Minggu, 04 Okt 2026 21:52 WIB

Pemkot Mojokerto Gunakan Aplikasi I-DIS 3 untuk Pantau Disiplin ASN

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto mulai menerapkan aplikasi Integrated Discipline (I-DIS) Versi 3 dari Badan Kepegawaian Nasional sebagai sistem pencatatan pelanggaran disiplin aparatur sipil negara (ASN).

 

Baca Juga: Sambut Hari Jadi ke-81 Pemprov Jatim, Gubernur Khofifah Serahkan Alsintan ke Petani Mojokerto

Aplikasi ini digunakan untuk mendokumentasikan proses pemeriksaan hingga penerbitan keputusan hukuman disiplin secara digital dan terintegrasi dengan Sistem Informasi ASN (SIASN) nasional.

 

“Mulai dari pencatatan, pemeriksaan, sampai penjatuhan hukuman disiplinnya semuanya harus dilaporkan ke I-DIS. Karena sistem ini terhubung langsung dengan SIASN se-Indonesia, maka setiap pelanggaran ASN akan terpantau secara nasional sebagaimana laporan kinerja pemerintah,” kata Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari.

 

Ia menyebut penerapan I-DIS Versi 3 menjadi langkah nyata Pemkot Mojokerto dalam memperkuat kontrol terhadap kedisiplinan ASN. Melalui sistem yang transparan dan terintegrasi ini, diharapkan budaya kerja profesional, jujur, dan berintegritas semakin tertanam di lingkungan birokrasi.

 

Ning Ita juga mengingatkan seluruh ASN untuk terus mengimplementasikan core values BerAKHLAK sebagai pedoman perilaku ASN di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Cegah Inflasi, Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah ke-158 di Mojokerto

 

“Core value BerAKHLAK ini harus menjadi ruh dan nafas perilaku sehari-hari Bapak Ibu semuanya. Karena tanpa itu, sulit bagi kita untuk mewujudkan reformasi birokrasi yang sesungguhnya,” tegasnya.

 

Ia menambahkan, Indeks Reformasi Birokrasi Kota Mojokerto saat ini masih berada pada kategori A- (A Minus) dan menempati peringkat ke-17 di Jawa Timur. Capaian tersebut dinilai masih perlu ditingkatkan melalui perubahan perilaku ASN, baik secara individu maupun organisasi.

Baca Juga: Wamenkes Nilai Kota Mojokerto Mampu jadi Percontohan Nasional Eliminasi TB

 

“Masih dibutuhkan upaya yang lebih maksimal dan perubahan perilaku yang lebih mendasar. Karena indeks reformasi birokrasi ini menjadi tolak ukur integritas aparatur dan kemajuan reformasi di pemerintahan daerah,” ujarnya.

 

Melalui penerapan Aplikasi I-DIS Versi 3, Wali Kota Mojokerto berharap seluruh ASN dapat lebih disiplin, transparan, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas, sehingga tercipta birokrasi yang bersih, profesional, dan berorientasi pelayanan publik.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persela Lamongan Menang Lagi, Kini Bungkam Barito Putera 0-1

Hasil manis ini menjadi modal krusial bagi Persela Lamongan untuk terus bersaing di papan atas klasemen Pegadaian Championship 2026/2027.

Detik-detik Takmir Amankan Pencuri Kotak Amal di Masjid Baitusshodiqqin Nganjuk

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi pengurus masjid dan musala lain di Kabupaten Nganjuk untuk lebih waspada, apalagi di jam-jam sepi.

Armuji Minta Ranting PDIP Surabaya Ambil Hati Warga di Pemilu 2029, Jangan Main Proyek!

Armuji menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap kader yang menjadikan posisi politik sebagai sarana mencari keuntungan dari masyarakat.

Daftar TV yang Siarkan Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand, Ayo Dukung!

Partai final kali ini menjadi ujian berat sekaligus momentum pembalasan bagi Indonesia. Rekor rekam jejak mencatat, kedua tim sudah bertemu sebanyak 6 kali.

BSU 2026 Sudah Turun, Ini Cara Cek dan Mencairkannya

Pemerintah mengonfirmasi bahwa telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp12 triliun untuk program paket stimulus ekonomi akhir tahun ini.

Nilai Alokasi Kursi Tak Seimbang, DPRD Jatim Minta KPU Proaktif Tata Ulang Dapil

Berdasarkan kajian yang telah disusun PDIP, Pemilu mendatang diusulkan membagi Tuban menjadi enam Dapil baru.