GM FKPPI Jatim: Reformasi Polri Momentum Historis untuk Menghidupkan Kembali Keteladanan
- Penulis : Arif Ardianto
- | Kamis, 02 Okt 2025 18:21 WIB
selalu.id - Pimpinan Daerah Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (GM FKPPI) Jawa Timur, menyambut baik langkah Presiden Prabowo Subianto yang membentuk tim reformasi Polri. Kebijakan ini dinilai sebagai momentum historis untuk memperkuat profesionalisme, dan mengembalikan kepercayaan publik melalui keteladanan moral.
Ketua GM FKPPI Jatim, Agoes Soerjanto menegaskan, reformasi Polri merupakan bagian dari perjalanan panjang bangsa dalam menegakkan negara hukum. Ia menekankan pentingnya meneladani sosok Jenderal Hoegeng Iman Santoso, simbol integritas dan kesederhanaan.
“Reformasi yang digagas Presiden Prabowo harus berangkat dari spirit keteladanan Hoegeng. Dengan begitu, Polri kembali mendapat tempat mulia di hati rakyat sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris GM FKPPI Jatim, Didik Prasetiyono menambahkan, pengalaman negara lain membuktikan pentingnya pembaruan yang menyentuh aspek moral dan karakter. Jepang, misalnya, sukses membangun kepolisian yang dipercaya publik berkat disiplin, integritas, dan pelayanan.
Ia juga mencontohkan reformasi kepolisian di Georgia pada awal 2000-an. Negara itu berhasil keluar dari kultur korupsi melalui pembaruan radikal yang berlandaskan komitmen moral.
“Indonesia dapat belajar bahwa reformasi sejati lahir dari konsistensi moral, bukan sekadar penataan administratif. Pandangan ini menjadi kunci agar Polri benar-benar bertransformasi,” tegas Didik, yang kini tengah menyelesaikan pendidikan doktoral PSDM di Universitas Airlangga (Unair).
GM FKPPI Jatim menilai terdapat tiga fokus utama reformasi yang harus dijalankan. Pertama, perbaikan perilaku aparat agar lebih humanis, profesional, dan jauh dari tindakan represif.
Kedua, pembaruan institusional untuk menghindari jebakan politisasi, patronase bisnis, dan mafia hukum. Ketiga, peningkatan pelayanan publik dengan menutup rapat celah praktik korupsi.
“Ketiga dimensi ini harus berjalan seiring agar Polri mampu menjawab tantangan zaman. Konsistensi pada tiga pilar tersebut akan melahirkan kepolisian yang kuat dan berwibawa,” ungkapnya.
Sebagai organisasi yang lahir dari rahim TNI-Polri, kata Didik, GM FKPPI Jatim mengajak seluruh pihak untuk menjadikan momentum ini sebagai refleksi. Polri diharapkan benar-benar memanfaatkan kesempatan besar ini untuk melakukan perbaikan menyeluruh.
“Kami hadir sebagai organisasi yang kritis sekaligus konstruktif. Reformasi Polri adalah tugas bersama seluruh komponen bangsa, termasuk kami sebagai generasi penerus,” katanya.
GM FKPPI Jatim berharap tim reformasi mampu menghasilkan rekomendasi strategis yang menguatkan peran Polri. Kepolisian diharapkan tampil sebagai garda terdepan dalam melayani masyarakat dengan adil, profesional, dan bermartabat.
“Kami percaya langkah Presiden Prabowo ini akan menjadi titik balik menuju kepolisian yang modern dan berintegritas. Cita-cita para pendiri bangsa harus menjadi kompas utama dalam perjalanan reformasi ini,” tandasnya.
Editor : Ading