Minggu, 01 Feb 2026 22:12 WIB

Pemkot Surabaya Dampingi Warga Kalianak Pindah ke Rusun Romokalisari, Janjikan Relokasi Humanis

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 26 Okt 2025 12:02 WIB

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai melakukan pendampingan terhadap warga terdampak program Normalisasi Ruang Sungai Kalianak, Sabtu (25/10)/2025) kemarin.

Satu keluarga resmi direlokasi ke Rumah Susun (Rusun) Romokalisari dengan bantuan penuh dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM).

Baca Juga: Patroli Malam Satpol PP Surabaya Temukan WRSE di TPU Kembang Kuning

Petugas gabungan terlihat membantu memindahkan barang, menyediakan kendaraan angkut, hingga memastikan proses relokasi berjalan lancar dan tanpa paksaan.

Kasatpol PP Kota Surabaya, Achmad Zaini, mengatakan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk komitmen Pemkot untuk memastikan seluruh proses normalisasi dilakukan dengan cara humanis dan persuasif.

"Kami membantu warga yang butuh dukungan, baik dari personel Satpol PP maupun DSDABM. Kita gotong royong memindahkan barang sampai memastikan warga tiba di Rusun Romokalisari,” ujar Zaini.

Ia menegaskan, relokasi bukan semata pemindahan fisik, tapi juga bentuk tanggung jawab sosial pemerintah agar warga terdampak tetap mendapatkan tempat tinggal yang layak.

"Kalau warga kesulitan membongkar bangunan, petugas kami siap membantu. Prinsipnya, semua dilakukan dengan pendekatan yang baik,” tambahnya.

Baca Juga: Demo Jagal RPH Pegirian Memanas, Emak-Emak Geruduk Ruang Ketua DPRD Surabaya

Zaini menyebut, hingga kini proses pembongkaran bangunan di atas aliran Sungai Kalianak masih terus berlangsung. Sebagian dilakukan secara manual oleh warga, sebagian lagi menggunakan alat berat milik Pemkot.

"Selain pembongkaran, sosialisasi juga terus kami lakukan. Semua dengan pendekatan persuasif, supaya warga paham bahwa program ini demi kebaikan bersama,” jelasnya.

Menurutnya, normalisasi Sungai Kalianak menjadi bagian penting dari upaya Pemkot mengatasi persoalan banjir musiman di kawasan Surabaya Barat.

Baca Juga: DPRD Surabaya Nilai Banjir Tak Tuntas Jika Hanya Normalisasi Kalianak

"Harapan kami, warga mendukung program ini. Tujuannya jelas menciptakan lingkungan yang nyaman dan bebas banjir saat musim hujan tiba,” ungkap Zaini.

Salah satu warga yang sudah direlokasi, Edi Suliyono dari Kalianak Barat, mengaku bersyukur atas pendampingan yang dilakukan Pemkot Surabaya.

"Terima kasih Pemerintah Kota Surabaya, sudah membantu proses pindahan kami dan memberi fasilitas rumah di Rusun Romokalisari,” ujarnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.