Jumat, 04 Sep 2026 16:21 WIB

Sempat Ditutup, Anggota DPRD Surabaya Fasilitasi Pedagang Pasar Krembangan untuk Berjualan Lagi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 03 Apr 2020 16:19 WIB

Surabaya (selalu.id) - Menampung aspirasi pedagang terkait pembatasan jam operasional menghadapi penyebaran Corona, Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Anas Karno blusukan di sejumlah pasar tradisional.

Seorang diri, Anas mengunjungi pedagang di Pasar PPI di Jalan Gresik PPI, Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Krembangan pada Kamis (2/4/2020). Dalam blusukannya Anas menerima keluhan dari para pedagang atas rencana penutupan berdasar surat edaran pemerintah.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Anas menyebut bahwa penutupan pasar tetap dilaksanakan sesuai instruksi Pemerintah. Namun, harus ada kebijakan lain supaya tidak mematikan aktifitas berdagang di pasar PPI.

“Yang artinya pasar PPI tidak tutup total. Pedagang pasar tetap diberikan kesempatan beraktifitas berdagang kembali, tapi ada batasan jam,” kata anggota Fraksi PDIP ini.

Anas juga telah menemui perangkat Kecamatan dan meminta pelunakan aturan dengan diberlakukannya jam operasional.

“Sudah bertemu dengan pak camat membahas tentang aktifitas pedagang. Jadi, ada kesepakatan bagi para pedagang tetap berjualan dengan batasan waktu yang ditentukan,” imbuhnya.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Tak lupa, Anas meminta petugas di kecamatan itu untuk terus bersosialisasi tentang tindakan pencegahan penyebaran virus Corona.

“Pedagang harus selalu diberi edukasi tentang cara pencegahan dari Covid-19. Seperti pedagang harus memakai masker saat berjualan,” tandasnya.

Camat Krembangan, Agus Tjahyono mengatakan, penerapan aturan di pasar tersebut tidak lebih kepada semangat mencegah penyebaran virus Covid 19 yang tengah melanda.

Baca Juga: Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

“Karena tadi sudah ada kesepakatan kita batasi jam berjualan. Dan saya sudah meminta koordinator pasar agar menghimbau penjual dan pembeli memakai masker semua,” pungkasnya.

Hasil pertemuan antara pedagang dan Kecamatan mencapai kesepakatan bahwa aktifitas berjualan pedagang di pasar PPI dibatasi mulai pukul 02.00 WIB sampai pukul 07.00 WIB. Selebihnya tidak boleh ada aktivitas pasar.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.