Sabtu, 13 Jun 2026 16:02 WIB

Pemkot Surabaya Dampingi Warga Kalianak Pindah ke Rusun Romokalisari, Janjikan Relokasi Humanis

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 26 Okt 2025 12:02 WIB

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai melakukan pendampingan terhadap warga terdampak program Normalisasi Ruang Sungai Kalianak, Sabtu (25/10)/2025) kemarin.

Satu keluarga resmi direlokasi ke Rumah Susun (Rusun) Romokalisari dengan bantuan penuh dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM).

Baca Juga: Pamit Istri Mancing di Kali Lamong, Pemuda Surabaya Hilang Tenggelam

Petugas gabungan terlihat membantu memindahkan barang, menyediakan kendaraan angkut, hingga memastikan proses relokasi berjalan lancar dan tanpa paksaan.

Kasatpol PP Kota Surabaya, Achmad Zaini, mengatakan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk komitmen Pemkot untuk memastikan seluruh proses normalisasi dilakukan dengan cara humanis dan persuasif.

"Kami membantu warga yang butuh dukungan, baik dari personel Satpol PP maupun DSDABM. Kita gotong royong memindahkan barang sampai memastikan warga tiba di Rusun Romokalisari,” ujar Zaini.

Ia menegaskan, relokasi bukan semata pemindahan fisik, tapi juga bentuk tanggung jawab sosial pemerintah agar warga terdampak tetap mendapatkan tempat tinggal yang layak.

"Kalau warga kesulitan membongkar bangunan, petugas kami siap membantu. Prinsipnya, semua dilakukan dengan pendekatan yang baik,” tambahnya.

Baca Juga: DKS Resmi Laporkan Pemkot atas Dugaan Pencurian Aset Budaya ke Polrestabes Surabaya

Zaini menyebut, hingga kini proses pembongkaran bangunan di atas aliran Sungai Kalianak masih terus berlangsung. Sebagian dilakukan secara manual oleh warga, sebagian lagi menggunakan alat berat milik Pemkot.

"Selain pembongkaran, sosialisasi juga terus kami lakukan. Semua dengan pendekatan persuasif, supaya warga paham bahwa program ini demi kebaikan bersama,” jelasnya.

Menurutnya, normalisasi Sungai Kalianak menjadi bagian penting dari upaya Pemkot mengatasi persoalan banjir musiman di kawasan Surabaya Barat.

Baca Juga: DPRD Surabaya Minta Tak Ada Lagi Stigma Jukir Liar: No Intimidasi, No Sara!

"Harapan kami, warga mendukung program ini. Tujuannya jelas menciptakan lingkungan yang nyaman dan bebas banjir saat musim hujan tiba,” ungkap Zaini.

Salah satu warga yang sudah direlokasi, Edi Suliyono dari Kalianak Barat, mengaku bersyukur atas pendampingan yang dilakukan Pemkot Surabaya.

"Terima kasih Pemerintah Kota Surabaya, sudah membantu proses pindahan kami dan memberi fasilitas rumah di Rusun Romokalisari,” ujarnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Peringati Harganas ke-33, KB Permanen di Jember Sasar 234 Perempuan dan 25 Laki-laki

Target akseptor MOW di Jember berkisar 250 peserta dan kini hampir seluruhnya telah terpenuhi.

Demi Tingkatkan Layanan ke Masyarakat, Polres Probolinggo Resmikan Gedung SPKT Baru

Kapolres Probolinggo juga mengingatkan seluruh personel yang bertugas di SPKT agar mengedepankan sikap ramah, responsif, dan berorientasi pada solusi.

Diduga Ada yang Nyontek di Seleksi Direksi PDAM Delta Tirta, Begini Pengakuan Seorang Peserta

"Saya duduk bersebelahan dengan yang diduga pelaku. Selain saya, ada yang duduk di depan dan di belakang yang juga mengetahui kejadian tersebut," ungkap Sigit.

Lagi Asyik Latihan Musik, Motor Pemuda di Mojokerto Dicuri Maling

Sebelum beraksi, pelaku datang dua kali, pertama memantau keadaan dan dua kali motor langsung dibawa kabur.

Surabaya Jadi Percontohan Nasional Program Indonesia-UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Surabaya dipilih sebagai kota pertama pelaksanaan program karena dinilai memiliki komitmen kuat dalam pengelolaan sampah dan pengendalian pencemaran lingkungan.

Antar Penumpang ke Bandara Juanda, Driver Ojol Tewas Tertabrak Mobil

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat berkendara di kawasan bandara yang memiliki lalu lintas kendaraan cukup padat.