Rabu, 21 Okt 2026 06:38 WIB

Dapur MBG di Surabaya Diawasi TNI, 23 Titik Sudah Beroperasi

selalu.id – TNI berperan penting dalam mengawasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Surabaya, salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Pengawasan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan sesuai standar, sekaligus mencegah masalah seperti makanan basi dan potensi keracunan massal.

 

Baca Juga: Sidoarjo Perketat Pengawasan MBG usai Temuan SLHS Palsu

Komandan Kodim 0830 Surabaya, Kolonel Inf Bambang Raditya, menjelaskan pengawasan dilakukan sejak proses memasak hingga distribusi makanan.

 

“Kita mengawasi mulai dari proses memasak sampai pendistribusian. Di setiap SPPG sudah kita turunkan Babinsa yang bekerja sama dengan Babhinkamtibmas Polri, juga dibantu Pemkot,” ujarnya.

 

Pemerintah Kota Surabaya juga telah menerbitkan surat edaran dan Surat Keputusan (SK) pembentukan Satuan Tugas (Satgas) untuk pengawasan program MBG. Satgas ini melibatkan sejumlah dinas, di antaranya Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup.

 

“Dari dinas kesehatan, dari dinas lingkungan hidup, sudah ada. Mereka berkeliling setiap hari bersama Babinsa dan Babhinkamtibmas, mulai dari proses masak hingga distribusinya,” kata Kolonel Bambang.

 

TNI menegaskan akan bertindak tegas jika menemukan pelanggaran terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP).

 

“Jika ada yang di luar SOP, kita langsung hentikan dan komunikasikan dengan kepala dapur agar segera diperbaiki,” tegasnya.

Baca Juga: Viral Wadah MBG di Patrang Jember Disebut Kurang Bersih, Ini Kata Pihak Pengelola

 

Saat ini terdapat 23 dapur yang telah beroperasi di Surabaya, sementara 30 dapur lainnya dalam tahap pembangunan. “Targetnya sekitar 270 dapur di Surabaya,” tambah Bambang.

 

Dalam pengawasan yang dilakukan, TNI sempat menemukan kasus menu basi. Namun, masalah tersebut segera ditangani.

 

“Ada sebagian kecil yang basi, tapi langsung kita hentikan dan komunikasikan dengan pihak SPPG. Langsung diganti,” jelasnya.

Baca Juga: 31 SPPG di Sidoarjo Disuspensi, Kadin Sebut 10 SLHS Segera Terbit

 

Langkah cepat ini diambil untuk mencegah dampak kesehatan seperti keracunan makanan pada siswa penerima manfaat.

 

“Sebelum makanan sampai ke siswa, kalau ada yang tercium basi, petugas pendamping langsung melaporkan dan kami segera hentikan distribusinya,” pungkas Bambang.

 

Dengan pengawasan ketat dari TNI dan Pemkot Surabaya, program Makan Bergizi Gratis diharapkan berjalan aman dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.