Rabu, 05 Agu 2026 23:53 WIB

Viral Gajah Bayi Ditunggangi, DPRD Surabaya Nilai KBS Tak Peka terhadap Satwa

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 14 Okt 2025 12:38 WIB

selalu.id – Dugaan praktik penunggangan anak gajah bernama Rocky di Kebun Binatang Surabaya (KBS) memicu kecaman luas. Setelah videonya viral di media sosial, Komisi B DPRD Kota Surabaya meminta Pemerintah Kota (Pemkot) dan manajemen KBS bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

 

Baca Juga: Menanti Tersangka Baru dalam Kasus Korupsi Rp10 Miliar di Kebun Binatang Surabaya

Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Agoeng Prasodjo, menilai tindakan menunggangi gajah yang baru berusia sekitar satu tahun menunjukkan ketidakpedulian terhadap kesejahteraan satwa.

 

“Kita ini harus tahu diri. Mana gajah yang sudah dewasa, mana yang masih kecil atau baru lahir. Jangan sampai gajah yang masih bayi dipaksa cari duit,” tegas Agoeng, Selasa (14/10/2025).

 

Ia menilai KBS seharusnya menunggu sampai gajah tersebut cukup umur dan kuat secara fisik sebelum dilibatkan dalam kegiatan publik.

 

“Kalau masih kecil, jangan dulu dipaksa. Saya khawatir nanti ada hewan lain yang baru lahir ikut diperlakukan seperti ini hanya demi pendapatan,” ujarnya.

 

Agoeng juga menyoroti peran Dewan Pengawas KBS yang dinilai belum maksimal menjalankan fungsi pengawasan.

 

“Dewan Pengawas harusnya tanggap dan mengingatkan manajemen. Fungsinya bukan formalitas, tapi memastikan kesejahteraan satwa benar-benar dijaga,” katanya.

 

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, langsung memerintahkan Inspektorat Kota Surabaya untuk memanggil manajemen KBS dan meminta klarifikasi terkait video viral tersebut.

 

“Kami sudah mengambil langkah cepat. Inspektorat kami minta memeriksa manajemen KBS, terutama terkait dugaan penggunaan gajah usia muda untuk ditunggangi,” kata Eri.

 

Eri juga menginstruksikan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pemerintahan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan satwa di KBS, termasuk ketentuan usia hewan yang boleh berinteraksi dengan pengunjung.

 

Baca Juga: Buntut Kasus Korupsi, Pemkot Surabaya Buka Seleksi Terbuka Dirut KBS Secara Nasional

“Kalau terbukti melanggar aturan kesejahteraan satwa, tentu akan kami tindak tegas,” ujarnya.

 

Ia memastikan hasil pemeriksaan akan diumumkan secara terbuka kepada publik.

 

“Begitu hasilnya keluar dari Inspektorat dan Asisten II, akan kami sampaikan secara terbuka,” tegasnya.

 

Klarifikasi KBS: “Itu Pelatihan Adaptasi, Bukan Eksploitasi”

 

Manajemen KBS melalui Kepala Seksi Humas, Lintang Ratri Sunarwidhi, membantah tudingan eksploitasi satwa. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelatihan adaptasi agar anak gajah terbiasa dengan interaksi manusia.

 

Baca Juga: Tak Cukup Jago Manajemen, Apecsi Minta Bos Baru KBS Punya Jiwa Konservasi

“Kegiatan itu bukan eksploitasi. Itu pelatihan adaptasi yang penting untuk kebutuhan medis dan perawatan rutin ke depannya,” jelas Lintang.

 

Ia menambahkan, pelatihan dilakukan dalam waktu singkat dan diawasi langsung oleh tim perawat satwa. Pawang yang menaiki gajah pun dipilih dengan berat badan paling ringan agar tidak membebani tubuh Rocky.

 

“Durasi interaksi sangat terbatas dan semua diawasi ketat. Tujuannya membangun kepercayaan antara pawang dan gajah agar tidak stres saat perawatan,” katanya.

 

Video yang menampilkan pawang menunggangi Rocky pertama kali beredar di media sosial X (Twitter) dan Instagram. Banyak warganet menilai tindakan itu sebagai bentuk penyiksaan satwa dan menandai akun resmi Pemkot Surabaya untuk meminta penjelasan.

 

Unggahan tersebut kini viral dengan ribuan komentar yang menyesalkan tindakan itu. Publik menuntut agar KBS lebih transparan dan serius menjaga kesejahteraan hewan.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bupati Gus Barra Pimpin Razia Rokok Ilegal di Pasar Sawahan Mojokerto, Ratusan Ribu Batang Disita

Gus Barra menegaskan bahwa langkah kolaboratif ini merupakan wujud nyata pemerintah daerah dalam melindungi penerimaan negara.

DPRD dan Pemprov Jatim Sahkan KUA-PPAS P-APBD 2026, Kejar Target IKU hingga Pokir

Penyesuaian target pendapatan nantinya akan digodok matang bersama komisi membidangi agar presisi dengan potensi riil tiap sektor penerimaan daerah.

Gempur Miras Ilegal di Sidoarjo: 3 Penjual Diseret ke Sidang Tipiring, Didenda hingga Rp1 Juta

Tak berhenti pada sanksi denda, seluruh barang bukti miras yang disita dan telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) dijadwalkan bakal dimusnahkan.

Sikat Premanisme, Polrestabes Surabaya Tahan Tiga Tersangka Penyerobot Ruko LeIang

Proses penyidikan saat ini masih terus berjalan untuk membongkar keterlibatan aktor lain di balik aksi penyerobotan tersebut.

DVI Polda Jatim Kembali Identifikasi Korban KMP Mutiara Sentosa II, Total 4 Jenazah Sudah Diserahkan

Dengan penyerahan ini, Tim DVI Polda Jatim tercatat telah menyerahkan total empat jenazah teridentifikasi kepada pihak keluarga.

Banyak Mahasiswa Berprestasi di Surabaya Terancam Gagal Beasiswa, DPRD Desak Dinsos Benahi Data Desil

Salah satu kasus yang jadi perhatian adalah seorang mahasiswi di kawasan Wonokromo yang terancam menghentikan kuliahnya meski memiliki prestasi akademik tinggi.