Kamis, 20 Agu 2026 10:06 WIB

Sanggah Alasan Keamanan Soal Penggantian Nopol Mobil Gubernur Khofifah, Ini Kata Pakar Hukum

selalu.id – Penggunaan plat nomor berbeda pada mobil Toyota Alphard yang digunakan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memicu kontroversi di masyarakat. Video viral memperlihatkan mobil tersebut memakai dua plat nomor dalam dua hari berturut-turut.

 

Baca Juga: Menko AHY Resmikan 166 Rumah Revitalisasi Kampung Nelayan di Campurejo Gresik

Pada Kamis, 11 September 2025, mobil Alphard hitam itu terlihat menggunakan plat nomor W 1334 QB saat mengantar Gubernur Khofifah ke Kantor Sekretariat National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) dan sebuah pabrik sepatu di Mojokerto.

 

Berdasarkan penelusuran situs resmi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jatim, nomor tersebut terdaftar atas nama Mitsubishi Pajero Sport berwarna hitam mika keluaran 2023.

 

Keesokan harinya, Jumat, 12 September 2025, mobil yang sama kembali terlihat saat Gubernur Khofifah menghadiri kuliah umum di Gedung Islamic Center Surabaya. Namun kali ini, plat nomor mobil berubah menjadi L 1087 ZZH.

 

Kabag TU Biro Umum Setdaprov Jatim, Ribut Sariyono, menjelaskan bahwa Alphard tersebut bukan mobil dinas resmi, melainkan mobil sewaan. "Biasanya beliau pakai Innova, namun karena situasi masih memanas, jadi dipakai Alphard untuk sementara," katanya.

Baca Juga: Momen Haru Warga Mojokerto Sambut Bantuan Air Bersih dari Pemerintah

 

Pakar hukum Universitas Bhayangkara, Solehudin, menilai alasan keamanan tidak dapat dijadikan pembenaran mengganti nomor kendaraan. Ia membenarkan pasca kericuhan di Jawa Timur, pejabat memang diperintahkan menggunakan mobil pribadi dan tidak berseragam.

 

"Tapi kalau menggunakan mobil pribadi atau rental, wajib pakai plat aslinya, tidak mengganti dengan nopol lain. Itu pelanggaran lalu lintas. Memang bukan tindak pidana, tapi jika dilakukan pejabat bisa disebut penyalahgunaan wewenang," tegasnya.

Baca Juga: ALLPACK Surabaya 2026: Cara Krista Exhibitions Perkuat Hilirisasi dan Daya Saing IKM

 

Solehudin menambahkan, sebagai pejabat publik, Gubernur Khofifah semestinya memberi contoh baik kepada masyarakat. Kasus ini disorot publik karena berpotensi menimbulkan preseden buruk.

 

Masyarakat pun berharap ada investigasi dan penjelasan transparan terkait penggunaan plat nomor ganda tersebut. Transparansi dan akuntabilitas dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Soal Foto Armuji Tak Dipasang di Poster Soekarno Cup 2026, Begini Jawaban Halus Panitia

Sebelumnya, Kader PDIP Surabaya Ahmad Hidayat mengaku sempat dihujani pertanyaan dari sesama kader terkait absennya wajah Armuji di poster Soekarno Cup 2026.

Kebakaran Hutan di Gunung Arjuno-Welirang, Jalur Pendakian Ditutup

Dampak dari insiden kebakaran ini, akses pendakian Gunung Arjuno-Welirang resmi ditutup total mulai Rabu (19/8) hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Waspada! Ini Tanda Kenapa Batuk Tak Kunjung Sembuh, Jangan Disepelekan

Apabila Anda mengalami batuk persisten yang tak kunjung membaik, segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Bareskrim Bongkar Kasus Kekerasan Seksual dan Pengantin Pesanan, Amankan Pelatih hingga Tokoh Agama

Melalui program Rise and Speak, Polri mengajak masyarakat berani bersuara dan melaporkan segala bentuk kekerasan di sekitarnya.

Sentuhan Teknologi Digital NIC, Kunci PLN Nusantara Power Amankan Listrik Kemerdekaan RI

PLN NP terus berkomitmen mendukung transisi energi hijau menuju Net Zero Emission melalui target pengembangan lebih dari 6,3 GW energi baru terbarukan (EBT).

Tegaskan Arsip Bukan Cuma Administrasi, Ning Ita Minta OPD Kota Mojokerto Genjot Kinerja

Pemkot Mojokerto menargetkan peningkatan kualitas kearsipan secara berkelanjutan. Target dalam RPJMD 2027 ditetapkan mencapai 82, atau setara dengan predikat A.