Rabu, 17 Jun 2026 15:37 WIB

FPK dan Pemkot Surabaya Ajak Warga Tolak Anarkisme

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 01 Sep 2025 11:33 WIB
FPK dan Pemkot Surabaya
FPK dan Pemkot Surabaya

selalu.id – Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Surabaya mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya. Ajakan ini disampaikan sebagai bentuk penolakan terhadap tindakan anarkis dan premanisme, di tengah maraknya aksi demonstrasi yang banyak melibatkan pelajar.

 

Baca Juga: Mahasiswa Surabaya Sebut Program MBG hanya Mencerdaskan Vendor

Ketua FPK Surabaya, Hosli Abdullah, menegaskan pentingnya menjaga suasana kota tetap kondusif. Ia menyebut FPK yang beranggotakan 27 suku dan dua etnis, termasuk Bali, Minang, Batak, dan Ambon, memiliki peran strategis merawat persatuan.

 

“Kami mengimbau warga Surabaya agar menjaga lingkungannya, dan memastikan putra-putri tidak ikut demo yang berpotensi ricuh,” kata Hosli, Senin (1/9/2025).

 

Hosli menambahkan, aksi pelajar maupun mahasiswa rawan dimanfaatkan oknum yang ingin menimbulkan kerusuhan. “Ini harus dicegah agar tidak berubah jadi aksi perusakan dan penjarahan,” tegasnya.

 

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Surabaya, M Fikser, juga mengajak warga memperkuat solidaritas kampung.

 

Baca Juga: Mahasiswa hingga Dosen Surabaya Minta Militer Kembali ke Barak, HAM juga Disorot

“Surabaya ini Kota Pahlawan, penuh semangat gotong royong. Mari kita tolak aksi anarkis, premanisme, dan pelanggaran hukum,” ujarnya.

 

Fikser menekankan peran Pengamanan Swakarsa (PAM Swakarasa) di setiap lingkungan. Ia mendorong RT/RW, pemuda, dan tokoh masyarakat aktif menjaga keamanan. “Setiap kampung harus jadi benteng pertama. Jangan hanya bergantung pada aparat, keamanan harus lahir dari warga itu sendiri,” jelasnya.

 

Selain itu, ia menekankan peran keluarga. Orang tua, kata Fikser, wajib mengawasi anak-anak agar tidak terjerumus dalam kegiatan yang merugikan. “Kepedulian orang tua adalah kunci agar generasi muda tidak ikut-ikutan aksi yang menimbulkan keresahan,” katanya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Bakal Bawa Tuntutan Mahasiswa ke Pusat

 

Fikser juga mengajak organisasi masyarakat, LSM, komunitas, hingga kelompok keagamaan dan budaya menjaga Surabaya tetap kondusif. “Semangat kebhinekaan adalah kekuatan kita. Mari tolak diskriminasi, intoleransi, dan kekerasan berbasis identitas,” ujarnya.

 

Ia menutup dengan ajakan memperkuat dialog dan gotong royong. “Surabaya harus jadi rumah yang aman, nyaman, dan ramah bagi semua. Rumah kita bersama yang harus terus dijaga,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Wali Kota Eri Ancam Copot Kadis hingga Pimpro Proyek Maut di Margorejo Surabaya

Eri memberi waktu hingga besok pada Kepala DSDABM dan pimpinan proyek (pimpro) dan kontraktor untuk evaluasi menyeluruh pada sistem keamanan proyek.

Manajemen AMS Group Pecat Pekerja yang Terlibat Jaringan Narkoba

Manajemen juga menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas peristiwa yang menimbulkan kekhawatiran tersebut. 

Harga Emas Antam Hari Ini: Alhamdulillah Naik Tipis, Jangan Cemberut Lagi Yaa..

Pergerakan harga emas Antam Logam Mulia ini sejalan dengan emas global.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Membahas Pekerjaan, Kesehatan hingga Cinta

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Semua dibahas lengkap.

Pemkab Mojokerto Hibahkan Tanah-Bangunan ke Kementerian Haji dan Umroh

Langkah tersebut merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam memperkuat pelayanan publik, khususnya di bidang keagamaan.

RLD Soroti Ancaman Penghapusan Konten Digital pada Independensi Kerja Jurnalistik

Menurut Fatchur, fenomena tersebut perlu mendapat perhatian serius karena berpotensi menimbulkan preseden yang dapat mengganggu kemerdekaan pers.