Sabtu, 06 Jun 2026 09:10 WIB

SIER, Sampoerna, dan Pemkot Bersihkan Eceng Gondok Sungai Tambak Oso untuk Cegah Banjir

selalu.id - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) berkolaborasi dengan PT HM Sampoerna Tbk dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, melaksanakan aksi bersih-bersih Sungai Tambak Oso yang melintas di kawasan industri SIER, Jumat (19/9/2025). Kegiatan ini berfokus pada pengerukan sedimen serta pembersihan eceng gondok yang selama ini menjadi salah satu penyebab banjir di musim penghujan.

 

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Kepala Divisi Manajemen Kawasan SIER, M Afifuddin, menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas pihak, termasuk dukungan penuh Pemkot Surabaya melalui Dinas Lingkungan Hidup, Kecamatan Gunung Anyar, dan sejumlah kelurahan di sekitarnya. Kolaborasi antara kawasan industri, swasta, dan pemerintah daerah ini merupakan kunci untuk mengatasi persoalan lingkungan.

 

“Kami berterima kasih kepada PT HM Sampoerna Tbk, Pemkot Surabaya, dan seluruh stakeholder yang mendukung kegiatan ini. Sungai Tambak Oso kerap menimbulkan banjir di musim hujan. Karena itu, kerja sama seperti ini harus terus dilakukan agar manfaatnya nyata dirasakan masyarakat,” ujarnya. 

 

Sementara itu, Manager Hand-Rolled PT HM Sampoerna Tbk Plant Rungkut 1 Surabaya, Sianggono Harisan, menekankan pentingnya aksi kolektif menjaga sungai tetap bersih. 

 

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Stakeholder Forum and Sharing Session yang kami gelar April lalu. Dengan tema ‘Satu Langkah Bersama: Normalisasi Sungai, Cegah Risiko Banjir’, kami berharap aksi ini tidak hanya berdampak pada kebersihan sungai, tetapi juga mendorong perilaku hidup bersih dan sehat, serta meningkatkan daya serap air untuk mengurangi risiko banjir,” jelasnya.

Baca Juga: SIER dan Holding BUMN Danareksa Salurkan 3.000 Paket Daging Kurban

 

Aksi gotong royong ini melibatkan ratusan peserta, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya, Kecamatan Gunung Anyar, Kelurahan Rungkut Tengah, Rungkut Menanggal, Gunung Anyar, Gunung Anyar Tambak, PT SIER, Forkom SIER, Kader Surabaya Hebat, hingga masyarakat umum.

 

Camat Gunung Anyar, Ario Bagus Permadi, menyebut inisiatif ini sebagai langkah mitigatif yang tepat untuk menghadapi musim penghujan. Menurutnya, kerja sama antara pemerintah, industri, dan masyarakat sangat penting untuk menjaga kondisi sungai tetap bersih dan meminimalkan risiko banjir.

Baca Juga: Artistik dan Futuristik, Kupu-kupu Robotik SIER Karya Mahasiswa ITS Memukau Surabaya Vaganza 2026

 

“Terima kasih kepada PT HM Sampoerna, PT SIER, dan Pemkot Surabaya yang telah menggagas kegiatan ini. Sinergi ini merupakan upaya nyata menjaga kondisi sungai menjelang musim penghujan. Semoga langkah ini terus berlanjut agar risiko banjir di Surabaya semakin berkurang,” paparnya.

 

Dalam aksi bersih-bersih sungai Tambak Oso ini, tercatat 80 ton lebih sedimen berupa tanah, rumput liar, eceng gondok, dan sampah berhasil dikeruk dari Sungai Tambak Oso. Kegiatan akan dilanjutkan, Sabtu (20/09/2025), hingga titik radius yang telah direncanakan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.