Senin, 14 Sep 2026 16:56 WIB

Pemkot Surabaya Batalkan Ekskul Esport, ESI Sebut Wadah Pembinaan Bakat Pelajar Terancam Hilang

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 30 Jul 2026 11:56 WIB
Ketua ESI Kota Surabaya, Achmad Nurdjayanto. (Foto: Ade/selalu.id).
Ketua ESI Kota Surabaya, Achmad Nurdjayanto. (Foto: Ade/selalu.id).

selalu.id - Keputusan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang membatalkan rencana memasukkan Mobile Legends sebagai kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) di sekolah mendapat respons dari Esports Indonesia (ESI).

Organisasi tersebut menilai kebijakan itu justru menutup ruang pembinaan bagi pelajar yang memiliki minat dan bakat di bidang esport.

Baca Juga: Jam Operasional Tak Relevan, Perda Surabaya Diprotes Pedagang Buah Pasar Tanjung Sari

Ketua ESI Kota Surabaya, Achmad Nurdjayanto, mengatakan keputusan tersebut seharusnya didahului dengan pembahasan bersama para pemangku kepentingan, termasuk ESI sebagai induk cabang olahraga esport.

Menurutnya, pembinaan melalui jalur sekolah dapat menjadi solusi untuk mengarahkan aktivitas bermain gim ke arah yang lebih terukur, sekaligus mencegah siswa bermain secara berlebihan tanpa pengawasan.

“Kami sebagai pegiat olahraga esport tentunya sangat menyesalkan keputusan tersebut. Seharusnya kami sebagai cabang olahraga diajak duduk bersama terlebih dahulu untuk membahas konsep olahraga ini yang ramah anak,” kata Achmad, Kamis (30/7/2026).

Achmad menilai perkembangan teknologi membuat anak-anak semakin mudah mengakses berbagai jenis gim. Oleh karena itu, ia menilai pendekatan yang tepat bukanlah pelarangan, melainkan pengaturan dan pendampingan.

“Mustahil hari ini kita menolak perkembangan gim. Yang seharusnya dilakukan adalah merangkul dan mengakomodasi agar menjadi wadah prestasi, dengan waktu bermain yang tepat dan bermanfaat bagi siswa,” jelasnya.

Baca Juga: Sesar Aktif Ancam Surabaya, Pemkot Minta BPBD Siapkan Skenario Evakuasi Warga saat Gempa

Achmad menambahkan, keberadaan ekskul esport memungkinkan sekolah dan orang tua mengawasi aktivitas bermain siswa, termasuk mengatur durasi dan intensitas latihan. Di sisi lain, para pembina jugadapat memberikan edukasi mengenai disiplin danmanajemen waktu.

“Dengan adanya ekskul, orang tua dapat membatasi waktu bermain esport di sekolah maupun saat libur dengan durasi yang telah ditetapkan. Guru pembina yang berasal dari atlet maupun anggota ESI juga kami bekali pemahaman agar siswa bermain secara terukur dan tidak lupa waktu,” katanya.

ESI Surabaya juga menilai program tersebut berpotensi melahirkan atlet-atlet baru sekaligus membuka peluang kerja bagi mantan atlet dan pelatih esport.

Menurut Achmad, tingginya animo masyarakat terhadap berbagai turnamen yang digelar ESI menjadi bukti bahwa esport memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

Baca Juga: Polemik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit Surabaya, PDAM Pilih Jalur Diskusi

“Antusiasme peserta di berbagai event yang diselenggarakan ESI Kota Surabaya sangat tinggi, termasuk Piala Wali Kota. Ini menunjukkan bahwa esport memiliki potensi besar jika dibina secara tepat,” tandasnya.

Sebelumnya, rencana menjadikan Mobile Legends sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikuler di sekolah sempat menjadi sorotan publik sebelum akhirnya dibatalkan oleh Pemkot Surabaya. 

Keputusan itu memunculkan perdebatan mengenai batas antara hiburan, pendidikan, dan pembinaan prestasi di kalangan pelajar.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

DPRD Surabaya Soroti Penertiban Jam Operasional Tanjung Sari: Jangan Tebang Pilih

Penerapan perda secara konsisten penting agar tidak muncul anggapan bahwa ada lokasi tertentu yang lebih dulu ditertibkan, sementara pelanggaran serupa.

Kisah Haru Remaja di Tulangan Sidoarjo, Dapat Hadiah Umrah saat Gebyar HUT RI

Sang ibu bahkan tak kuasa menahan air mata haru saat nama putra pertamanya itu digaungkan dari atas panggung.

KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Pelindo Buka Posko 24 Jam di Tanjung Perak

Langkah cepat ini diambil guna mendukung proses pendataan korban dan penanganan darurat terkait peristiwa yang menimpa kapal KM Virgo Transport 8.

Kunjungi Rumah Jokowi dan Usulkan Rehabilitasi, Kader PDIP Surabaya Dipecat

DPP PDIP menegaskan bahwa tindakan Achmad bukan merupakan kewenangannya dan telah mencederai nama baik, martabat, serta wibawa partai.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Aman Bunda, Cuma Turun Tipis, Ini Rincian Lengkapnya

Dengan demikian, harga emas Antam kembali menjauh dari level Rp3 juta per gram dan mengalami penurunan dibanding perdagangan sebelumnya.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Waspada Bencana Alam, Kesehatan dan Keuangan juga Terganggu

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.