Minggu, 20 Sep 2026 16:24 WIB

Peternakan Mojokerto Kembangkan 800 Kambing Impor dari Afrika dan Australia

selalu.id – Peternakan Setia Kawan Farm (SKF) di Dusun Ngaglik, Desa Sidorejo, Jetis, Kabupaten Mojokerto, mengembangkan budidaya kambing impor dari Afrika Selatan dan Australia.

 

Baca Juga: Pabrik Sepatu Terbakar di Mojokerto Belum Padam, Ini Kendala Pemadam di Lokasi

Di lokasi ini terdapat sekitar 800 ekor kambing dan domba fullblood. Dari jumlah tersebut, 85 persen berjenis betina dan 15 persen pejantan.

 

Pengelola SKF, Fardan Setyo Alamsah, menjelaskan peternakan ini milik Marno, warga setempat. Usaha tersebut diklaim mendukung program ketahanan pangan pemerintah.

 

“Kambing dan domba memang kita impor dari Australia dan Afrika Selatan. Ini adalah wujud dukungan kami terhadap pemerintah dalam ketahanan pangan. Kami tidak hanya memproduksi hewan ternak, tapi juga konsentrat pakan,” kata Fardan, Selasa (16/9/2025).

 

Jenis kambing yang dikembangkan antara lain dorper dan boer asal Afrika Selatan, serta kambing Australia. Dorper dikenal bertubuh padat dengan bulu putih dan kepala hitam. Boer bertubuh besar, bertanduk, berdada lebar, dan cepat menghasilkan daging.

 

Kambing impor tersebut kemudian disilangkan dengan domba lokal untuk menghasilkan kualitas genetik unggul. SKF memiliki dua kandang utama, yakni kandang fullblood seluas 24 x 80 meter dan area persilangan seluas 5 hektare yang juga difungsikan sebagai lahan hijau pakan.

Baca Juga: Gagal Berangkatkan Jemaah, Kemenhaj Blokir PT Annisa Ahmada Travelindo

 

Sistem pemeliharaan dijalankan dengan pola kemitraan bersama peternak dan BUMDes di berbagai daerah. Dalam satu bulan, SKF mampu mendistribusikan 500 hingga 1.000 ekor kambing ke mitra.

 

Harga anakan hasil silangan dengan domba lokal dipatok Rp2–3 juta per ekor. Sementara itu, kambing fullblood impor dijual Rp20–25 juta per ekor. Mitra SKF tersebar di Aceh, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa Tengah, Bali, hingga Lampung.

 

Baca Juga: Gandeng Duta Pancasila, Pemkab Mojokerto Perkuat Edukasi Cukai dan Perang Lawan Rokok Ilegal

Menurut Fardan, perawatan kambing impor relatif mudah dan dapat beradaptasi dengan kondisi geografis Indonesia. Pakan diberikan dua kali sehari, berupa konsentrat sebanyak 2 persen dari bobot tubuh serta hijauan 10 persen dari bobot tubuh.

 

“Harapannya peternakan ini bisa menjadi percontohan program beternak untuk ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekspor bila ada permintaan,” ujarnya.

 

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAD Jember Melonjak 32,36 Persen, Bupati Fawait Anugerahi Insan Pajak dan Janjikan Insentif

Bupati Jember Muhammad Fawait menilai peningkatan tersebut tidak terlepas dari kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

Menjinakkan Leviathan Digital: Menimbang Ulang Hak Cipta di Era Kecerdasan Buatan

Ia adalah jeritan awal dari sebuah krisis eksistensial: hukum hak cipta kita gagap dan tersengal-sengal mengejar lompatan zaman.

Jejak Gelap Perempuan asal Jombang dalam Pusaran Bisnis Narkoba di Surabaya

Dari tangan RA polisi menyita 13 kantong plastik isi sabu dengan berat 9,64 gram, 30 butir tablet ekstasi 12,38 gram, hingga uang tunai Rp5,8 juta.

Tega, Ibu Ajak Anak Kandung Threesome Sama Kekasihnya di Sidoarjo

Tak hanya Mawar yang menjadi korban threesome, keponakan dari MT juga dijadikan pelampiasan seksual tak biasa ini.

Gagal Curi Motor: Pelaku Lemparkan Bondet di Pasuruan, Satu Terluka

Petugas melakukan olah tempat kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk melacak pelaku serta keberadaan motor korban.

HUT ke-81 PMI, Pemkab Sidoarjo Beri Apresiasi Ratusan Pendonor Darah

Peran pendonor sangat vital dalam menjamin ketersediaan darah untuk layanan kesehatan warga.