Rabu, 21 Okt 2026 20:07 WIB

Semburan Berbau Gas Gegerkan Warga Rungkut, PGN Pastikan Bukan dari Pipa Jaringan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 17 Okt 2025 09:40 WIB

selalu.id – Warga di kawasan Rungkut Madya, Surabaya Timur, digegerkan oleh munculnya semburan air berbau gas dari aliran sungai di perbatasan Rungkut Madya–Gununganyar, Kamis (17/10/2025) siang.

 

Baca Juga: Langkah Cepat Petrokimia Gresik dan Pemkot Surabaya Tangani Kebocoran Pipa di Tambak Mayor

Semburan itu pertama kali terlihat sekitar pukul 14.00 WIB dan langsung menarik perhatian warga. Selain menyembur cukup tinggi, air yang keluar dari dasar sungai juga menimbulkan aroma gas menyengat, membuat warga panik dan melapor ke pihak berwenang.

 

Menindaklanjuti laporan tersebut, Division Head Regional Support and Service PGN SOR III, Muhammad Rais Effendi, memastikan tim PGN langsung diterjunkan ke lokasi untuk memeriksa sumber semburan.

 

“Benar ada semburan di Sungai Rungkut Madya Utara. Tim kami sudah turun sejak pukul 14.00 WIB untuk melakukan pemeriksaan lapangan,” ujar Rais dalam keterangan tertulis.

 

Dari hasil pemeriksaan awal, Rais memastikan tidak ditemukan kebocoran pada jaringan pipa gas milik PGN. Penyaluran gas ke pelanggan di wilayah sekitar juga dilaporkan berjalan normal tanpa gangguan tekanan.

 

Baca Juga: Petrokimia Gresik Ungkap Penyebab Pipanya Bocor di Surabaya yang Bikin Heboh

“Kami sudah periksa seluruh jaringan pipa di sekitar lokasi. Tidak ada kendala, gangguan, atau penurunan tekanan. Penyaluran ke pelanggan tetap aman,” tegasnya.

 

Meski begitu, hasil pengukuran di lapangan menunjukkan gelembung yang muncul mengandung gas metana (CH₄), jenis gas yang juga terdapat dalam gas bumi.

 

“Berdasarkan alat ukur di lokasi, terdeteksi adanya gas metana. Tapi kami masih memastikan apakah sumbernya dari pipa atau faktor lain,” tambah Rais.

Baca Juga: Semburan Air di Jalan Dupak Rukun Surabaya, Ternyata Pipa Petrokimia Gresik Bocor

 

Ia menjelaskan, munculnya gas metana bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk sumber alami dari bawah tanah. Karena itu, PGN akan melakukan pemeriksaan lebih mendalam untuk memastikan penyebab pastinya.

 

“Kemungkinannya bisa dari faktor alami atau dari pipa bawah tanah. Kami terus memantau tekanan jaringan dan menelusuri sumber semburan tersebut,” tandasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).

Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Bukan hanya mengganggu pemandangan, kabel yang sudah tidak digunakan juga dinilai tak semestinya dibiarkan menggantung begitu saja, harus ditertibkan.

Aksi Motoran Santri Sidoarjo Kampanyekan Tertib Lalu Lintas Sambut HSN 2026

Tak sekadar konvoi, Motoran Santri membawa pesan “Motor Santun”, yakni ajakan berkendara secara aman, tertib, dan bertanggung jawab. 

Kisah Penjual Peyek di Nganjuk Terancam Kehilangan Rumah atas Utang Mendiang Suami Rp690 Juta

Rumah tinggal Lilik terancam disita dan dilelang oleh BRI Cabang Nganjuk atas klaim utang mendiang suaminya, Puji Astanto, sebesar Rp690 juta.

45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda Surabaya Ekkie Noorisma menyebut, dua biang keroknya klasik tidak berizin dan belum bayar pajak.