Selasa, 03 Feb 2026 16:52 WIB

Dapur MBG di Surabaya Diawasi TNI, 23 Titik Sudah Beroperasi

selalu.id – TNI berperan penting dalam mengawasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Surabaya, salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Pengawasan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan sesuai standar, sekaligus mencegah masalah seperti makanan basi dan potensi keracunan massal.

 

Baca Juga: Sengketa Lahan Kakek Wawan vs Pelindo Ramai, DPRD Surabaya Minta Publik Tak Seret MBG

Komandan Kodim 0830 Surabaya, Kolonel Inf Bambang Raditya, menjelaskan pengawasan dilakukan sejak proses memasak hingga distribusi makanan.

 

“Kita mengawasi mulai dari proses memasak sampai pendistribusian. Di setiap SPPG sudah kita turunkan Babinsa yang bekerja sama dengan Babhinkamtibmas Polri, juga dibantu Pemkot,” ujarnya.

 

Pemerintah Kota Surabaya juga telah menerbitkan surat edaran dan Surat Keputusan (SK) pembentukan Satuan Tugas (Satgas) untuk pengawasan program MBG. Satgas ini melibatkan sejumlah dinas, di antaranya Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup.

 

“Dari dinas kesehatan, dari dinas lingkungan hidup, sudah ada. Mereka berkeliling setiap hari bersama Babinsa dan Babhinkamtibmas, mulai dari proses masak hingga distribusinya,” kata Kolonel Bambang.

 

TNI menegaskan akan bertindak tegas jika menemukan pelanggaran terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP).

 

“Jika ada yang di luar SOP, kita langsung hentikan dan komunikasikan dengan kepala dapur agar segera diperbaiki,” tegasnya.

Baca Juga: Kuota Petugas Haji TNI-Polri Naik Lebih dari 100 Persen

 

Saat ini terdapat 23 dapur yang telah beroperasi di Surabaya, sementara 30 dapur lainnya dalam tahap pembangunan. “Targetnya sekitar 270 dapur di Surabaya,” tambah Bambang.

 

Dalam pengawasan yang dilakukan, TNI sempat menemukan kasus menu basi. Namun, masalah tersebut segera ditangani.

 

“Ada sebagian kecil yang basi, tapi langsung kita hentikan dan komunikasikan dengan pihak SPPG. Langsung diganti,” jelasnya.

Baca Juga: Kepemimpinan Berganti, Letkol Inf Rifqi Muhammad Suhada Resmi Jabat Dandim 0824 Jember

 

Langkah cepat ini diambil untuk mencegah dampak kesehatan seperti keracunan makanan pada siswa penerima manfaat.

 

“Sebelum makanan sampai ke siswa, kalau ada yang tercium basi, petugas pendamping langsung melaporkan dan kami segera hentikan distribusinya,” pungkas Bambang.

 

Dengan pengawasan ketat dari TNI dan Pemkot Surabaya, program Makan Bergizi Gratis diharapkan berjalan aman dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.

Jelang HUT ke-18, Gerindra Surabaya Gelar Cek Kesehatan Gratis pada Lansia 

Selain pemeriksaan dasar, warga juga mendapatkan edukasi terkait kewaspadaan terhadap penyakit menular, termasuk Virus Nipah.

Pelindo Petikemas Luruskan Kabar Antrean Kapal di Pelabuhan Tanjung Perak 

Widyaswendra mengatakan bahwa tidak ada keterlambatan pelayanan yang berakibat cukup signifikan dan berpengaruh pada jadwal sandar kapal.

Diduga Ada Penyimpangan Pengadaan Laptop untuk Pesantren, Tiga Unsur Jawa Timur Disorot

Aliansi Gempar menegaskan sudah melakukan pertemuan dengan perwakilan Inspektorat Jatim, untuk segera ditindaklanjuti.