kebakaran Hutan di Gunung Arjuno-Welirang, Jalur Pendakian Ditutup

Dampak dari insiden kebakaran ini, akses pendakian Gunung Arjuno-Welirang resmi ditutup total mulai Rabu (19/8) hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Waspada! Ini Tanda Kenapa Batuk Tak Kunjung Sembuh, Jangan Disepelekan

Apabila Anda mengalami batuk persisten yang tak kunjung membaik, segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Bareskrim Bongkar Kasus Kekerasan Seksual dan Pengantin Pesanan, Amankan Pelatih hingga Tokoh Agama

Melalui program Rise and Speak, Polri mengajak masyarakat berani bersuara dan melaporkan segala bentuk kekerasan di sekitarnya.

Sentuhan Teknologi Digital NIC, Kunci PLN Nusantara Power Amankan Listrik Kemerdekaan RI

PLN NP terus berkomitmen mendukung transisi energi hijau menuju Net Zero Emission melalui target pengembangan lebih dari 6,3 GW energi baru terbarukan (EBT).

Turnamen Mini Soccer Piala Bahlil Lahadalia 2026 Segera Dimulai, Golkar Jatim Pastikan Kesiapan 11 Venue

Ketua Pelaksana Bahlil Mini Soccer 2026, Arif Fathoni, mengatakan panitia turut memeriksa penataan zona suporter serta berbagai kebutuhan teknis lainnya.