Selasa, 20 Okt 2026 08:20 WIB

Sempat Ditutup, Anggota DPRD Surabaya Fasilitasi Pedagang Pasar Krembangan untuk Berjualan Lagi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 03 Apr 2020 16:19 WIB

Surabaya (selalu.id) - Menampung aspirasi pedagang terkait pembatasan jam operasional menghadapi penyebaran Corona, Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Anas Karno blusukan di sejumlah pasar tradisional.

Seorang diri, Anas mengunjungi pedagang di Pasar PPI di Jalan Gresik PPI, Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Krembangan pada Kamis (2/4/2020). Dalam blusukannya Anas menerima keluhan dari para pedagang atas rencana penutupan berdasar surat edaran pemerintah.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Anas menyebut bahwa penutupan pasar tetap dilaksanakan sesuai instruksi Pemerintah. Namun, harus ada kebijakan lain supaya tidak mematikan aktifitas berdagang di pasar PPI.

“Yang artinya pasar PPI tidak tutup total. Pedagang pasar tetap diberikan kesempatan beraktifitas berdagang kembali, tapi ada batasan jam,” kata anggota Fraksi PDIP ini.

Anas juga telah menemui perangkat Kecamatan dan meminta pelunakan aturan dengan diberlakukannya jam operasional.

“Sudah bertemu dengan pak camat membahas tentang aktifitas pedagang. Jadi, ada kesepakatan bagi para pedagang tetap berjualan dengan batasan waktu yang ditentukan,” imbuhnya.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

Tak lupa, Anas meminta petugas di kecamatan itu untuk terus bersosialisasi tentang tindakan pencegahan penyebaran virus Corona.

“Pedagang harus selalu diberi edukasi tentang cara pencegahan dari Covid-19. Seperti pedagang harus memakai masker saat berjualan,” tandasnya.

Camat Krembangan, Agus Tjahyono mengatakan, penerapan aturan di pasar tersebut tidak lebih kepada semangat mencegah penyebaran virus Covid 19 yang tengah melanda.

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

“Karena tadi sudah ada kesepakatan kita batasi jam berjualan. Dan saya sudah meminta koordinator pasar agar menghimbau penjual dan pembeli memakai masker semua,” pungkasnya.

Hasil pertemuan antara pedagang dan Kecamatan mencapai kesepakatan bahwa aktifitas berjualan pedagang di pasar PPI dibatasi mulai pukul 02.00 WIB sampai pukul 07.00 WIB. Selebihnya tidak boleh ada aktivitas pasar.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.