Selasa, 03 Feb 2026 20:48 WIB

Siswa TK di Mojokerto Diajari Mitigasi Bencana Sejak Usia Dini

selalu.id – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meninjau kegiatan sosialisasi mitigasi dan simulasi bencana kebakaran bagi anak usia dini di Kampung Siaga Bencana, Kelurahan Gununggedangan, Kecamatan Magersari.

 

Baca Juga: Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Puluhan siswa taman kanak-kanak tampak antusias mengikuti praktik penanganan api, termasuk cara menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dengan pendampingan petugas dan orang tua.

 

Wali Kota Mojokerto yang akrab disapa Ning Ita menekankan pentingnya pengetahuan kebencanaan sejak dini.

 

“Anak-anak sampai orang tua harus dibekali kemampuan dasar seperti menyelamatkan diri dan menggunakan alat pemadam sederhana agar siap saat darurat,” ujar Ning Ita, Jumat (26/9/2025).

 

Baca Juga: Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Ia menambahkan pembentukan karakter tangguh bencana harus sejalan dengan kesadaran, kepedulian, serta keberanian yang dibangun sejak usia dini.

 

“Mitigasi bencana bukan sekadar teknis, tapi juga kesadaran, kepedulian, dan keberanian,” katanya.

 

Baca Juga: Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Dalam kesempatan itu, Ning Ita bersama Kepala Pelaksana BPBD Kota Mojokerto, Ganesh Pressiatantra K, menyerahkan perlengkapan siaga bencana sebagai bentuk komitmen memperkuat kesiapsiagaan masyarakat.

 

“Kami ingin kesadaran ini menjadi budaya, sehingga Kota Mojokerto tumbuh sebagai kota yang tangguh bencana,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.