Selasa, 03 Feb 2026 19:48 WIB

TPK Bagendang Perkuat Fasilitas dengan Tambahan Quay Container Crane

Terminal Petikemas
Terminal Petikemas

selalu.id – TPK Bagendang menambah satu unit alat bongkar muat jenis quay container crane (QCC) untuk mendukung kelancaran kegiatan bongkar muat kapal di dermaga. Alat eks Jakarta International Container Terminal (JICT) Pelabuhan Tanjung Priok itu tiba di TPK Bagendang pada 28 Juli 2025 pukul 17.10 WIB.

 

Baca Juga: Pelindo Petikemas Luruskan Kabar Antrean Kapal di Pelabuhan Tanjung Perak 

Penambahan QCC ini merupakan bagian dari program standardisasi terminal peti kemas yang dilakukan PT Pelindo Terminal Petikemas. Terminal Head TPK Bagendang Bumiharjo, Akhmad Fajar mengatakan pengadaan alat ini juga untuk memenuhi kebutuhan minimum peralatan sesuai kapasitas dan target kinerja terminal.

 

Sebelumnya, kegiatan bongkar muat hanya ditangani satu unit QCC. Dengan tambahan ini, pihaknya optimistis layanan di TPK Bagendang bisa lebih cepat dan efisien.

 

“Ini adalah lompatan besar bagi layanan jasa kepelabuhanan di Kalimantan Tengah dimana arus peti kemas setiap tahun terus tumbuh. Dengan adanya tambahan QCC ini, layanan bongkar muat bisa menjadi lebih cepat, sehingga waktu kapal berada di pelabuhan juga semakin cepat,” kata Akhmad, Kamis (31/7/2025).

 

Saat ini, pengelola sedang melakukan berbagai persiapan pengoperasian alat dari aspek teknis, operasional, hingga keselamatan kerja. Diperkirakan butuh waktu tiga bulan sebelum alat ini digunakan secara aktif.

 

Baca Juga: Pelindo Terminal Petikemas Gelar Pelatihan BLS untuk 30 Peserta di Surabaya

Pengguna jasa menyambut baik penambahan ini. Branch Manager PT Meratus Line Sampit, M. Arif Wicaksono berharap alat tersebut meningkatkan produktivitas bongkar muat.

 

“Kami berharap kehadiran alat ini dapat membantu kelancaran dan meningkatkan produktivitas kegiatan bongkar muat petikemas,” katanya.

 

Branch Manager PT SPIL Sampit, Christofel Herman S., menilai langkah ini sebagai respons atas kebutuhan pelaku usaha.

Baca Juga: Arus Peti Kemas Tembus 13,34 Juta TEUs, Tumbuh 6,87 Persen

 

“Tambahan alat seperti QCC ini benar-benar membantu mempercepat proses bongkar muat kapal di TPK Bagendang,” ujarnya.

 

Ketua DPW APBMI Kalimantan Tengah, Bambang Wijanarko menambahkan bahwa peningkatan infrastruktur pelabuhan akan berdampak langsung terhadap efisiensi logistik dan iklim investasi.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global.