DVI Jatim Identifikasi 10 dari 55 Kantong Jenazah Korban Ponpes Ambruk di Sidoarjo
- Penulis : Dony Maulana
- | Senin, 06 Okt 2025 11:37 WIB
selalu.id – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Jawa Timur terus mengidentifikasi korban robohnya Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo. Hingga Senin (6/10/2025), Posko DVI telah menerima 55 kantong jenazah dari lokasi kejadian. Dari jumlah itu, lima di antaranya berisi bagian tubuh terpisah.
Baca Juga: Identitas Mayat di Wonokusumo Terungkap, Diduga Dibacok Sekitar 60 Meter dari TKP
Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Jatim, Kombes Pol Khusnan Marzuki, mengatakan proses identifikasi terus dilakukan tanpa henti. “Pada pagi hari ini hingga saat ini, total kami menerima 55 kantong jenazah. Dari 55 itu, lima kantong berisi bagian tubuh,” ujar Kombes Khusnan di Surabaya.
Ia menjelaskan, dari total tersebut, sepuluh korban telah berhasil diidentifikasi, termasuk korban yang sebelumnya diidentifikasi di Sidoarjo. Untuk mempercepat proses, tim DVI telah mengambil sampel DNA dari keluarga korban sejak Kamis pekan lalu. Sampel tersebut dicocokkan dengan DNA jenazah dan bagian tubuh yang ditemukan.
Baca Juga: Angin Kencang di Surabaya, Pohon Tumbang Timpa Ojol dan Penumpang
“Hari Jumat, jenazah mulai berdatangan ke sini. Jadi pada Sabtu pagi, sampel dari keluarga dan sampel jenazah langsung kami kirim untuk analisis,” jelasnya.
Baca Juga: Diduga Sopir Mengantuk, Truk Cabai Tewaskan Pemotor di Mojokerto
Kombes Khusnan menyebut proses rekonsiliasi data antemortem dan postmortem diharapkan dapat menghasilkan data identifikasi tambahan. “Kami usahakan rekonsiliasi bisa dilakukan sore ini sekitar pukul 15.00 WIB,” pungkasnya.
Editor : Ading
