Selasa, 21 Jul 2026 20:51 WIB

Maling Motor Tertangkap dan Terbakar di Jojoran Surabaya

Screenshoot video yang beredar
Screenshoot video yang beredar

selalu.id - Aksi pencurian motor (curanmor) kembali terjadi di kawasan Jojoran, Surabaya, dan kali ini berujung tragis. Seorang pelaku curanmor tertangkap warga di Jojoran Gang 5 pada Kamis (30/10/2025) sekitar pukul 09.30 WIB. Setelah dipergoki, pelaku melarikan diri ke Gang 3, namun berhasil ditangkap dan menjadi sasaran amuk massa.

Menurut keterangan warga, satu pelaku berhasil melarikan diri, sementara satu lainnya diamankan dengan diikat di tiang listrik Gang 3. Warga yang geram dengan maraknya aksi curanmor di wilayah tersebut, melampiaskan kekesalannya kepada pelaku yang tertangkap.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Kejadian semakin memilukan ketika api tiba-tiba menyambar tubuh pelaku. Berdasarkan keterangan warga sekitar, diduga, ada oknum yang menyiramkan bensin sebelum kejadian tersebut. Saat polisi dari Polsek Gubeng tiba di lokasi dan hendak membawa pelaku ke mobil patroli, seorang petugas melepaskan ikatan tali dengan menggunakan korek api. Sontak, api langsung menyambar tubuh pelaku yang sudah berlumuran bensin.

Motor yang menjadi sasaran curanmor adalah Honda Beat berwarna hitam dengan nomor polisi L 3522 ACG, milik Dian Mieke (37), warga Jojoran Gang 5 No.47 Surabaya. Dian baru saja membeli motor tersebut beberapa bulan lalu. "Kondisi kunci T sudah masuk di motor Beat tersebut," ujar Yanto, seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Dian Mieke menuturkan, ia memarkir motornya sekitar 15 menit sebelum mendengar suara mesin motor menyala. "Pas saya dengar suara motor dinyalakan itu, saya keluar dan ternyata malingnya mau kabur. Terus saya berteriak dan wargapun sigap langsung bantu ngejar," ungkapnya.

Warga Jojoran mengaku resah dengan maraknya aksi curanmor yang sudah terjadi lebih dari lima kali dalam setahun terakhir. Pelaku yang tertangkap sempat mengaku sebagai warga Rungkut, Surabaya.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Saat ini, pelaku curanmor yang mengalami luka bakar serius telah dilarikan ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan intensif. Pihak kepolisian Polsek Gubeng masih melakukan investigasi mendalam terkait kasus ini, termasuk mengungkap identitas pelaku yang melarikan diri dan mencari tahu oknum yang menyiramkan bensin kepada pelaku yang tertangkap.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.