Selasa, 03 Feb 2026 23:25 WIB

Dapur MBG di Surabaya Diawasi TNI, 23 Titik Sudah Beroperasi

selalu.id – TNI berperan penting dalam mengawasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Surabaya, salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Pengawasan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan sesuai standar, sekaligus mencegah masalah seperti makanan basi dan potensi keracunan massal.

 

Baca Juga: Sengketa Lahan Kakek Wawan vs Pelindo Ramai, DPRD Surabaya Minta Publik Tak Seret MBG

Komandan Kodim 0830 Surabaya, Kolonel Inf Bambang Raditya, menjelaskan pengawasan dilakukan sejak proses memasak hingga distribusi makanan.

 

“Kita mengawasi mulai dari proses memasak sampai pendistribusian. Di setiap SPPG sudah kita turunkan Babinsa yang bekerja sama dengan Babhinkamtibmas Polri, juga dibantu Pemkot,” ujarnya.

 

Pemerintah Kota Surabaya juga telah menerbitkan surat edaran dan Surat Keputusan (SK) pembentukan Satuan Tugas (Satgas) untuk pengawasan program MBG. Satgas ini melibatkan sejumlah dinas, di antaranya Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup.

 

“Dari dinas kesehatan, dari dinas lingkungan hidup, sudah ada. Mereka berkeliling setiap hari bersama Babinsa dan Babhinkamtibmas, mulai dari proses masak hingga distribusinya,” kata Kolonel Bambang.

 

TNI menegaskan akan bertindak tegas jika menemukan pelanggaran terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP).

 

“Jika ada yang di luar SOP, kita langsung hentikan dan komunikasikan dengan kepala dapur agar segera diperbaiki,” tegasnya.

Baca Juga: Kuota Petugas Haji TNI-Polri Naik Lebih dari 100 Persen

 

Saat ini terdapat 23 dapur yang telah beroperasi di Surabaya, sementara 30 dapur lainnya dalam tahap pembangunan. “Targetnya sekitar 270 dapur di Surabaya,” tambah Bambang.

 

Dalam pengawasan yang dilakukan, TNI sempat menemukan kasus menu basi. Namun, masalah tersebut segera ditangani.

 

“Ada sebagian kecil yang basi, tapi langsung kita hentikan dan komunikasikan dengan pihak SPPG. Langsung diganti,” jelasnya.

Baca Juga: Kepemimpinan Berganti, Letkol Inf Rifqi Muhammad Suhada Resmi Jabat Dandim 0824 Jember

 

Langkah cepat ini diambil untuk mencegah dampak kesehatan seperti keracunan makanan pada siswa penerima manfaat.

 

“Sebelum makanan sampai ke siswa, kalau ada yang tercium basi, petugas pendamping langsung melaporkan dan kami segera hentikan distribusinya,” pungkas Bambang.

 

Dengan pengawasan ketat dari TNI dan Pemkot Surabaya, program Makan Bergizi Gratis diharapkan berjalan aman dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.