Rabu, 04 Feb 2026 08:06 WIB

Viral Gajah Bayi Ditunggangi, DPRD Surabaya Nilai KBS Tak Peka terhadap Satwa

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 14 Okt 2025 12:38 WIB

selalu.id – Dugaan praktik penunggangan anak gajah bernama Rocky di Kebun Binatang Surabaya (KBS) memicu kecaman luas. Setelah videonya viral di media sosial, Komisi B DPRD Kota Surabaya meminta Pemerintah Kota (Pemkot) dan manajemen KBS bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

 

Baca Juga: Tiket KBS Berpotensi Naik 2026, Manajemen Ajukan Skema Rp20–25 Ribu

Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Agoeng Prasodjo, menilai tindakan menunggangi gajah yang baru berusia sekitar satu tahun menunjukkan ketidakpedulian terhadap kesejahteraan satwa.

 

“Kita ini harus tahu diri. Mana gajah yang sudah dewasa, mana yang masih kecil atau baru lahir. Jangan sampai gajah yang masih bayi dipaksa cari duit,” tegas Agoeng, Selasa (14/10/2025).

 

Ia menilai KBS seharusnya menunggu sampai gajah tersebut cukup umur dan kuat secara fisik sebelum dilibatkan dalam kegiatan publik.

 

“Kalau masih kecil, jangan dulu dipaksa. Saya khawatir nanti ada hewan lain yang baru lahir ikut diperlakukan seperti ini hanya demi pendapatan,” ujarnya.

 

Agoeng juga menyoroti peran Dewan Pengawas KBS yang dinilai belum maksimal menjalankan fungsi pengawasan.

 

“Dewan Pengawas harusnya tanggap dan mengingatkan manajemen. Fungsinya bukan formalitas, tapi memastikan kesejahteraan satwa benar-benar dijaga,” katanya.

 

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, langsung memerintahkan Inspektorat Kota Surabaya untuk memanggil manajemen KBS dan meminta klarifikasi terkait video viral tersebut.

 

“Kami sudah mengambil langkah cepat. Inspektorat kami minta memeriksa manajemen KBS, terutama terkait dugaan penggunaan gajah usia muda untuk ditunggangi,” kata Eri.

 

Eri juga menginstruksikan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pemerintahan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan satwa di KBS, termasuk ketentuan usia hewan yang boleh berinteraksi dengan pengunjung.

 

Baca Juga: Target 200 Ribu Pengunjung, KBS Siapkan Skema Parkir Darurat

“Kalau terbukti melanggar aturan kesejahteraan satwa, tentu akan kami tindak tegas,” ujarnya.

 

Ia memastikan hasil pemeriksaan akan diumumkan secara terbuka kepada publik.

 

“Begitu hasilnya keluar dari Inspektorat dan Asisten II, akan kami sampaikan secara terbuka,” tegasnya.

 

Klarifikasi KBS: “Itu Pelatihan Adaptasi, Bukan Eksploitasi”

 

Manajemen KBS melalui Kepala Seksi Humas, Lintang Ratri Sunarwidhi, membantah tudingan eksploitasi satwa. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelatihan adaptasi agar anak gajah terbiasa dengan interaksi manusia.

 

Baca Juga: KBS Gelar Program Libur Nataru, Tiket Masuk Tetap Rp15 Ribu

“Kegiatan itu bukan eksploitasi. Itu pelatihan adaptasi yang penting untuk kebutuhan medis dan perawatan rutin ke depannya,” jelas Lintang.

 

Ia menambahkan, pelatihan dilakukan dalam waktu singkat dan diawasi langsung oleh tim perawat satwa. Pawang yang menaiki gajah pun dipilih dengan berat badan paling ringan agar tidak membebani tubuh Rocky.

 

“Durasi interaksi sangat terbatas dan semua diawasi ketat. Tujuannya membangun kepercayaan antara pawang dan gajah agar tidak stres saat perawatan,” katanya.

 

Video yang menampilkan pawang menunggangi Rocky pertama kali beredar di media sosial X (Twitter) dan Instagram. Banyak warganet menilai tindakan itu sebagai bentuk penyiksaan satwa dan menandai akun resmi Pemkot Surabaya untuk meminta penjelasan.

 

Unggahan tersebut kini viral dengan ribuan komentar yang menyesalkan tindakan itu. Publik menuntut agar KBS lebih transparan dan serius menjaga kesejahteraan hewan.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya.