Senin, 03 Agu 2026 17:01 WIB

Srikandi Santri Milenial Jember Dikukuhkan, Gus Fawait Ajak Santri Aktif Mengabdi untuk Masyarakat

Bupati Jember Muhammad Fawait saat menghadiri pelantikan santri milenial (Foto:Nurul/selalu id)
Bupati Jember Muhammad Fawait saat menghadiri pelantikan santri milenial (Foto:Nurul/selalu id)

selalu.id - Komunitas Srikandi Santri Milenial dan Santri Milenial Kabupaten Jember resmi dikukuhkan dalam sebuah kegiatan di salah satu hotel di Jember, Minggu (2/8/2026).

Pengukuhan tersebut menjadi wadah bagi generasi muda santri, khususnya perempuan, untuk memperkuat peran sosial sekaligus ikut mendorong pembangunan daerah.

Baca Juga: Pisah Sambut Kapolres Jember, Gus Fawait: Keamanan jadi Fondasi Pertumbuhan Ekonomi

Bupati Jember Muhammad Fawait mengapresiasi terbentuknya komunitas tersebut. Ia berpesan agar para santri tetap bangga dengan identitasnya serta membawa nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat.

“Ojo lali moco sholawat,” pesan Gus Fawait yang disambut antusias peserta.

Dalam kesempatan itu, Gus Fawait juga memaparkan sejumlah program pemerintah daerah, termasuk pelayanan kesehatan dan persalinan gratis bagi masyarakat ber-KTP Jember sesuai ketentuan program. Pemkab Jember juga terus memperluas layanan Homecare untuk mendekatkan tenaga kesehatan kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan.

Sementara itu, Gus Khodzin menegaskan bahwa Srikandi Santri Milenial tidak dibentuk sebagai kendaraan politik praktis. Organisasi tersebut diarahkan menjadi wadah sosial dan pengabdian masyarakat.

Baca Juga: Gus Fawait Tegaskan Dana Talangan Rp786,57 Miliar Bukan karena Kas Jember Minus

“Ini bukan untuk mencari suara pemilu atau pilkada. Ini adalah tanggung jawab moral kita untuk ikut mengawal program pemerintah agar benar-benar sampai kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia meminta para anggota peka terhadap persoalan di lingkungan sekitar, seperti rumah tidak layak huni, anak putus sekolah, fasilitas pendidikan, hingga infrastruktur.

Menurutnya, persoalan yang ditemukan harus didata, disampaikan kepada pihak terkait, kemudian dikawal hingga mendapatkan solusi.

Baca Juga: Sambut Danbrigif Baru, Bupati Fawait Ajak TNI-Polri Saling Merangkul Bangun Jember

Gus Khodzin juga mendorong kolaborasi lintas kelompok dan lembaga untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat Jember. Ia menyebut keterbatasan APBD dapat diatasi dengan memperkuat komunikasi bersama pemerintah pusat dan kementerian.

Selain itu, ia menyampaikan adanya upaya memfasilitasi pendataan sertifikat tanah bagi masyarakat miskin serta peluang dukungan investasi pemerintah pusat yang diproyeksikan mencapai Rp1 triliun hingga Rp2 triliun.

Investasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan PAD, menggerakkan perekonomian, dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Jember.( ADV)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jelang HUT RI, DPRD Surabaya Soroti Minimnya Bendera Merah Putih di Pertokoan

Komunitas Kami Anak Negeri yang menyampaikan aspirasi terkait rendahnya tingkat pemasangan bendera di sejumlah wilayah Kota Pahlawan.

Pemkab Sidoarjo Ratakan 21 Lapak di Eks Lokalisasi Krengseng, Penataan Kawasan Berlanjut

Sebelum penertiban dilaksanakan, pemerintah telah menempuh sejumlah langkah persuasif.

Penipuan Emas Online Beroperasi dari Dalam Lapas, Kerugian Capai Rp3,7 Miliar

Hingga saat ini, penyelidikan memperkirakan sedikitnya terdapat lima korban di wilayah Jawa Timur.

Deklarasi Sidoarjo Merdeka Tanpa Narkoba Diikuti 150 Anggota Komunitas Emak-emak

Perhatian khusus diberikan pada peran keluarga sebagai garis pertahanan paling awal.

Saksikan Rekan Sejawat Meninggal, Begini Cerita Pilu Penumpang yang Selamat di KM Mutiara Sentosa II

Ketika keadaan makin memburuk, Bambang terpaksa meloncat dari ketinggian sekitar empat meter menuju laut dalam kondisi sudah malam.

Pindah Kapal Berkali-kali, Begini Kesaksian Korban KMP Mutiara Sentosa II Sebelum Tiba di Surabaya

Sebagian lainnya dipindahkan ke kapal niaga, kapal SAR, hingga kapal perang milik TNI Angkatan Laut.