Kamis, 17 Sep 2026 00:56 WIB

Bikin Aplikasi Penerjemah Bahasa Isyarat, 5 Siswa SD Surabaya Sabet Juara I Impact Fest 2026

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 02 Agu 2026 11:19 WIB
SDN Tenggilis Mejoyo I Surabaya raih Juara I kategori Young Innovators dalam ajang bergengsi Impact Fest 2026. (Dok. Istimewa).
SDN Tenggilis Mejoyo I Surabaya raih Juara I kategori Young Innovators dalam ajang bergengsi Impact Fest 2026. (Dok. Istimewa).

selalu.id – Keresahan terhadap masih minimnya pemahaman masyarakat terhadap bahasa isyarat, melahirkan sebuah inovasi membanggakan dari lima siswa SDN Tenggilis Mejoyo I Surabaya.

Melalui Tim Nebula One, kelima siswa SD ini sukses mengembangkan aplikasi penerjemah bahasa isyarat berbasis artificial intelligence (AI) yang diberi nama Sign Language Translator. Berkat karya kreatif ini, mereka berhasil memboyong Juara I kategori Young Innovators dalam ajang bergengsi Impact Fest 2026.

Baca Juga: Dugaan Jual Beli Lapak di SWK Taman Prestasi Surabaya, Ini Pengakuan Pedagang Senior

Kelima siswa inspiratif yang tergabung dalam tim tersebut adalah Arjun, Shaka, Aghna, Siraj, dan Shauqi.

Di bawah bimbingan para guru, mereka memanfaatkan platform Pictoblocks serta teknologi machine learning untuk menciptakan aplikasi interaktif yang memudahkan siapa saja dalam mempelajari bahasa isyarat.

Salah seorang anggota tim, Shauqi, mengungkapkan bahwa ide tersebut bermula dari rasa prihatin saat melihat teman-teman penyandang tunarungu dan tunawicara yang masih kerap mengalami kesulitan berkomunikasi dengan masyarakat umum.

"Kami ingin membantu masyarakat agar lebih mudah memahami bahasa isyarat. Di dalam aplikasi ini ada materi BISINDO maupun SIBI," ujarnya, Minggu (2/8/2026).

Dalam operasionalnya, aplikasi ini memanfaatkan teknologi hand pose detection untuk mengenali setiap lekuk dan gerakan tangan.

Proses pengembangannya memakan waktu sekitar tiga hingga lima bulan, mulai dari pencarian ide, riset mandiri sederhana, hingga tahap pemrograman.

Tentu perjalanan mereka tak sepenuhnya mulus. Selama proses pengembangan, Tim Nebula One kerap menemui kendala, salah satunya akurasi sistem saat menerjemahkan gerakan tangan.

Baca Juga: Tuntut Lebar Sungai Dikembalikan, Warga Keputih Surabaya Protes Sejumlah Pengembang Besar

Namun, berbekal semangat pantang menyerah, mereka terus melakukan perbaikan dan penyempurnaan hingga aplikasi berjalan optimal.

Saat ini, Sign Language Translator masih terus dipoles. Ke depannya, Tim Nebula One berencana menyematkan serangkaian fitur baru yang semakin canggih, seperti sign to text, text to sign, hingga voice to sign.

"Kami berharap aplikasi ini nantinya dapat digunakan masyarakat luas untuk mengurangi hambatan komunikasi dengan penyandang disabilitas," harap mereka.

Dukungan penuh pun terus mengalir dari pihak sekolah. Kepala SDN Tenggilis Mejoyo I Surabaya, Siti Noor Iffa, menegaskan bahwa sekolah akan selalu memfasilitasi dan mendorong lahirnya karya-karya inovatif dari para siswa.

Baca Juga: Mahasiswa UINSA Demo Tolak Muzakki Kembali Pimpin Kampus, Angkat Persoalan Dana Hingga UKT

Menurutnya, sinergi antara sekolah, guru, dan orang tua menjadi kunci utama lahirnya karya kreatif di bidang teknologi.

"Selama ini kami terus mendukung potensi anak-anak agar mereka berani berinovasi dan menghasilkan karya yang bermanfaat," tuturnya.

Senada dengan hal tersebut, guru pendamping Tim Nebula One, Ika Khusniyawati, menambahkan bahwa gagasan ini murni berawal dari ruang diskusi kelas mengenai pentingnya mewujudkan pendidikan dan lingkungan yang inklusif.

"Dari sana, anak-anak belajar melakukan riset sederhana hingga akhirnya memutuskan membuat aplikasi penerjemah bahasa isyarat," katanya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Sisi Gelap Warkop Jalan Kunti Surabaya, Pesan Kopi Bisa Sambil Nyabu

Dari pengungkapan ini, polisi menyita barang bukti 10 poket sabu seberat total 65,51 gram. Saat ini, kasusnya terus dilakukan pengembangan.

Indonesia Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok, Ini Wilayahnya

Meski sebagian besar wilayah Indonesia tengah dikepung kemarau terik, potensi hujan lebat hingga angin kencang masih mengintai. BMKG mengimbau selalu waspada.

Turun Langsung Dengarkan Masukan Tenant, SIER Dapat Pujian Soal Keamanan Kawasan

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, SIER juga menyampaikan sejumlah pengembangan fasilitas dan layanan yang dapat mendukung kebutuhan tenant.

Diberhentikan Lewat WA, Relawan SPPG Porong Sidoarjo Pertanyakan Prosedur Evaluasi dan Hak BPJS

Relawan yang diberhentikan itu adalah Egidius Nehe alias Egis. Ia mengaku terkejut lantaran menerima pemberitahuan pemutusan tugas hanya melalui pesan WA.

Penduduk Surabaya Tembus 3 Juta, Dapil dan Kursi DPRD Berpeluang Dirombak

Kondisi ini dimanfaatkan DPRD Kota Surabaya untuk mengawal peluang penambahan lima kursi legislatif pada Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang.

Bukan Sekadar Ambil Alih, Ini Rencana PDAM Surabaya Masuk Perumahan Air Mandiri

Langkah ini diambil guna memastikan kesetaraan akses air bersih di Kota Surabaya.