Sabtu, 06 Jun 2026 16:49 WIB

Pelayanan Publik Ngaret, Wali Kota Eri Ancam Copot Lurah dan Camat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 09 Sep 2025 17:36 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegur keras jajaran lurah dan camat setelah mendapati pelayanan publik di Kantor Kelurahan Kebraon, Kecamatan Karang Pilang, belum dibuka tepat waktu saat inspeksi mendadak (sidak), Senin (8/9/2025).

 

Baca Juga: Awas! Wali Kota Eri Ancam Sanksi Sekolah yang Tarik Iuran ke Siswa

Eri mengaku kecewa karena saat tiba pukul 08.00 WIB, layanan belum berjalan. Bahkan, seorang warga mengeluhkan harus menunggu lama hanya untuk mengambil KTP.

 

“Ada yang bilang ke saya, ‘Pak Wali, saya kerja agak terlambat, mau ambil KTP.’ Di dalam ada (pegawai) yang masih sisiran. Ini kantor negara dibiayai dengan uang rakyat, kalau kalian tidak mau (melayani), silakan mundur,” tegas Eri dalam pengarahan di Graha Sawunggaling, Selasa (9/9/2025).

 

Menurutnya, kantor yang bersentuhan langsung dengan masyarakat wajib membuka layanan tepat waktu. Pemimpin seperti lurah dan camat harus menjadi teladan kedisiplinan.

 

“Kalau kalian dikasih jabatan sebagai pemimpin, kasih contoh (baik) anak buahnya. Jadi pemimpin tak bisa kasih contoh anak buahnya, ajur (rusak) ini pemerintahan,” ujarnya.

Baca Juga: Wali Kota Eri Ancam Copot ASN yang Terlibat Pungli dan Persulit Perizinan

 

Eri juga menyoroti hal sepele yang mencerminkan ketidakdisiplinan pegawai, seperti datang ke kantor dengan sandal saat jam kerja.

 

“Kalau datang sebelum pukul 07.30 WIB pakai sandal terus ganti sepatu silakan. Tapi kalau datang 07.30 WIB pakai sandal, harusnya (pegawai) diberi sanksi,” tegasnya.

 

Baca Juga: Wali Kota Eri Ancam Copot Kepala Dinas yang Suka Beli Produk Impor

Selain disiplin waktu, Eri menegaskan tidak ada ruang toleransi bagi praktik pungutan liar (pungli). Seluruh lurah, camat, dan kepala perangkat daerah diminta menandatangani surat pernyataan integritas.

 

“Setelah hari ini sampai ada pungli di tempat kalian, lurah, camat, dan kepala dinas saya copot. Saya tidak akan memberikan maaf setelah hari ini kalau masih ada pungli. Saya copot lurah, camat, dan kepala dinasnya, karena tidak bisa memimpin anak buahnya,” tandasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sebulan Buron, Tersangka Penembakan di Tretes Akhirnya Dibekuk Polres Pasuruan

pPristiwa bermula saat korban, mendatangi tersangka untuk meminta uang ganti rugi sebesar Rp500 ribu, karena pelayanan yang menecewakan tamu korban.

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Bromo KOM XII

Sejak pertama kali digelar pada 2014, Mapolda Jatim tercatat sudah 10 kali menjadi titik start event yang selalu diikuti ribuan cyclist.

Krisis Kepala Sekolah di Sidoarjo Mulai Terurai, Namun Puluhan SD Masih Dipimpin Plt

Masih terdapat 61 SD negeri yang untuk sementara dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) sambil menunggu proses rekrutmen berikutnya.

Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Masih terdapat tiga jamaah yang belum bisa dikembalikan ke Tanah Air karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi.

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.