Senin, 03 Agu 2026 09:49 WIB

Indonesia Jadi Negara Keempat di Dunia yang Bisa Produksi Kapal Selam Tanpa Awak

Uji coba kapal selam tanpa awak atau Kapal Selam Otonomus (KSOT) di Dermaga Ujung Koarmada II Surabaya
Uji coba kapal selam tanpa awak atau Kapal Selam Otonomus (KSOT) di Dermaga Ujung Koarmada II Surabaya

selalu.id – Menteri Pertahanan RI, Panglima TNI, dan Kepala Staf Angkatan Laut menghadiri uji coba kapal selam tanpa awak atau Kapal Selam Otonomus (KSOT) di Dermaga Ujung Koarmada II Surabaya, Kamis (30/10/2025). Uji coba ini menjadi langkah maju Indonesia dalam penguasaan teknologi pertahanan maritim.

 

Baca Juga: Kapal Selam Autonomus Siap Amankan Chokepoints Laut Indonesia

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan bahwa uji coba tersebut disaksikan langsung oleh Presiden melalui teknologi komunikasi. “Kesabaran mengikuti persiapan meluncurkan dan menembakkan apel selam otonomus yang kita kenal dengan KSOT,” ujarnya.

 

Sjafrie menjelaskan bahwa peluncuran dan penembakan perdana KSOT serta torpedo buatan PT PAL akan terus dievaluasi untuk penyempurnaan. “PMI Angkatan Laut dan PT PAL akan terus mengadakan evaluasi penyempurnaan agar produk ini lebih sempurna penampilannya dan lebih bermanfaat penggunaannya,” katanya.

 

Ia menambahkan, Kementerian Pertahanan akan melaporkan kepada Presiden mengenai kebutuhan 30 unit KSOT untuk menjaga chokepoints nasional. “Kita perlu 30 apel selam otonomus untuk menjaga chokepoints yang ada di peringkat nasional kita. Sambil juga kita membangun sendiri torpedo yang diproduksi oleh anak bangsa,” ujar Menhan Sjafrie.

 

Indonesia kini menjadi negara keempat di dunia yang mampu memproduksi kapal selam otonomus setelah Amerika, Rusia, dan China. “Ini kebahagiaan kita bahwa anak bangsa bisa memproduksi alutsista yang setara dengan negara-negara global di bidang teknologi,” ungkapnya.

 

Sjafrie juga menyinggung terobosan teknologi di industri pertahanan lain yang akan diikuti penguatan kemampuan angkatan udara melalui PT DI. Awal bulan depan, TNI Angkatan Udara dijadwalkan menerima alutsista udara untuk transportasi gerak. Sementara itu, TNI Angkatan Darat terus memperkuat struktur dengan membentuk 150 batalion baru yang akan disebar di seluruh Indonesia.

 

Ia menutup dengan ajakan kepada putra-putri bangsa di luar negeri untuk kembali dan berkontribusi dalam pembangunan teknologi militer. “Ini memerlukan dukungan dari semua pihak agar teknologi militer yang kita bangun bisa mendapatkan dukungan dari rakyat Indonesia dan juga pemerintah,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gelar Istigasah Jelang IGIC 2026, Kemenag Jatim Tekankan Fungsi Masjid sebagai Pusat Perdamaian

Puncak acara akan diisi langsung oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, yang memimpin Tabligh Akbar di hadapan ribuan jemaah.

JKCI 2026 Pukau Dunia, Terobosan Jitu Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Jember

Bupati Jember Muhammad Fawait menyatakan hilirisasi menjadi kunci utama agar kesejahteraan para petani tembakau melonjak tajam.

Semifinal dan Final Piala Presiden 2026 Digelar di Bali, Hadiah Juara Naik jadi Rp8 M

Maruarar mengungkapkan, meski sebelumnya ada wacana menggelar laga krusial tersebut di Surabaya, namun keputusan laga akhirnya digelar di Bali.

Pakar Hukum Ingatkan Pemkot Surabaya Cermat Terbitkan Izin Acara Besar Pasca-Kericuhan Konser SUBEC

Menurutnya, aspek administrasi, keamanan, hingga perlindungan bagi petugas harus menjadi perhatian utama untuk mencegah terjadinya insiden di lapangan.

Viral Isu Bocah 5 Tahun Dieksploitasi Ayah Kandung di Surabaya, Ini Penjelasan Pemkot

Ida Widayati menjelaskan pihaknya langsung berkoordinasi dengan jajaran Polres setempat untuk memverifikasi kebenaran informasi yang meresahkan publik itu.

Tak Ada Ongkos Berobat? Pemkab Jember Kirim Nakes dan Dokter Spesialis Langsung ke Rumah Warga

Bupati Jember, Muhammad Fawait mengungkapkan bahwa program dengan konsep jemput bola ini lahir dari keprihatinan atas kondisi riil di lapangan.