Sabtu, 12 Sep 2026 06:36 WIB

Bupati Jember Ajak Pelajar Kejar Pendidikan Tinggi, Ingatkan Bahaya Pernikahan Dini

Momen kebersamaan Bupati Jember Muhammad Fawait saat foto bersama guru dan kepala sekolah SMPN 1 Tanggul. (Foto: Nurul/selalu.id).
Momen kebersamaan Bupati Jember Muhammad Fawait saat foto bersama guru dan kepala sekolah SMPN 1 Tanggul. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Bupati Jember Muhammad Fawait memanfaatkan kunjungannya dalam program Bunga Desa di Kecamatan Tanggul untuk memberikan motivasi kepada para pelajar SMP Negeri 1 Tanggul, Selasa (28/7/2026). 

Di hadapan ratusan siswa, ia mengajak generasi muda menjadikan pendidikan sebagai jalan utama meraih masa depan yang lebih baik sekaligus menghindari pernikahan usia dini.

Baca Juga: Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif, Pemkab Jember Raih Penghargaan Nasional

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Jember itu disambut meriah oleh para siswa. Sejak tibadi lingkungan sekolah, Fawait diserbu pelajar yang ingin berjabat tangan hingga mengabadikan momen melalui swafoto bersama.

Dalam arahannya, Fawait menegaskan bahwa kemajuan suatu bangsa tidak hanya ditentukan oleh melimpahnya kekayaan alam, tetapi lebih bergantung pada kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki.

"Indonesia dianugerahi sumber daya alam yang luar biasa. Namun, untuk menjadi negara maju, yang paling menentukan adalah kualitas manusianya. Karena itu, generasi muda harus terus belajar dan meningkatkan kemampuan," ujarnya.

Fawait mengingatkan para pelajar agar tidak tergesa-gesa menikah setelah lulus SMP. Menurutnya, pernikahan membutuhkan kesiapan yang matang, baik secara mental, emosional, maupun ekonomi.

"Saya berpesan kepada adik-adik semua, jangan sampai setelah lulus SMP langsung menikah. Menikah bukan hanya soal sah secara agama, tetapi juga kesiapan membangun rumah tangga yang harmonis dan bertanggung jawab," tuturnya.

Fawait menjelaskan bahwa pernikahan pada usia terlalu muda memiliki berbagai risiko, mulai dari tingginya potensi konflik rumah tangga hingga dampak terhadap kesehatan ibu dan anak.

Baca Juga: Pembahasan KUA-PPAS 2027 Rampung, Pemkab Jember dan DPRD Sepakati Target Pendapatan Rp4,5 Triliun

"Pasangan yang menikah di usia muda umumnyabelum siap mengendalikan emosi dan mengatur keuangan keluarga. Selain itu, risiko kesehatan bagi ibu hamil dan bayi juga lebih tinggi, sehingga dapat memengaruhi angka kematian ibu maupun bayi," paparnya.

Tak hanya itu, Fawait juga mendorong seluruh siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA, SMK, maupun Madrasah Aliyah sebagai bekal menghadapi persaingan di masa depan.

"Saya ingin anak-anak Jember terus sekolah. Jangan berhenti di SMP. Lanjutkan pendidikan setinggi mungkin agar memiliki kesempatan yang lebih luas untuk meraih cita-cita," pesannya.

Fawait mencontohkan sejumlah negara di Asia yang berhasil berkembang pesat karena mampu membangun kualitas sumber daya manusianya melalui pendidikan.

Baca Juga: Kabar Baik! 8.190 PPPK Paruh Waktu Jember Diperpanjang, Siap Dialihkan jadi Penuh Waktu

"Negara seperti Singapura dan Korea Selatan bisa maju karena investasinya pada pendidikan dan kualitas manusianya. Jember juga harus menyiapkan generasi yang unggul agar mampu bersaing,"ungkapnya.

Menutup arahannya, Fawait mengingatkan para pelajar agar tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga memperkuat nilai-nilai keagamaan sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.

"Setinggi apa pun pendidikan yang diraih, jangan pernah meninggalkan fondasi agama. Ilmu pengetahuan dan akhlak harus berjalan beriringan agar menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat," pungkasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Bukan Cuma Jual Beli, Pasar Buah Tanjung Sari 77 Surabaya Rutin Santuni Yatim dan Dhuafa

Pemilik Pasar Buah Tanjung Sari 77, Haji Ali, menyampaikan bahwa aksi berbagi ini didasari semangat untuk membawa kemanfaatan bagi lingkungan sekitar.

Akhir Pelarian Pengedar Pil Koplo di Surabaya Setelah Diteriaki Copet

Dari tangan tersangka, polisi menyita 3 ribu butir pil koplo, satu unit iPhone 15, dan sepeda motor Honda Scoopy bernopol L 30XX CAE.

Klasemen Liga Inggris: Arsenal Sapu Bersih 3 Laga Awal, MU Tertahan di Posisi 11

Nasib apes justru menghampiri Manchester United (MU) saat bertandang ke markas Everton di Hill Dickinson Stadium. Setan merah ditahan imbang 2-2.

Peduli Pendidikan di Ring Satu Kawasan, SIER Tebus Ijazah dan Bantu Biaya Sekolah Warga Kurang Mampu

Selain itu, SIER juga memberikan bantuan biaya operasional sekolah kepada seorang siswa dari keluarga kurang mampu yang mengalami kesulitan biaya pendidikan.

Kasihan! Usai Cari Rumput, Lansia di Sidoarjo Ditemukan Tewas dalam Kereta Kelinci

Jenazah korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Porong untuk menjalani pemeriksaan medis. Polisi juga tengah menyelidiki penyebab kematiannya.

Serapan Anggaran APBD Minim, Ketua DPRD Surabaya Desak Legislator Turun Lapangan Lakukan Sidak

Pasalnya, hingga evaluasi dilakukan, realisasi anggaran tersebut dicatat baru menyentuh angka sekitar Rp11 miliar atau berkisar 11 hingga 13 persen.