Senin, 02 Feb 2026 00:28 WIB

Gasak Rp345 Juta Brankas SPBU Tegalsari, Pelaku Sempat Nyamar Berhijab

selalu.id – Polsek Tegalsari berhasil mengungkap kasus pembobolan brankas di salah satu SPBU di wilayahnya. Dalam konferensi pers, Kapolsek Tegalsari Kompol Rizki Santoso menyebut pelaku merupakan mantan karyawan SPBU tersebut.

 

Baca Juga: Ringkus Komplotan Pembobol Toko Perhiasan, Polres Magetan Kembalikan Emas Senilai Rp 1 Miliar

Kompol Rizki menjelaskan, pelaku melakukan aksinya dengan menyamar sebagai wanita berhijab dan mengenakan masker agar tidak dikenali. Pelaku masuk ke ruangan brankas, mengambil uang tunai di dalamnya, lalu melarikan diri.

 

“Alhamdulillah, setelah penyelidikan mendalam, pada Jumat 17 Oktober 2025, pelaku berhasil ditangkap oleh Kanit Reskrim Polsek Tegalsari, AKP Bandung, di wilayah Yogyakarta,” ujar Kompol Rizki kepada selalu.id, Jumat (24/10/2025).

 

Motif pelaku melakukan pencurian karena sakit hati setelah dipindahkan dari SPBU Tegalsari ke SPBU di Pasuruan. Ia merasa keberatan dengan jarak yang jauh dari rumahnya sehingga nekat melakukan aksi tersebut.

 

Pencurian terjadi pada Senin dini hari, 13 Oktober 2025, sekitar pukul 03.00 WIB. Pelaku menggunakan pakaian tertutup agar tidak dikenali dan lebih dulu memastikan situasi aman sebelum beraksi.

 

Baca Juga: Maling Bobol Minimarket di Buduran, Sikat Rokok dan CCTV

Total uang yang diambil pelaku dari brankas mencapai Rp345 juta, hasil penjualan SPBU selama tiga hari. Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku telah menggunakan sekitar Rp54 juta untuk keperluan pribadi.

 

“Kami berhasil mengamankan barang bukti uang tunai sebesar Rp291.600.000 dari tangan pelaku. Uang sebesar Rp54 juta telah digunakan untuk kepentingan pribadi,” ungkap Kompol Rizki.

 

Pelaku diketahui telah bekerja di SPBU itu selama dua tahun dan memahami letak serta cara membuka brankas yang menggunakan kunci, bukan kode.

Baca Juga: Dua Hari Berturut-Turut, Pembobolan Terjadi di Jalan Kenjeran

 

Saat kejadian, pelaku sempat terlihat oleh karyawan lain, namun tetap melanjutkan aksinya karena situasi memungkinkan. Ia akhirnya ditangkap di Yogyakarta setelah penyelidikan dan pelacakan intensif.

 

Selain uang tunai, polisi juga mengamankan pakaian yang digunakan pelaku saat beraksi, yang diketahui milik orang tuanya. Kasus ini masih dikembangkan lebih lanjut oleh Polsek Tegalsari.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.