Kamis, 17 Sep 2026 20:37 WIB

Perjuangan Keluarga Cari Korban KMP Mutiara Sentosa 2, Begini Suasana Live Posko Antemortem

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 03 Agu 2026 14:01 WIB
Suasana evakuasi korban kapal Sentosa 2 (dok.ist)
Suasana evakuasi korban kapal Sentosa 2 (dok.ist)

selalu.id - Keluarga korban mencari kabar lewat siaran langsung media sosial, sementara dugaan penumpang yang tidak tercatat dalam manifes memperumit proses identifikasi.

Kecemasan menyelimuti Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, sejak Minggu malam hingga Senin (3/8/2026) dini hari.

Baca Juga: Api Lahap Gudang Palet dan Warung Makan di Krian, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

Ratusan anggota keluarga korban KMP Mutiara Sentosa 2 terus berdatangan untuk mencari kepastian nasib kerabat mereka yang menjadi penumpang kapal yang terbakar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura.

Di tengah proses evakuasi yang masih berlangsung, keluarga korban tidak hanya berjuang melawan ketidakpastian, tetapi juga kesulitan menemukan nama anggota keluarganya di dalam daftar manifes penumpang.

Salah satu keluarga korban, Devi, warga Gresik, mengaku baru mengetahui suaminya, Deni Vristiawan (39), berada di dalam kapal setelah melihat siaran langsung di media sosial sekitar pukul 11.30 WIB.

“Saya baru mendapat kabar dari live TikTok,” ujar Devi di Pelabuhan Tanjung Perak.

Devi mengatakan komunikasi terakhir dengan suaminya terjadi pada Minggu pagi. Setelah itu, telepon seluler sang suami tidak lagi dapat dihubungi.

“Jam 07.00 pagi saya telepon, terus dia balik telepon lagi. Setelah itu saya hubungi lagi sudah tidak bisa sampai sekarang,” tuturnya.

Menurut Devi, suaminya bekerja sebagai sopir tronton yang sedang menjalankan tugas pengiriman menuju Sulawesi. Perjalanan itu disebut menjadi pengalaman pertama Deni melintasi rute Surabaya-Makassar.

Begitu mengetahui kabar kebakaran kapal, Devi segera mendatangi garasi perusahaan tempat suaminya bekerja untuk mencari informasi tambahan sebelum diarahkan menuju Pelabuhan Tanjung Perak.

“Saya tanya ke teman-temannya, lalu diminta berkumpul di sini untuk menunggu informasi,” katanya.

Devi menyebut suaminya berangkat bersama lima rekan kerja yang mengendarai kendaraan berbeda. Salah seorang di antaranya turut membawa anggota keluarga.

Baca Juga: Polresta Sidoarjo Bongkar Peredaran Uang Palsu Rp61,9 Juta Jaringan Jawa Tengah

Kisah serupa dialami Samparia, warga Makassar. Ia mengaku kesulitan memperoleh kepastian lantaran nama anggota keluarganya tidak ditemukan dalam daftar manifes.

Situasi tersebut memunculkan dugaan adanya penumpang yang tidak tercatat secara resmi dalam dokumen pelayaran. Kondisi itu dikhawatirkan dapat memperlambat proses pencocokan identitas korban.

Tidak hanya keluarga penumpang yang menanti kabar. Susilo, pemilik perusahaan ekspedisi di Pelabuhan Tanjung Perak, juga masih mencari satu pegawainya yang ikut mengawal pengiriman ternak menggunakan kapal tersebut.

“Empat orang sudah dinyatakan selamat. Satu orang lagi sampai sekarang belum diketahui keberadaannya,” katanya.

Di tengah suasana penuh ketegangan, secercah harapan muncul ketika kapal Meratus Pematang Siantar merapat di Pelabuhan Tanjung Perak pada Senin (3/8) dini hari dengan membawa 111 korban selamat.

Sejumlah penumpang yang selamat merupakan lansia. Sebagian dari mereka dievakuasi menggunakan kursi roda, sementara petugas medis memeriksa kondisi kesehatan para korban secara bergantian.

Baca Juga: Jatim Partisipasi Tertinggi dalam Ajang OMI 2026, Targetkan Pertahankan Juara Umum

Petugas dari Basarnas, kepolisian, dan tenaga kesehatan juga melakukan pendataan terhadap para korban, termasuk melalui Posko Ante Mortem Biddokkes Polda Jawa Timur.

Sebelumnya, Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan laporan kebakaran diterima dari Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.24 WIB.

“Kapal Penumpang Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya-Makassar dengan POB sekitar 250 orang terbakar,” kata Nanang.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan sejumlah pihak, posisi terakhir kapal berada sekitar 19 mil laut di utara Pulau Buruan, Sapudi.

“Kondisi kapal hampir terbakar habis dan penumpang kapal berada di anjungan dan haluan,” ujarnya.

Hingga Minggu pukul 21.00 WIB, tim SAR gabungan mencatat sebanyak 236 orang telah dievakuasi. Dari jumlah tersebut, 231 orang dinyatakan selamat, sedangkan lima orang lainnya meninggal dunia.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Surabaya Panaskan Mesin Atlet Menuju Porprov Jatim 2027 Lewat SRC

Penyelenggaraan SRC merupakan bagian dari komitmen Pemkot Surabaya bersama KONI untuk memastikan atlet tetap memiliki ruang bertanding dan kembangkan prestasi.

Dinkopumdag Surabaya Tegaskan Lapak SWK Gratis, Ada Praktik Sewa Ilegal Laporkan

Dinkopumdag Surabaya meminta masyarakat atau pihak yang dirugikan segera melapor jika memiliki bukti transaksi jual beli maupun sewa-menyewa lapak.

PMII Sidoarjo Bongkar Catatan RAPBD Perubahan 2026, Minta Pengesahan Ditunda

Ketua Umum PC PMII Sidoarjo, Muchammad Alfien Ananta mengatakan surat terbuka itu merupakan hasil kajian yang dilakukan selama kurang lebih lima bulan.

Bukan Cuma Kebersihan, Ini 4 Pilar dan Bobot Penilaian Lomba Kampung Pancasila Surabaya

Koordinator penilaian, Maria, mengatakan pembagian bobot itu menjadi dasar dalam menentukan kampung yang dinilai memenuhi berbagai aspek kehidupan bermasyakat.

AAI Gelar Munaslub dan Dialog Terbuka soal Masa Depan Advokat

Persoalan ini diamini oleh Dr. Grees Selly. Ia memaparkan saat ini terdapat lebih dari 50 organisasi advokat dengan standar yang berbeda-beda di Indonesia.

Momen 425 Pendonor Darah Surabaya Terima Penghargaan Spesial di HUT ke-81 PMI

Apresiasi tersebut diberikan atas konsistensi mereka yang tercatat sudah mendonorkan darahnya sebanyak 50 kali di PMI Kota Surabaya.