Rabu, 04 Feb 2026 02:26 WIB

FPK dan Pemkot Surabaya Ajak Warga Tolak Anarkisme

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 01 Sep 2025 11:33 WIB
FPK dan Pemkot Surabaya
FPK dan Pemkot Surabaya

selalu.id – Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Surabaya mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya. Ajakan ini disampaikan sebagai bentuk penolakan terhadap tindakan anarkis dan premanisme, di tengah maraknya aksi demonstrasi yang banyak melibatkan pelajar.

 

Baca Juga: Bawa Sapi ke DPRD, Jagal RPH Pegirian Tolak Relokasi ke TOW

Ketua FPK Surabaya, Hosli Abdullah, menegaskan pentingnya menjaga suasana kota tetap kondusif. Ia menyebut FPK yang beranggotakan 27 suku dan dua etnis, termasuk Bali, Minang, Batak, dan Ambon, memiliki peran strategis merawat persatuan.

 

“Kami mengimbau warga Surabaya agar menjaga lingkungannya, dan memastikan putra-putri tidak ikut demo yang berpotensi ricuh,” kata Hosli, Senin (1/9/2025).

 

Hosli menambahkan, aksi pelajar maupun mahasiswa rawan dimanfaatkan oknum yang ingin menimbulkan kerusuhan. “Ini harus dicegah agar tidak berubah jadi aksi perusakan dan penjarahan,” tegasnya.

 

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Surabaya, M Fikser, juga mengajak warga memperkuat solidaritas kampung.

 

Baca Juga: Demo Tolak Pemangkasan ADD di Mojokerto Ricuh, Massa Dorong Polisi

“Surabaya ini Kota Pahlawan, penuh semangat gotong royong. Mari kita tolak aksi anarkis, premanisme, dan pelanggaran hukum,” ujarnya.

 

Fikser menekankan peran Pengamanan Swakarsa (PAM Swakarasa) di setiap lingkungan. Ia mendorong RT/RW, pemuda, dan tokoh masyarakat aktif menjaga keamanan. “Setiap kampung harus jadi benteng pertama. Jangan hanya bergantung pada aparat, keamanan harus lahir dari warga itu sendiri,” jelasnya.

 

Selain itu, ia menekankan peran keluarga. Orang tua, kata Fikser, wajib mengawasi anak-anak agar tidak terjerumus dalam kegiatan yang merugikan. “Kepedulian orang tua adalah kunci agar generasi muda tidak ikut-ikutan aksi yang menimbulkan keresahan,” katanya.

Baca Juga: 30 Ribu Pelajar Dites, Lima Terindikasi Narkoba di Surabaya

 

Fikser juga mengajak organisasi masyarakat, LSM, komunitas, hingga kelompok keagamaan dan budaya menjaga Surabaya tetap kondusif. “Semangat kebhinekaan adalah kekuatan kita. Mari tolak diskriminasi, intoleransi, dan kekerasan berbasis identitas,” ujarnya.

 

Ia menutup dengan ajakan memperkuat dialog dan gotong royong. “Surabaya harus jadi rumah yang aman, nyaman, dan ramah bagi semua. Rumah kita bersama yang harus terus dijaga,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya.